10 Tingkat Organisasi Kehidupan

10 Tingkat Organisasi Kehidupan

10 Tingkat Organisasi Kehidupan

1. Tingkat Molekul

Setiap inti sel dari organ hidup mengandung molekul organik yang berperan dalam mengendalikan struktur dan fungsi sel. Inti sel juga membawa catatan informasi genetik yang sanggup diturunkan melalui proses reproduksi sel. Molekul organik ialah DNA (deoxyribonucleic acid deoxyribonucleic acid) dan RNA (ribonucleic acid ribonucleic acid). Keduanya berperan sebagai pengatur sintesis protein yang terjadi di dalam sel.

2. Tingkat sel

Sel ialah satuan kehidupan terkecil. Berdasarkan jumlah sel penyusun, kita mengenali makhluk hidup sanggup dibagi menjadi 2 jenis, yaitu makhluk hidup uniseluler (terdiri dari satu sel) dan makhluk hidup multiseluler (terdiri dari banyak sel). Beberapa pola makhluk hidup uniseluler menyerupai protozoa, bakteri, dan ganggang. Mereka melaksanakan metabolisme mereka dalam satu sel. Sementara makhluk hidup multiseluler, menyerupai flora dan binatang disusun oleh banyak sel sehingga masing-masing mempunyai bentuk dan fungsi yang berbeda.

3. Tingkat Jaringan

Jaringan ialah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Badan binatang contohnya terdiri dari aneka macam jenis jaringan menyerupai jaringan otot, jaringan darah, atau jaringan epidermis. Contoh makhluk hidup berada pada tingkat kehidupan organisasi jaringan contohnya Porifera dan Coelenterata. Keduanya mempunyai lapisan sel pembentuk badan (diploblastik), yaitu lapisan luar (ektoderm) dan lapisan terdalam (endoderm).

4. Tingkat Organ

Di tingkat organisasi kehidupan, organ dianggap sebagai kumpulan jaringan yang mempunyai fungsi tertentu. Contoh organ dalam badan insan menyerupai jantung, paru-paru, dan perut.

5. Tingkat Sistem Organ

Sistem organ diorganisir oleh beberapa organ yang saling berinteraksi dalam melaksanakan fungsi dalam tubuh. Misalnya, sistem peredaran darah manusia, yang terdiri dari jantung dan pembuluh darah, berfungsi untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Sistem organ ialah tingkat kehidupan organisasi yang kemudian membentuk individu tingkat tinggi.

6. Tingkat Individu

Pada tingkat individu, prosedur kompleks terjadi alasannya koordinasi dan regulasi aneka macam sistem organ. Tubuh insan ialah pola utama dari tingkat organisasi kehidupan seseorang.

7. Tingkat Kependudukan

Populasi ialah kumpulan individu yang berada pada waktu dan daerah yang sama. Di sekitar lingkungan kita ada aneka macam populasi, menyerupai populasi kelapa, populasi burung merpati, populasi rumput, populasi cacing tanah, populasi manusia, dan sebagainya.

8. Tingkat Komunitas

Komunitas ialah tingkat kehidupan organisasi yang terdiri dari kumpulan populasi yang pada waktu dan daerah yang sama. Contoh komunitas yang sanggup kita jumpai setiap hari ialah komunitas parsraw, yang terdiri dari populasi alang alang, populasi rumput, populasi belalang, populasi cacing tanah, populasi kupu-kupu, dan sebagainya. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/tabel-sistem-periodik-unsur-kimia-dan-gambar-hd/)

9. Tingkat Ekosistem

Di tingkat organisasi kehidupan, ekosistem dianggap sebagai interaksi yang terjadi antara populasi penyusun komunitas dan lingkungannya menyerupai sinar matahari, tanah, air, dan udara. Contoh ekosistem meliputi ekosistem lahan basah, ekosistem air tawar, ekosistem perairan laut, dan sebagainya.

10. Tingkat bioma

Bioma ialah satu set ekosistem yang meliputi area yang luas. Contoh beberapa biomassa besar yang ditemukan di planet kita ialah biomassa padang pasir, biomassa padang rumput, biomassa gugur, biomassa hutan hujan tropis, biomassa toma, dan biomassa tundra. Bioma umumnya mempunyai iklim khas sehingga ada jenis organisme yang khas (tumbuhan dan hewan) yang sanggup menyesuaikan diri di lingkungan.