Jenis-Jenis Perubahan Fisika Beserta Penjelasannya

Jenis-Jenis Perubahan Fisika Beserta Penjelasannya

Jenis-Jenis Perubahan Fisika Beserta Penjelasannya
Jenis-Jenis Perubahan Fisika Beserta Penjelasannya

1. Perubahan Fisik Yang Mengubah Wujud Zat

Perubahan fisik yang mengubah bentuk zat umumnya dipengaruhi oleh suhu lingkungan atau faktor suhu. Perubahan fisik ini sanggup dikelompokkan menjadi 6 jenis menurut cairan, padat, dan gas suatu benda. Keenam jenis perubahan itu berupa substansi beserta pola perubahan fisik yang terjadi antara lain
  • Peleburan yakni perubahan zat dari zat padat menjadi cair. Contoh pencairan es bermetamorfosis air.
  • Pembekuan yakni perubahan zat dari cairan ke keadaan padat. Misalnya, perubahan air beku menjadi es dan cairan logam yang memadat logam padat.
  • Kondensasi yakni perubahan zat dari gas ke cairan. Contohnya yakni perubahan uap air yang mengembun menjadi air di pagi hari.
  • Menguap yakni perubahan zat dari cairan ke keadaan gas. Misalnya perubahan air yang menjadi uap ketika dipanaskan di atas kompor.
  • Subliming yakni perubahan substansi dari keadaan padat ke gas. Misalnya mengubah kapur barus menjadi gas beraroma kapur. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/)
  • Deposisi yakni perubahan zat dari gas ke keadaan padat. Misalnya, gas kamper-rebus menjadi padat.

2. Perubahan Fisik yang Mengubah Ukuran Zat

Perubahan fisik yang mengubah ukuran suatu zat umumnya dipengaruhi oleh faktor mekanik yang bersentuhan dengan zat ibarat dipotong, pecah, digiling, dan dicincang. Contoh perubahan fisik ini yakni biji kopi yang ditumbuk menjadi debu kopi atau beras yang ditumbuk menjadi tepung beras.

3. Perubahan Fisik yang Mengubah Volume Zat

Perubahan fisik yang mengubah volume suatu zat umumnya juga dipengaruhi oleh suhu lingkungan atau faktor suhu. Perubahan volume suatu zat akhir imbas suhu cenderung lebih sering disebut sebagai istilah ekspansi. Contoh perubahan fisik ini termasuk perluasan jalur kereta api di demam isu kemarau alasannya yakni faktor suhu panas.

4. Perubahan Fisik Yang Mengubah Bentuk Zat

Perubahan fisik yang mengubah bentuk zat sanggup terjadi jikalau zat atau benda dipukul, diremas, atau dimodifikasi dengan memakai alat mesin. Contoh perubahan fisik ibarat kayu yang diubah menjadi kursi, meja, dan kabinet atau tanah liat diubah menjadi ornamen ibarat stoples, vas bunga, dan lain sebagainya.