RESPIRASI MAMALIA / REPTIL LAUT

RESPIRASI MAMALIA / REPTIL LAUT

RESPIRASI MAMALIA / REPTIL LAUT
RESPIRASI MAMALIA / REPTIL LAUT
  • Hewan vertebrata dari golongan mamalia dan reptilia yang hidup di dalam air tetap bernapas dengan paru-paru.
  • Padahal paru-paru tidak dapat mengambil oksigen dari air.
  • Paus dan semua mamalia yang hidup di air, kurang lebih tiap tiga puluh menit muncul ke permukaan air untuk menghirup oksigen.
  • Ketika muncul ke permukaan air laut, paus mengeluarkan sisa pernapasan berupa karbondioksida dan uap air yang sudah jenuh dengan air sehingga terlihat seperti air mancur.
  • Setelah itu paus menghirup udara sebanyak-banyaknya sehingga paru-parunya penuh dengan udara.
  • Setiap saat paus muncul ke permukaan air untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya sampai paru-parunya penuh sekali, yaitu sekitar 3.350 liter.
  • Setelah itu, paus akan menyelam kembali ke dalam air.
  • Dengan udara sebanyak itu, paus mampu bertahan selama kira-kira setengah jam di dalam air.
  • Sisa oksidasi ini berupa karbon dioksida yang jenuh dengan uap air yang telah mengalami pengembunan (kondensasi).
  • Jadi paus melakukan tindakan demikian karena alat pernapasannya berupa paru-paru tidak dapat memanfaatkan oksigen yang terlarut di dalam air.

 

AUTOTOMI CECAK

  • Dalam keadaan bahaya, cecak melakukan autotomi, yaitu memutuskan ekornya.
  • Ekor cecak yang terputus tetap dapat bergerak sehingga perhatian pemangsanya beralih pada ekor tersebut dan cecak dapat menyelamatkan diri.


PENCARIAN FLAGELATA PENGAHASIL SELULLOSA PADA RAYAP 

  • Mengapa rayap dengan mudah dapat mencerna kayu
  • Rayap mampu mencerna kayu bukan karena mempunyai enzim yang dapat mencerna kayu,
  • Melainkan karena di dalam ususnya terdapat hewan flagellata yang mampu mencernakan kayu. Hewan flagellata mampu menghasilkan enzim selulose.
  • Secara periodik, rayap mengalami pengelupasan kulit.
  • Pada saat kulit mengelupas, usus bagian belakang ikut terkelupas, sehingga flagellata turut terbawa oleh usus.
  • Untuk mendapatkan kembali flagellata tersebut, rayap biasanya memakan kembali kelupasan kulitnya.
  • Berbeda dengan rayap dewasa, rayap yang baru menetas suka menjilati dubur rayap dewasa untuk mendapatkan flagellata.

BERKUBANG KERBAU

  • Ketika musim kemarau kerbau akan mencari kubangan lumpur untuk ,mengurangi dehidrasi

HIBERNASI

  • Musim dingin adalah musim yang sangat sulit bagi hewan.
  • Banyak hewan yang tidak dapat bertahan hidup pada musim yang keras ini.
  • Beberapa hewan melewatinya dengan tetap giat mencari makan.
  • Sementara itu hewan yang lain bertahan hidup dengan terlelap dalam suatu tidur khusus yang dinamakan hibernasi.
  • Ciri-ciri hewan yang melakukan hibernasi, yaitu suhu tubuh rendah serta detak jantung dan pernapasan sangat lambat.
  • Tujuannya untuk menghindari cuaca yang sangat dingin, kekurangan makanan, dan menghemat energi.
  • Contoh hewan yang melakukan hibernasi antara lain ular, kura-kura, ikan, dan bengkarung yang tetap tinggal di sarangnya selama musim dingin.

ESTIVASI

  • Di beberapa belahan dunia, cuaca yang paling buruk adalah cuaca pada musim panas.
  • Pada musim panas, udara sangat panas dan kering.
  • Beberapa hewan bergerak mencari tempat perlindungan dan tidur.
  • Tidur di musim panas disebut estivasi. Kata ini berasal dari kata latin yang berarti musim panas.
  • Tujuan hewan melakukan estivasi adalah untuk menghindari panas yang tinggi dan kekurangan air.
  • Lemur kerdil, kelelawar, dan beberapa tupai adalah mamalia yang berestivasi untuk menghindari cuaca kering.

MEMATIKAN SEBAGIAN TUBUH ZINGIBERACEAE

  • Pada saat lingkungan dalam keadaan kering, tumbuhan yang termasuk suku jahe-jahean akan mematikan sebagian tubuhnya yang tumbuh di permukaan tanah.

PENGGUGURAN DAUN JATI