Bumi Cantik Tanpa Plastik

Bumi Cantik Tanpa Plastik

Bumi Cantik Tanpa Plastik

Bumi Cantik Tanpa Plastik
Bumi Cantik Tanpa Plastik

kembali menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingati  Gerakan Hari Bumi 2017. Rangkaian acara yang sudah berlangsung sejak tanggal 10 April 2017 ini akhirnya sampai pada acara puncak yaitu kegiatan penukaran sampah kantong plastik dengan reusable bag, dengan tajuk “Bumi Cantik Tanpa Plastik”. Kegiatan ini diselenggarakan di Car Free Day (CFD) Dago Bandung, Minggu (24/4/2017)

Public Relations  sekaligus ketua panitia acara ini, Gisela Kanya menjelaskan

dalam kegiatan ini UrbanIndo mengajak para pengunjung CFD Dago untuk menukarkan kantong plastik belanjanya dengan reusable bag dari UrbanIndo. Hal ini merupakan bentuk aksi UrbanIndo mengajak seluruh pengunjung CFD Dago, untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan dengan mengurangi sampah plastik.

“Dewasa ini, semakin banyak isu kerusakan lingkungan serta isu-isu bencana alam yang diakibatkan karena pencemaran Maka, melalui acara ini, kami peduli untuk bisa mengurangi sampah plastik yang tengah menjadi isu penting,”jelasnya.

Menurutnya, sebagai sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti, tentu ranah UrbanIndo sangat dekat kaitannya dengan lingkungan. Mereka memahami betul mengenai pentingnya menjaga lingkungan guna menjaga kelestarian bumi demi menciptakan kenyamanan bagi manusia juga seluruh makhluk hidup.

Gisela memang memiliki tujuan yang sama percis dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat. “UrbanIndo ‘kan bergerak di bidang properti yang ranah cakupannya dekat serta berkaitan dengan lingkungan, jadi kami ingin mengajak orang-orang sadar untuk peduli lingkungan,  apalagi isu terbesar saat ini ‘kan sampah plastik yang begitu besar dampaknya pada kerusakan lingkungan” ujarnya.

Adapun, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandun

g, Fizi mengapresisai kegiatan ini. Dia mengaku kesulitan jika menjalankan program cinta lingkungan ini hanya dilakukan sepihak. Adanya bantuan dari pihak swasta memudahkan program pelestarian lingkungan.

“Kami memang sedang menggalakkan pengurangan pemakaian kantong plastik di Bandung. Kalau hanya kami yang bergerak ‘kan memang terbatas, jadi memang butuh bantuan seperti ini,” ujarnya

Masyarakat Kota Bandung pun terlihat sangat antusias mendukung aksi ini dan banyak warga yang dengan senang dan bersemangat menukarkan kantong plastik dengan reusable bag gratis dari UrbanIndo. Salah satunya Iis (25), awalnya penasaran saat melihat stan UrbanIndo. “Bagus sih ada ini karena kresek ‘kan susah diurai, kalau ini (reusable bag) bisa disimpan dan dipakai lagi,”tuturnya.

Berbeda dengan Iis, Ratih (22) sudah mengetahui informasi mengenai acara

UrbanIndo melalui Instagram. Ia pun mengajak serta keluarga kecilnya untuk datang ke CFD. “Saya tertarik menukarkan karena lumayan, ya. Acaranya juga bagus karena bisa mengedukasi banyak orang juga untuk lebih melindungi bumi,”ungkapnya.

Kegiatan yang diselenggarakan UrbanIndo ini tidak hanya berupa kegiatan penukaran kantong plastik belanja dengan reusable bag, namun juga dimeriahkan dengan berbagai aksi yaitu longmarch mengkampanyekan “Bumi Cantik Tanpa Plastik”, workshop mengenai pemanfaatan sampah botol minuman kemasan plastik untuk dijadikan sebagai media tanam hidroponik, talkshow mengenai pentingnya menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah plastik, juga hiburan penampilan perkusi dari barang-barang bekas dari Crescendo Percussion yang semakin menambah kemeriahan acara.

Ada beberapa pihak yang turut mendukung UrbanIndo dalam menyuarakan aksi “Bumi Cantik Tanpa Plastik” ini, yaitu Earth Hour Bandung, Jendela Alam, Perkusi Crescendo, dan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP). “Semua pihak bertekad bulat untuk mengajak semua pengunjung CFD melakukan aksi, dimulai dari diri sendiri demi bumi yang lebih baik,”pungkas Gisela. (MAT)

 

Sumber :

https://pendidikan.id/main/forum/diskusi-pendidikan/mata-pelajaran/10974-pengertian-jenis-dan-struktur-jaringan-hewan