Tentang Syarat-Syaratnya Membaca Al-Fatihah

Tentang Syarat-Syaratnya Membaca Al-Fatihah

Tentang Syarat-Syaratnya Membaca Al-Fatihah
Tentang Syarat-Syaratnya Membaca Al-Fatihah

Syaratnya Membaca Al-Fatihah

  • tertib secara berurutan, muwalat,
  • menjaga tasydidnya,
  • tidak boleh lahn (salah mengucapkan bunyi huruf) yang nantinya dapat merubah artinya,
  • setidak-tidaknya bacaan itu dapat didengar oleh pembaca itu sendiri,
  • jangan sampai bacaan al-fatihah itu ditengah-tengahnya diselingi dzikir lain-lainnya.

Syarat Ruku’

Syarat-syarat ruku’ adalah kedua telapak tangannya dapat mendekap kedua lututnya,

jangan sampai orang yang ruku’ itu meninggikan kepalanya, leher dan punggungnya serta merendahkan pantatnya dan memajukan dadanya.

Syaratnya Sujud

Syarat-syaratnya sujud adalah :orang yang sujud itu mengikutkan 7 anggota badannya (dahi, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kakinya),

dahinya supaya terbuka; tidak terhalang oleh sesuatu, misalnya: rambut, kopyah dan lain-lain,

tidak bersujud diatas benda yang bergerak yang gerakannya disebabkan orang yang sedang shalat.

Sunnah Sholat

Sunnah-sunnah shalat sebelum memulainya:

  1. Azan, untuk shalat fardhu, baik disaat bepergian atau menetap sesudah masuknya waktu shalat, kecuali shubuh, karena shalat subuh itu disunnahkan memakai dua azan.
  2. Azan pertama dipertengahan malam, sedang azan kedua setelah menyingsingnya fajar shadiq yang berarti shalat subuh sudah masuk,
  3. iqamah, yang langsung disambung dengan mengerjakan shalat,
  4. bersiwak disunnahkan untuk segala waktu, kecuali waktu sesudah tergelincirnya matahari bagi orang yang berpuasa,
  5. meletakkan sutra (sajadah) agar jangan ada orang berjalan dimuka orang yang sedang shalat.

Sunnah Shalat Setelah Berada Dalam Keadaan Shalat

Sunnah-sunnah shalat setelah berada dalam keadaan shalat; itu ada 2 macam, yaitu:

  • sunnah ab’ad,
  • sunnah hai’at.

Sunnah Ab’adnya Shalat

Yang termasuk sunnah ab’adnya shalat: Ada 7 hal, barang siapa meninggalkan salah satu dari padanya, maka hendaklah melakukan sujud sahwi (sujud karena lupa):

  1. Duduk tahiyat awal,
  2. membaca tasyahud diwaktu duduk tahiyat awal,
  3. membaca shalawat atas nabi Muhammad SAW. di waktu duduk tahiyat awal,
  4. membaca shalawat yang ditujukan kepada keluarga nabi dalam tasyahhud akhir,
  5. membaca qunut diwaktu shalat shubuh dan diwaktu melakukan shalat sunnah witir setelah pertengahan yang akhir dari bulan ramadhan,
  6. membaca qunut dengan berdiri,
  7. membaca shalawat atas nabi muhammad  SAW. juga atas seluruh keluarga serta para sahabatnya dalam qunut.

Sunah Haiat sholat akan kami sampaikan setelah ini. Demikin uraian ini kami sampaikan terimakasih

Baca Juga: