Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Kuotanya Lebih Sedikit

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Kuotanya Lebih Sedikit

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Kuotanya Lebih Sedikit
Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Kuotanya Lebih Sedikit

Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)

kembali membuka penerimaan calon mahasiswa Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) 2019. Rencananya, pendaftaran akan dimulai 9 sampai 30 April mendatang.

PTK merupakan lembaga pendidikan tinggi yang memiliki ikatan dengan lembaga pemerintah. PTK memiliki beberapa keunggulan di antara Perguran Tinggi Negeri/Swasta lainnya. Antara lain, biaya kuliah yang terjangkau bahkan gratis hingga menjanjikan lulusannya sebagai Aparatur Sipil Negara.

Ada 19 PTK dari delapan lembaga/kementerian negara yang membuka pendaftaran untuk seleksi (selengkapnya lihat grafis). Nantinya, hanya 9.176 orang yang akan lolos. Angka tersebut lebih sedikit dibandingkan kuota pada 2017 dan 2018 dengan jumlah PTK yang sama.

Edisi 2017, pemerintah membuka kuota sebanyak 10.389 kursi.

Setahun berselang, daya tamping meningkat dengan 13.677 kursi.

Kabiro Humas Badan Kepegawaian Negara Muhammad Ridwan mengatakan, jumlah daya tampung tentu menyesuaikan kebutuhan dan jumlah ASN yang pensiun.

”Bisa jadi pertimbangannya karena alokasi formasi CPNS sangat besar (238.015 orang) tahun 2018,” ucap Ridwan saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Meski begitu, Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) masih menjadi PTK dengan jumlah penerimaan terbanyak. Yakni, sebanyak 3 ribu mahasiswa. Sedangkan, Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) paling sedikit dengan menerima 100 mahasiswa.

”Jumlah kursi di STAN memang menurun. Tapi juga diikuti peminatnya

yang juga turun. Sementara PTK yang lain relatif sama,” terang Ridwan.

Di sisi lain, Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Dwi Wahyu Atmaji mengatakan, proses seleksi akan melalui beberapa tahap. Mulai seleksi administrasi, kompetensi dasar (SKD) dengan sistem Computer Assited Test (CAT), hingga seleksi kompetensi bidang sesuai masing-masing PTK.

”Peserta hanya boleh mendaftar satu program studi pendidikan kedinasan. Kalau mendaftar lebih dari satu, otomatis akan gugur” jelas Atmaji. Hanya peserta yang lulus keseluruhan tahapan seleksi yang berhak mengikuti pendidikan.

Sedangkan untuk pengangkatan menjadi CPNS akan dilakukan setelah lulus pendidikan dan mendapat ijazah dari PTK yang bersangkutan.
Atmaji mengimbau kepada masyarakat yang mengikuti seleksi penerimaan PTK agar selalu berhati-hati. Tidak dipungkiri, banyak penipuan terkait penerimaan mahasiswa/taruna.

”Tidak ada satu pihak pun yang dapat membantu kelulusan. Apalagi kalau ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan keharusan menyediakan sejumlah uang. Itu dipastikan penipuan, makanya jangan percaya,” tegasnya.

Pendaftaran Perguruan Tinggi Kedinasan secara online melalui portal https://sscasn.bkn.go.id. Mulai 9-30 April 2019

 

Baca Juga :