Pendaftar SBM PTN Tembus 55 Ribu

Pendaftar SBM PTN Tembus 55 Ribu

Pendaftar SBM PTN Tembus 55 Ribu

Pendaftar SBM PTN Tembus 55 Ribu
Pendaftar SBM PTN Tembus 55 Ribu

Pendaftaran seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN)

ditutup Selasa (9/5). Jumlah pendaftar di Panitia Lokal (Panlok) 50 Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengalami kenaikan. Yakni, mencapai 55.230 peserta, naik dari 2016 yang hanya 50.641.

Ketua Panlok 50 Unesa Yuni Sri Rahayu menyatakan, kenaikan itu dilatarbelakangi beberapa hal. Di antaranya, adanya perbedaan jumlah kuota. Baik kuota SBM PTN maupun kuota seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) atau jalur rapor. ”Pada tahun-tahun sebelumnya, kuota SNM PTN lebih besar,” katanya kemarin.

Selain itu, mekanisme pendaftaran berubah. Pada 2015

, seluruh siswa bisa mendaftar SNM PTN sehingga tidak banyak yang mengejar jalur SBM PTN. Pada 2016, ada pembatasan pendaftaran SNM PTN berdasar akreditasi sekolah. Pada 2017, kembali ada pembatasan kuota. Misalnya, sekolah berakreditasi A hanya 50 persen. ”Itu berimbas pada SBM PTN. Kuota SNM PTN turun. Jadi, pendaftar lari ke SBM PTN,” tuturnya.

Setelah pendaftaran itu, perempuan yang juga wakil rektor I Unesa tersebut menyampaikan akan berfokus untuk pelaksanaan tes tulis SBM PTN pada 16 Mei. Seluruh pengawas, penanggung jawab ruang, penanggung jawab lokasi, penanggung jawab naskah, dan sebagainya disiapkan. Ada koordinasi yang terus berlanjut antartim hingga pelaksanaan pada 16 Mei.

Pada 16 Mei, lalu lintas diprediksi sangat padat. Sebab

, ribuan peserta tes tulis datang ke Surabaya. Dia mengimbau peserta untuk mempertimbangkan waktu dan lokasi ujian. ”Pastikan sehari sebelumnya tahu lokasi ujian supaya tidak menjadi kendala,” terangnya. Ditambah, ada 6.000 pendaftar SNM PTN yang bakal melakukan daftar ulang.

Koordinator Pelaksana Tes SBM PTN Berbasis Kertas Danang Tandyonomanu menjelaskan, pihaknya akan berupaya agar pelaksanaan ujian berlangsung lancar, aman, dan tidak terjadi kebocoran soal. ”Tiap titik bakal ada pengamanan,” jelasnya.

Pihak penanggung jawab ruang dan pengawas akan menjadi garda terdepan dalam penyelenggaraan ujian yang aman. ”Kami beri pengarahan dan sosialisasi supaya melaksanakan tugas dengan baik,” terangnya. Hingga kemarin, ada 5.127 petugas yang bakal terlibat dalam pelaksanaan tes SBM PTN. Diprediksi, jumlah itu masih bertambah.

Humas Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim Rudijanto menambahkan, jumlah pendaftar SBM PTN di UPN Veteran Jatim mencapai 21.482. Padahal, kuota yang ditetapkan hanya 932 kursi. Beberapa program studi yang paling banyak dipilih meliputi manajemen, ilmu komunikasi, akuntansi, administrasi bisnis, dan teknik informatika. ”Itu jumlah total untuk peserta yang memilih pilihan 1, 2, dan 3,” tambahnya

 

Sumber :

https://www.storeboard.com/danuaji/links