Penjelasan Sholat Witir

Penjelasan Sholat Witir

Penjelasan Sholat Witir
Penjelasan Sholat Witir

Secara garis besar, islam sangat menganjurkan sekali kepada umatnya untuk memperbanyak ibadah dan amal sholeh dan salah satu amalan tersebut yakni mengerjakan sholat sunnah witir. Sholat witir ialah suatu ibadah yang sanggup mendekatkan diri kepada Allah swt, sebagaimana yang kita ketahui sebenarnya Allah swt sangat menyayangi hambanya saat ia menyempurnakan amalan fardunya dengan amalan sunnahnya. Dalam sebuah hadits, Nabi saw bersabda : sesungguhnya Allah swt itu gabjil, dan menyukai yang ganjil, maka sholat witirlah kalian wahaai para hebat quran,

Hukum yang berkaitan dengan sholat witir

yaitu : Sesunggguhnya Allah swt menyukai bilangan ganjil, sebagaiana yang sanggup kita ambil dari hadist diatas. Hal ini disebabkan bahwa Allah swt itu satu, tidak ada yang kuasa lagi selainnya. Selain itu aneka macam pola penetapan syariah islam yang memakai bilangan ganjil ini, sebut saja sholat lima waktu, jumlah rakaatnya yaitu 17, maka ia termasuk bilangan ganjil. Kemudian Allah set membuat langit dan bumi 7 tingkat. Dan masih banyak lagi.
Adapun terkena waktunya yaitu dari mulai shlat isya hingga terbitnya fajar. Seabgaimana yang diriwayatkan oleh Aisyah ra berkata : dari setiap malam, Rasulullah saw melaksanakan sholat witir baik itu dilaksanakan pada awal malam, dan selesai waktu witirnya tersebut pada waktu sahur. Adapun lebih baiknya sholat witir itu dilaksanakan pada waktu simpulan malam tepatnya pada sepertiga malam simpulan karena keadaan ini yaitu dimana Allah swt turun ke langit bumi”. Kita sebagai orang mukmin haruslah mempercayainya akan hal itu tetapi juga harus di ingat tanpa harus tahu bagaimanakah hal perihan turunnya tersebut.

Baca Juga: Ayat Kursi

Hukum sholat witir

yaitu : Sunnah Muakkad, sebagaimana yang sudah dikatakan oleh Syeikh Abdullah bin Baz ra salah seorang tokoh ulama populer Arab Saudi didalam salah satu wafatnya dan ulama lainnya. Adapun untuk tata caranya, sanggup dilakukan dengan cara satu rakaat, sanggup juga tiga rakaat yaitu shalat 2 rakaat disertai salam kemudian disempurnakan dengan satu rakaat witir, sanggup juga 5 rakaat yaitu 2 kali salam dan satu rakaat witir, begitupun seterusnya 7, 9, dan 11. Semuanya sanggup dilaksanakan dengan 2 rakaat 2 rakaat kemudian disertai dengan 1 rakaat shalat witir. Rasulullah saw seringnya melaksanakan sholat witir yaitu 11 rakaat.
Untuk tambahan, sehabis melaksanakan sholat witir disunnahkan untuk membaca : diriwayat lain yaitu riwayat Daaru Qutni, ada sedikit penambahan kata dari doa diatas yaitu pada simpulan bacaannya dimenambahkan denagn kata isnadnya shohih.

Kesimpulannya

yaitu sholat witir ialah amalan ibadahyang sanggup mendekatkan diri kta kepada Allah swt, sebagaimana yang sudah kita ketahui sebenarnya Allah swt mencintdiseebabai hambanya saat ia menyempurnakan amalan fardunya dengan amalan sunnahnya. Dan Rasulullah saw pun berwasiat kepada teman erat terdekatnya yaitu Abu Horairoh ra (eriwayat hadist rasulullah saw terbanyak berdasarkan para hebat hadist) dan Abi Darda ra untuk tidak meninggalkan sholat witir disebabkan oleh besarnya Fadilah yang didapat dari amalan tersebut.