Deteksi Kanker Serviks, Pemkot Kediri Luncurkan Kampung IVA

Deteksi Kanker Serviks, Pemkot Kediri Luncurkan Kampung IVA

Deteksi Kanker Serviks, Pemkot Kediri Luncurkan Kampung IVA

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap peningkatan kesehatan perempuan Kota Kediri, sekaligus menekan jumlah penderita kankers serviks dengan deteksi dini, Dinas kesehatan setempat melalui UPTD Puskesmas Campurejo bekerjasama dengan pokja 4 Tim Penggerak PKK Kota Kediri mengadakan acara launching kampung IVA yang bertempat di Balai Pertemuan Kelurahan Tamanan, Kamis (22/8/2019).

IVA atau Inspeksi Visual Asam Asetat merupakan salah satu metode deteksi dini untuk kanker serviks. Jenis kanker ini termasuk penyakit yang mematikan nomor dua pada wanita setelah kanker payudara.
Baca Juga:

Bacakan Sambutan Gubernur Jatim, Asisten Walikota Kediri Bahas Nawa

Bhakti Satya
Pemkot Kediri Doa Bersama antar Umat Beragama
Walikota Kediri Dorong Anak Menghafal Alquran
TP PKK Kota Kediri Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Ketua TP PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abu Bakar sesaat sebelum

mengukuhkan satgas cantik mengungkapkan capaian IVA test di Kota Kediri masih rendah. “IVA test adalah salah satu metode untuk mengetahui kanker serviks sejak dini yang efisien, efektif, harganya murah dan hasilnya bisa diketahui sangat cepat. Tapi capaiannya justru masih rendah,” kata Bunda Fey.

“Menteri kesehatan Nila F Moeloek juga menyampaikan data perubahan tren

penyakit dari tahun 1990 sampai 2017. Ada lima penyakit yang menyerap BPJS paling tinggi yaitu sirosis hepatitis, gagal ginjal, hemofilia, jantung dan kanker. Dari penyakit kanker, untuk laki-laki yang paling tinggi adalah kanker paru-paru dan kanker usus. Sedangkan untuk perempuan adalah kanker payudara dan kanker serviks,” sambungnya.

 

Baca Juga :