Komitmen Perangi Pemalsuan

Komitmen Perangi Pemalsuan

Komitmen Perangi Pemalsuan

DEMI menjamin kenyamanan konsumen saat membeli peranti lunak

(software), Microsoft dan lima e-commerce membuat kesepakatan.

Dalam kesepakatan itu, kelima situs itu memastikan peranti yang dibeli merupakan peranti asli.

Saat ini 80% peranti yang dijual merupakan peranti nonorisinal.

Padahal, Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta sudah menyatakan sanksi bagi para pemalsu peranti lunak.

Sanksi yang diberikan berupa denda hingga penutupan situs.

Akan tetapi, itu tidak membuat para pelaku jera.

“Ini wujud komitmen kami untuk mewujudkan kenyamanan dan keamanan

bagi para customer,” ujar Lay Ridwan Gautama selaku kepala

Lima e-commerce itu ialah Bhinneka.com, Blanja.com, Blibli.com, JD.id, dan Lazada Indonesia.

MoU itu digagas President Director Microsoft Indonesia Andreas Diantoro guna melindungi konsumen.

Sementara itu, Bhinneka.com mengaku memiliki spesialis untuk membantu konsultasi bagi pengguna yang bingung menentukan peranti lunak yang asli.

“Kita mempunyai tenaga ahli yang sudah disertifikasi dan mempunyai

kompetensi dari software itu sendiri sehingga pembelian itu tepat,” ujar Hendrik Tio, CEO of Bhinneka.com.

Dengan adanya perjanjian tersebut, para pebisnis daring ini berharap para pelanggan tetap percaya terhadap keaslian produk yang mereka jual. (*/M-4)

 

sumber :

https://gumroad.com/gurupendidikan/p/machines-at-war-3-rts-apk