Ciri-Ciri Umum Dunia Persepsi

Ciri-Ciri Umum Dunia Persepsi

Ciri-Ciri Umum Dunia Persepsi

Penginderaan terjadi dalam suatu konteks tertentu, konsep ini biasa disebut dunia persepsi. Agar dapat dihasilkan suatu penginderan yang bermakna, ada ciri – ciri umum tertentu dalam dunia persepsi :

  1. Modalitas :  rangsangan yang diterima harus sesuai dengan modalitas tiap –tiap indera,

     yaitu sifat sensori dasar  masing-masing.

  1. Dimensi ruang : dunia persepsi mempunyai sifat ruang ( dimensi ruang).
  2. Dimensi waktu : dunia persepsi mempunyai dimensi waktu, seperti cepat lambat, tua

     muda, dan lain-lain.

  1. Struktur konteks, keseluruhan yang menyatu : objek-objek atau gejala-gejala dalam dunia pengamatan mempunyai struktur yang menyatu dengan konteksnya. Struktur dan konteks ini merupakan keseluruhan yang menyatu.
  2. Dunia penuh arti; dunia persepsi adalah dunia penuh arti. kita cenderung pengamatan pada gejala-gejala yang mempunyai makna bagi kita, yang ada hubungannya dengan tujuan yang ada dalam diri kita.
  1. Hukum-Hukum Gestalt

Ada beberapa cara persepsi berdasarkan totalitas Gestalt:

  1. Hukum kedekatan (proximity): objek-objek persepsi yang berdekatan cenderung diamati

     sebagai suatu kesatuan.

  1. Hukum kesamaan (similarity): Objek cenderung diamati sebagai totalitas karena

     mempunyai sebagian besar ciri-ciri yang sama.

  1. Hukum bentuk-bentuk tertutup (closure): bentuk-bentuk yang sudah kita kenal, walau

     hanya nampak sebagian atau tidak sempurna, kita lihat sebagai sempurna.

  1. Hukum kesinambungan (continuity): pola-pola yang sama dan berkesinambungan, walau

     ditutup oleh pola-pola lain, tetap diamati sebagai kesatuan.

  1. Hukum gerak bersama (common fate): unsur-unsur yang bergerak dengan cara dan arah

     yang sama dilihat sebagai suatu kesatuan.

  1. Persepsi Dan Sensasi

Dari segi bahasa, sensasi berasal dari kata sense yang artinya alat penginderaan, yang menghubungkan organisme dengan lingkungan. Jadi, yang dimaksud dengan sensasi adalah proses menangkap stimuli (rangsang). Misalnya, ketika dua orang sedang berkomunikasi, maka masing-masing dapat melihat fisiknya dengan penglihatan, mendengar suaranya dengan pendengaran, mencium harum parfum yang dipakai dengan penciumannya dan merasakan kehalusan kulitnya ketika bersalaman. Seluruh yang ditangkap oleh indera tersebut disebut stimuli atau rangsang. Terkadang orang dapat menerima dua stimuli sekaligus, misalnya ketika kita sedang menonton TV (stimuli ekternal), datang pula stimuli dari dalam, yaitu ingatan kepada orang tua di kampung yang sedang menderita sakit dan menunggu kedatangan kita.

sumber :

Be Castle Defense: Tower Crush, Tower Conquest 1.0.17 Apk