Aplikasi Anterin.id Buatan Anak Indonesia dengan Kearifan Lokal Betawi

Aplikasi Anterin.id Buatan Anak Indonesia dengan Kearifan Lokal Betawi

Aplikasi Anterin.id Buatan Anak Indonesia dengan Kearifan Lokal Betawi

Betawi B@nKIT menggelar kerjasama dengan anterin.id untuk memberdayakan masyarakat Betawi dengan informasi dan teknologi di Taman Kodok, Menteng, Jakarta Selatan Sabtu (31/3).

Imron Hamzah selaku Founder dan CEO PT Anterin Digital Nusantara (anterin.id), menjelaskan aplikasi ini merupakan perusahan yang bergerak dalam bidang teknologi transportasi market palce pertama di Indonesia

“Aplikasi anterin ini, user bisa memilih driver, driver juga bisa seting harga sendiri, tentunya kami akan memberi parameter yang lebih baik kepada driver,” terang Imron saat diwawancara bersama Dakta.

Aplikasi anterin.id di play store Android

Ia menyampaikan, perbedaan antara market place anterin dengan yang lainnya yaitu salah satunya dapat memilih draiver sendiri dan yang menariknya dapat berlangganan.

“User bisa memilih driver berdasarkan harga dan rating, bahkan berdasarkan

jenis genrenya serta jenis kendaraanya, di anterin juga bisa berlangganan dengan driver yang sudah nyaman,” paparnya.

Ia memaparkan dengan 50 ribu unduhan dan penilaian 4.8/5.0 dari para pengguna Android melalui Play Store membuktikan masyarakat percaya terhadap anterin.id.

Imron juga mengungkapkan alasannya menggandeng Betawi B@anKIT karena aplikasi anterin.id merupakan buatan anak Indonesia 100 persen yang memiliki Kearifan lokal Betawi.

“Anterin ini adalah aplikasi yang terbuka untuk siapa saja, kali ini karena di

jakarta maka kami sangat terbuka dengan komunitas Betawi B@anKIT, kita akan bersinegri lebih baik lagi untuk kemajuan masyarakat.”

Ketua Betawi B@nKIT, David Darmawan

Sementara itu, Ketua Umum Betawi B@nkit David Darmawan mengatakan kerjasama yang dilakukan bersama anterin.id untuk mengembangkan produk dalam negeri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan 15 ribu lebih anggota, Betawi B@nKIT siap meningkatkan kualitas masyarakat Betawi.

“Kami dikomunitas Betawi B@ngKIT bukan hanya melakukan kerjasama

bersama angota-angota ormas saja, tapi kami bersama mengembangkan aplikasi ini untuk meningkatkan dan mengembangkan produk dalam negeri,” pungkasnya.

 

Baca Juga :