PERJANJIAN INTERNASIONAL MENURUT PARA AHLI

PERJANJIAN INTERNASIONAL MENURUT PARA AHLI

PERJANJIAN INTERNASIONAL MENURUT PARA AHLI

Sebuah perjanjian ada dua jenis yaitu tertulis resmi dan tidak tertulis yang digunakan oleh negara untuk mengikat diri secara hukum. Perjanjian adalah dokumen resmi yang menyatakan sebuah kesepakatan dengan kata-kata dan hasil diskusi atau rapat yang mengakui hak dan kewajiban para pesertanya.

Perjanjian hampir sama dengan kontrak, keduanya adalah contoh kesepakatan antara kedua pihak yang bersedia melakukan hak dan kewajiban. Pihak mana pun yang gagal memenuhi kewajibannya dapat bertanggung jawab berdasarkan hukum internasional

Perjanjian internasional juga sebuah perjanjian yang dilakukan di bawah hukum internasional. Sebuah kesepakatan yang mengikat secara hukum antara negara. Sebuah perjanjian internasional juga dapat disebut konvensi, protokol, pakta, dll.

Dengan demikian, Konvensi Jenewa dan Konvensi Senjata Biologis keduanya merupakan perjanjian meskipun tidak perlu ada kata “perjanjian” dalam namanya. Sebuah perjanjian internasional secara khusus merupakan perjanjian yang mengikat secara hukum antara negara-negara yang membutuhkan ratifikasi, saran dan persetujuan dari para anggota.

Ada beberapa ahli yang mendefinisikan pengertian mengenai perjanjian internasional seperti :

1. MOCHTAR KUSUMAATMADJA

Perjanjian internasional menurut Mochtar Kusumaatmadja adalah sebuah perjanjian yang dilakukan oleh antar bangsa dengan tujuan menciptakan akibat yang berdampak dari hukum tertentu.

2. PASAL 38 AYAT 1 DI PIAGAM MAHKAMAH INTERNASIONAL

Perjanjian Internasional menurut Pasal 38 Ayat 1 yang ada di Piagam Mahkamah Internasional adalah hal-hal yang mengandung kebijakan hukum yang diakui secara tegas oleh berbagai pihak yang bersangkutan baik itu sifatnya umum atau khusus.

3. OPPENHEIMER-LAUTERPACHT

Perjanjian Internasional menurut Oppenheimer-Lauterpacht adalah sebuah persetujuan antar negara yang mana dari perjanjia tersebut muncullah sebuah hak dan kewajiban di antara negara yang melakukan perjanjian di dalamnya.

4. GEORG SCHWARZENBERGER

Perjanjian internasional menurut Georg Schwarzenberger adalah sebuah persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional. Dari persetujuan itulah timbul sebuah kewajiban-kewajiban yang kemudian mengikat subjek-subjek hukum internasional.


Sumber: https://muliasmartdetox.co.id/2020/04/24/root-call-blocker-pro-apk/