Perbankan dan Lembaga Keuangan Internasional

Perbankan dan Lembaga Keuangan Internasional

Diantara banyak bank korporat, ada dua bank penting bentukan bersama antara Amerika dan sekutu-sekutunya lewat konferensi Bretton Woods di akhir PD II, yaitu World Bank (WB) dan Internasional Monetory Fund (IMF). WB dan IMF adalah pilar atau pemain globalisasi, bahkan ada yang mengatakan sebagai arsitek ekonomi dunia. Mula-mula fokus kedua lembaga keuangan dunia itu diarahkan ke Eropa Barat, Jepang dan negara-negara sahabat Amerika, tetapi belakangan diarahkan ke negara berkembang. Namun keduanya berperan sebagai instrumen untuk membela kapitalisme internasional, mengupayakan keuntungan maksimal bagi korporasi-korporasi besar, dan melestarikan dominasi ekonomi Amerika. Pembagian kerja masing-masing dapat dilukiskan sebagai berikut: WB memberikan pinjaman jangka panjang ke negara-negara berkembang untuk mendanai proyek-proyek pembangunan semisal membuat jalan, waduk, jembatan dan berbagai pembangunan infrastruktur lainnya. Sedangkan IMF memilih mana negaranegara yang perlu dibantu untuk mencapai stabiitass ekonomi dan finansialnya.

Kalau ingin mendapat bantuan hutang, negara-negara berkembang harus melaksanakan SAP (struktural adjusment programs) yang didiktekan secar sepihak. Bila ada eite nasional yang begitu tunduk dan patuh pada kemauan IMF dan WB, elite nasional negara berkembang akan dipuji dengan segaa pujian bohong-bohongan sampai elite nasional itu tidak sadarkan diri. Eliite nasional negara-negara tertentu yang sudah menjadi hamba sahaya IMF dan WB itu diberi khutbah yang harus dijalankan.

Reaksi internasional terhadap IMF dan WB, dua lembaga yang dianggap lebih banyak menyengsarakan rakyat dinegra berkembang, makin llama makin meluas. Perkembangan global memang sangat cepat. Rata-rata pasien IMF sudah tidak mau dipecundangi oleh IMF, dan termasuk kembarannya WB. Pamor IMF dan WB makin hari makin merosot tajam dan agaknya suit untuk dipulihkan. Peran IMF demikian negatif daam keruntuhan ekonmi Argentina 2001. Rusia yang makin parah ekonminya ketika jadi pasien IMF, kini sudah bebas IMF. Seluruh hutangnya ke IMF sudah dilunasi dan sekarang ekonomi  Rusia, dengan membuang seluruh resep IMF, justru semakin maju,

sumber :

https://dogetek.co/seva-mobil-bekas/