Aliran Gestalt

Aliran Gestalt

Tokoh aliran ini adalah W. Kohler. Gestalt dapat pula diartikan sebagai konfigurasi. Aliran ini berpandangan bahwa perkembangan pada dasarnya merupakan proses diferensiasi, dimana yang primer adalah keseluruhan sedangkan yang sekunder adalah bagian-bagian. Kaitannya dalam hal ini seseorang mengenal hal-hal yang bersifat umum atau menyeluruh terlebih dahulu sebelum mengenali hal-hal yang mengenal bagian-bagian. Manusia pada dasarnya lebih mudah mengenali hal-hal yang berpola atau terorganisasi.

Beberapa ciri khas pengertian dari aliran psikologi Gestalt antara lain:

  • Gestalt merupakan keseluruhan yang berarti/penuh arti.
  • Keseluruhan lebih berarti dari sekedar jumlah dari bagian-bagian.
  • Keseluruhan tidak sama dengan jumlah bagian-bagian.
  • Keseluruhan terdiri dari bagian dari suatu hubungan.
  • Gestalt merupakan suatu keseluruhan tersendiri yang berbeda dari keseluruhan yang lain.
  • Bentuk Gestalt adalah berstuktur dalam, walaupun sifat keseluruhannya itu masih menonjol, tetapi nampak pula sifat raganya.
  • Gestalt adalah pengumpulan gejala-gejala sedemikian rupa bahwa tiap-tiap bagian hanya mempunyai sifatnya sendiri dan bekerja bersama-sama dengan bagian-bagian lain.
  • Gestalt bersifat totalitet, yakni tiap bagian tidak dapat berdiri sendiri, melainkan saling tergantung dengan yang lain, dan baru dapat berfungsi dengan baik ketika menjadi keseluruhan.

Pengantar

  1. Orang yang dipandang menjadi perintis langsung psikologi Gestalt ialah Chr.von Ehrenfels, dengan karyanya Uber Gestaltqualitation (1890). Berlawanan dengan aliran-aliran asosiasi yang bersifat molecular, aliran ini menekankan pentingnya keseluruhan.

Selanjutnya orang yang dipandang benar-benar sbagai pendiri aliran ini ialah Wertheimer. Eksperimen-eksperimen Wertheimer mengenai Scheinbewegung (gerak semu) memberikan kesimpulan, bahwa pengamatan mengandung hal yang melebihi jumlah unsur-unsurnya. Ini adalah gejala Gestalt. Penelitian dalam bidang optik ini kemudian juga dipandang berlaku (kesimpulan serta prinsip-prinsipnya) di bidang lain, seperti misalnya di bidang belajar. Lebih jauh eksperimen-eksperimen W. Kohler dengan simpanse yang dilakukan di pulau Tenerife (1913-1917) memberikan kesimpulan-kesimpulan yang berlawanan dengan teori-teori molecular.

  1. Pokok-pokok teori belajar menurut aliran Gestalt

Psikologi Gestalt bermula pada lapangan pengamatan (persepsi) dan mencapai sukses yang terbesar juga dalam lapangan ini. Koffka merupakan tokoh utama yang merumuskan transfer dari pengamatan. Dalam arti tertentu chimpanse kohler memang dihadapkan kepada problem pengamatan, dan apabila dapat melihat situasi itu dengan tepat maka mereka memperoleh “pencerahan” dan dapat memecahkan problem yang dihadapi. Maka untuk memahami proses belajar orang perlu memahami hukum-hukum yang menguasai proses pengamatan itu. Adapun hukum-hukum tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Hukum-hukum pengamatan (hukum-hukum belajar) menurut aliran gestalt

Menurut aliran gestalt dan satu hukum pokok, yaitu hukum pragnanz dalam bahasa jawa “momot” (memuat)yang berarti banyak isi. Hukum ini menunjukkan tentang berarahnya segala kejadian, yaitu berarah kepada pragnanz itu yaitu sesuatu keadaan yang seimbang, suatu gestalt yang baik. Gestalt yang baik keadaan yang seimbang mencakup sifat-sifat keteraturan, kesederhanaan, kestabilan, simetri, dan sebagainya.

Dialiran gestalt terdapat 4 hukum tambahan, yaitu hukum keterdekatan, ketertutupan, kesamaan dan kontinuitas.

  1. Memecahkan problem, mendapatkan pencerahan (insight)

Insight adalah didapatkannya pemecahan problem, dimengertinya persoalan inilah inti belajar. Jadi yang terpenting bukanlah mengulang-ulang hal yang harus dipelajari, tetapi mengertinya mendapatkan insight. Menurut Hilgard (1948:190-195) memberikan 6 macam sifat khas belajar dengan insight, sebagai berikut:

  1. Insight itu tergantung pada kemampuan dasar.
  2. Insight itu tergantung pengalaman masa lampau yang relevan.
  3. Insight tergantung kepada pengaturan secara eksperimental.
  4. Insight itu didahului oleh suatu periode mencoba-coba.
  5. Belajar dengan Insight itu dapat diilangi.
  6. Insight yang telah sekali didapatkan dapat dipergunakan untuk menghadapi situasi-situasi yan

sumber :

Aviation Empire Apk + Mod (Unlimited Money) v1.8.2 for android