Linkungan Hidup, Kerusakan Lingkungan, Pengertian, Kerusakan Lingkungan

Linkungan Hidup, Kerusakan Lingkungan, Pengertian, Kerusakan Lingkungan

Linkungan Hidup, Kerusakan Lingkungan, Pengertian, Kerusakan Lingkungan

Linkungan Hidup, Kerusakan Lingkungan, Pengertian, Kerusakan Lingkungan
Linkungan Hidup, Kerusakan Lingkungan, Pengertian, Kerusakan Lingkungan

PENGERTIAN LINGKUNGAN

Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan.

Pengertian lingkungan adalah

segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada di sekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis, gedung sekolah, dan berbagai macam benda mati yang ada di sekitar.

Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang.

 

LINGKUNGAN HIDUP

Secara khusus, kita sering menggunakan istilah lingkungan hidup untuk menyebutkan segala sesuatu yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup segenap makhluk hidup di bumi.
Adapun berdasarkan UU No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.

Unsur-unsur lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

1. Unsur Hayati (Biotik)
Unsur hayati (biotik), yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari makhluk hidup, seperti manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, dan jasad renik. Jika kalian berada di kebun sekolah, maka lingkungan hayatinya didominasi oleh tumbuhan. Tetapi jika berada di dalam kelas, maka lingkungan hayati yang dominan adalah teman-teman atau sesama manusia.

2. Unsur Sosial Budaya
Unsur sosial budaya, yaitu lingkungan sosial dan budaya yang dibuat manusia yang merupakan sistem nilai, gagasan, dan keyakinan dalam perilaku sebagai makhluk sosial. Kehidupan masyarakat dapat mencapai keteraturan berkat adanya sistem nilai dan norma yang diakui dan ditaati oleh segenap anggota masyarakat.

3. Unsur Fisik (Abiotik)
Unsur fisik (abiotik), yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari benda-benda tidak hidup, seperti tanah, air, udara, iklim, dan lain-lain. Keberadaan lingkungan fisik sangat besar peranannya bagi kelangsungan hidup segenap kehidupan di bumi. Bayangkan, apa yang terjadi jika air tak ada lagi di muka bumi atau udara yang dipenuhi asap? Tentu saja kehidupan di muka bumi tidak akan berlangsung secara wajar. Akan terjadi bencana kekeringan, banyak hewan dan tumbuhan mati, perubahan musim yang tidak teratur, munculnya berbagai penyakit, dan lain-lain.

Sumber : https://nashatakram.net/pengertian-wawancara/

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Kuotanya Lebih Sedikit

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Kuotanya Lebih Sedikit

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Kuotanya Lebih Sedikit

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Kuotanya Lebih Sedikit
Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Kuotanya Lebih Sedikit

Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)

kembali membuka penerimaan calon mahasiswa Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) 2019. Rencananya, pendaftaran akan dimulai 9 sampai 30 April mendatang.

PTK merupakan lembaga pendidikan tinggi yang memiliki ikatan dengan lembaga pemerintah. PTK memiliki beberapa keunggulan di antara Perguran Tinggi Negeri/Swasta lainnya. Antara lain, biaya kuliah yang terjangkau bahkan gratis hingga menjanjikan lulusannya sebagai Aparatur Sipil Negara.

Ada 19 PTK dari delapan lembaga/kementerian negara yang membuka pendaftaran untuk seleksi (selengkapnya lihat grafis). Nantinya, hanya 9.176 orang yang akan lolos. Angka tersebut lebih sedikit dibandingkan kuota pada 2017 dan 2018 dengan jumlah PTK yang sama.

Edisi 2017, pemerintah membuka kuota sebanyak 10.389 kursi.

Setahun berselang, daya tamping meningkat dengan 13.677 kursi.

Kabiro Humas Badan Kepegawaian Negara Muhammad Ridwan mengatakan, jumlah daya tampung tentu menyesuaikan kebutuhan dan jumlah ASN yang pensiun.

”Bisa jadi pertimbangannya karena alokasi formasi CPNS sangat besar (238.015 orang) tahun 2018,” ucap Ridwan saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Meski begitu, Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) masih menjadi PTK dengan jumlah penerimaan terbanyak. Yakni, sebanyak 3 ribu mahasiswa. Sedangkan, Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) paling sedikit dengan menerima 100 mahasiswa.

”Jumlah kursi di STAN memang menurun. Tapi juga diikuti peminatnya

yang juga turun. Sementara PTK yang lain relatif sama,” terang Ridwan.

Di sisi lain, Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Dwi Wahyu Atmaji mengatakan, proses seleksi akan melalui beberapa tahap. Mulai seleksi administrasi, kompetensi dasar (SKD) dengan sistem Computer Assited Test (CAT), hingga seleksi kompetensi bidang sesuai masing-masing PTK.

”Peserta hanya boleh mendaftar satu program studi pendidikan kedinasan. Kalau mendaftar lebih dari satu, otomatis akan gugur” jelas Atmaji. Hanya peserta yang lulus keseluruhan tahapan seleksi yang berhak mengikuti pendidikan.

Sedangkan untuk pengangkatan menjadi CPNS akan dilakukan setelah lulus pendidikan dan mendapat ijazah dari PTK yang bersangkutan.
Atmaji mengimbau kepada masyarakat yang mengikuti seleksi penerimaan PTK agar selalu berhati-hati. Tidak dipungkiri, banyak penipuan terkait penerimaan mahasiswa/taruna.

”Tidak ada satu pihak pun yang dapat membantu kelulusan. Apalagi kalau ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan keharusan menyediakan sejumlah uang. Itu dipastikan penipuan, makanya jangan percaya,” tegasnya.

Pendaftaran Perguruan Tinggi Kedinasan secara online melalui portal https://sscasn.bkn.go.id. Mulai 9-30 April 2019

 

Baca Juga :

 

 

Era Digital, Platform Pendidikan Ini Ajak Masyarakat Tangkap Peluang

Era Digital, Platform Pendidikan Ini Ajak Masyarakat Tangkap Peluang

Era Digital, Platform Pendidikan Ini Ajak Masyarakat Tangkap Peluang

Era Digital, Platform Pendidikan Ini Ajak Masyarakat Tangkap Peluang
Era Digital, Platform Pendidikan Ini Ajak Masyarakat Tangkap Peluang

Perusahaan teknologi pendidikan berbasis platform digital

, GreatEdu kembali mengajak masyarakat untuk menangkap peluang di era baru industrialisasi digital.

Chief Executive Officer (CEO) dan Founder GreatEdu Robert Edy Sudarwan melihat digitalisasi dapat menjadi ancaman bagi ketenagakerjaan apabila masyarakat tidak dapat melihat dan menangkap peluang yang ada.

“Kalau kita bicara tentang kemampuan, di masa mendatang yang harus dimiliki oleh setiap individu adalah kemampuan untuk memecahkan masalah yang asing dan belum diketahui solusinya di dalam dunia nyata,” ujarnya di Jakarta, Kamis (28/3).

Mengutip Gerd Leonhard, sepanjang tahun 2015 hingga 2025

digitalisasi telah menghilangkan 1-1,5 miliar pekerjaan yang menggantikan posisi manusia dengan mesin otomatis. Bukan hanya itu saja, dalam saat ini, industri 4.0 telah mendorong kegiatan manufaktur untuk dapat terintegrasi melalui penggunaan teknologi wireless dan big data secara masif.

“Melihat masalah itu, GreatEdu membantu memecahkannya dengan mempertemukan tutor dengan murid,” imbuhnya.

Selaras dengan hal tersebut, kata dia, pihaknya mengambil tantangan tersebut sebagai peluang dengan melihat era digitalisasi yang berpotensi untuk memberikan net tenaga kerja hingga 2,1 juta pekerjaan baru pada 2025.

“Melalui GreatEdu, masyarakat dapat berkolaborasi dan bekerja sama

dalam memenuhi misi besar tersebut. Oleh sebab itu, GreatEdu bukan hanya menjadi solusi masalah pendidikan di Indonesia, namun menciptakan digital ekosistem dalam bidang pendidikan,” tandasnya.

 

Sumber :

https://www.codecademy.com/tuxIndonesia

Tanaman Lidah Mertua Ternyata Dapat Menyerap Radiasi Handphone

Tanaman Lidah Mertua Ternyata Dapat Menyerap Radiasi Handphone

Tanaman Lidah Mertua Ternyata Dapat Menyerap Radiasi Handphone

Tanaman Lidah Mertua atau yang bernama latin Sanseviera ternyata 200 kali l

ebih efektif menyerap polusi udara serta radiasi dari handphone. Hal ini diketahui dari hasil penelitian oleh Hanna Nur Afifah Yogar, mahasiswi jurusan Internasional Program for Law and Sharia (IPOLS) Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Hanna, mahasiswi angkatan 2014 itu mengatakan masyarakat belum begitu memahami kegunaan tanaman lidah mertua. Padahal dalam praktiknya keberadaan lidah mertua sangat dibutuhkan di era modern seperti sekarang ini.

“Polusi udara di mana-mana juga radiasi dari handphone dapat diserap

dengan baik oleh tanaman ini,” katanya seperti dalam rilis yang diterima JawaPos.com, Selasa (2/4).

Penelitian itu diberinya judul penelitian #Planetaria singkatan dari Plant The Sanseviera. Berkat penelitiannya ini pula ia berkesempatan berangkat ke United States of America (USA), hari ini Selasa (2/4).

Di sana Hanna akan mengikuti short-term academic exchanges dari U.S. Embassy & Consulates Indonesia di University of Hawai Honolulu, Hawai. Yakni dalam program Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI).

Kesempatan ini didapatkannya setelah ia berhasil bersaing dengan 699 peserta

lainya dari seluruh Indonesia. Patut diacungi jempol, Hanna berhasil lolos bersama 24 peserta lainya untuk mewakili Indonesia.

Di program YSEALI Hanna memang fokus dalam isu lingkungan. Nantinya akan menganalisa perilaku manusia khususnya output dari kebijakan pemerintah. “Selama 5 minggu nanti saya akan melakukan sharing dengan mahasiswa lainnya khususnya dalam environtmental issue karena itu merupakan concern saya. Kami nanti akan menganalisa perilaku manusia terhadap kebijakan lingkungan pemerintah daerah agar di masa depan pemerintah dapat mengaplikasikan future environmental policy, khususnya di ASEAN,” ucapnya.

Dengan penelitian #Planetaria tersebut, Hanna akan mencoba untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi tingkat polusi udara. “Saya akan mencoba meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat tanaman Lidah Mertua ini tentunya dengan ilmu dan wawasan yang telah bertambah dari program YSEALI,” ucapnya.

 

Sumber :

https://www.codecademy.com/marlindaSoamena

Pengertian Jaringan Meristem

Pengertian Jaringan Meristem

Pengertian Jaringan Meristem

Pengertian Jaringan Meristem
Pengertian Jaringan Meristem

Pengertian Jaringan Meristem

Pengertian Jaringan Meristem. Berikut adalah penjelasan mengenani Apa Pengertian Dari Jaringan Meristem, Ciri-Ciri Jaringan Meristem dan Klasifikasi Jaringan Meristem.

Pengertian / Definisi Jaringan Meristem

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus-menerus mengalami pembelahan atau masih bersifat embrionik. Sel-sel meristem membelah terus untuk menghasilkan sel-sel baru, beberapa hasil pembelahan akan tetap berada dalam jaringan meristem yang disebut sel inisial atau sel permulaan. Sedangkan sel-sel baru yang digantikan kedudukannya oleh sel meristem disebut derivatif atau turunan. Proses pertumbuhan dan spesialisasi secara morfo-fisiologi sel yang dihasilkan oleh meristem disebut diferensiasi. Jaringan yang mengalami diferensiasi akan kehilangan karakteristik embrioniknya dan menjadi dewasa/permanen.
Menurut wikipedia Meristem adalah jaringan pada tumbuhan berwujud sekumpulan sel-sel punca yang aktif melakukan pembelahan sel. Jaringan ini mudah ditemukan pada bagian titik-titik tumbuh batang maupun akar. Meristem di bagian ini disebut sebagai meristem primer, karena mengawali pertumbuhan biomassa. Meristem juga ditemukan pada bagian batang dan akar, membentuk kambium. Terdapat dua jenis kambium pada batang yaitu kambium vaskular dan kambium gabus (felogen). Keduanya bertanggung jawab atas pertumbuhan sekunder (ke samping) yang dialami tumbuhan dan disebut meristem sekunder.

Ciri-ciri jaringan meristem

  1. Sel-selnya muda, aktif melakukan pembelahan dan pertumbuhan
  2. Ukuran selnya kecil dan seragam
  3. Letak sel-sel rapat, tidak ada ruang antar sel
  4. Bentuk sel bervariasi: bulat, lonjong, atau poligonal dengan dinding sel tipis
  5. Banyak mengandung sitoplasma sebagai tempat terjadinya berbagai reaksi
  6. Memiliki inti sel satu atau lebih, inti sel relatif besar
  7. Vakuola kecil atau hampir tidak ada

Klasifikasi Jaringan meristem

  1. Berdasarkan asal pembentukannya, meristem dibedakan menjadi promeristem, meristem primer dan meristem sekunder
  2. Berdasarkan letaknya, meristem dibedakan menjadi meristem apikal, meristem interkalar dan meristem lateral.

Sumber : http://kedaikuhebat.com/tips-jitu-mendidik-anak-nakal-menjadi-baik/

Pengertian Dan Ciri-Ciri Jaringan Dewasa

Pengertian Dan Ciri-Ciri Jaringan Dewasa

Pengertian Dan Ciri-Ciri Jaringan Dewasa

Pengertian Dan Ciri-Ciri Jaringan Dewasa
Pengertian Dan Ciri-Ciri Jaringan Dewasa

 

Pengertian Dan Ciri-Ciri Jaringan Dewasa

Pengertian Dan Ciri-Ciri Jaringan Dewasa. Jaringan dewasa merupakan jaringan yang terbentuk dari hasil diferensiasi sel-sel yang dihasilkan jaringan meristem, sehingga memenuhi suatu fungsi tertentu. Jaringan dewasa pada umumnya pertumbuhan terhenti atau sementara terhenti. Jaringan dewasa ada yang disebut permanen karena telah mengalami diferensiasi yang sifatnya irreversibel.

Jaringan Dewasa/ Permanen dapat dikatakan sebagai jaringan yang terbentuk dari jaringan yang bersifat non meristematik yaitu tidak tumbuh dan berkembang lagi.

Ciri-ciri jaringan dewasa

  1. Tidak melakukan aktivitas membelah diri
  2. Ukuran sel relatif lebih besar daripada sel meristem, vakuola berukuran besar

Plasma sel sedikit hanya seperti selaput yang menempel pada dinding sel

Sel kadang telah mati (tidak ada sitoplasma)

Terdapat ruang antar sel, kecuali pada epidermis.

Jaringan dewasa meliputi

  1. Jaringan pelindung (epidermis), adalah merupakan jaringan paling luar yang menutup permukaan organ tumbuhan, seperti daun, bagian bunga, buah dan biji, serta batang dan akar sebelum mengalami penebalan sekunder.
  2. Jaringan dasar (parenkim), adalah merupakan suatu jaringan yang terbentuk dari sel-sel hidup, dengan struktur morfologi serta fisiologi yang bervariasi dan masih melakukan segala kegiatan proses fisiologis.
  3. Jaringan penguat/penyokong (kolenkim dan sklerenkim), jaringan yang memberikan kekuatan bagi tubuh tumbuhan agar dapat melakukan perimbangan-perimbangan bagi pertumbuhannya.
  4. Jaringan pengangkut/vaskuler (xilem dan floem). Jaringan pengangkut pada tumbuhan tingkat tinggi terdiri dari xilem dan floem.
  5. Jaringan gabus (peridermis). Jaringan gabus atau periderma adalah jaringan pelindung yang dibentuk secara sekunder, menggantikan epidermis batang dan akar yang telah menebal akibat pertumbuhan sekunder.

Sumber : http://belialatmusik.com/tips-meningkatkan-kecerdasan-lewat-musik-pada-anak/

Pengelola Kebun Binatang Bandung Tak Akan Bayar Uang Sewa

Pengelola Kebun Binatang Bandung Tak Akan Bayar Uang Sewa

Pengelola Kebun Binatang Bandung Tak Akan Bayar Uang Sewa

Pengelola Kebun Binatang Bandung Tak Akan Bayar Uang Sewa
Pengelola Kebun Binatang Bandung Tak Akan Bayar Uang Sewa

BANDUNG- Yayasan Taman Marga Satwa selaku pengelola Kebun Binatang Bandung

belum akan membayar uang sewa lahan kepada Pemerintah Kota Bandung, menyusul adanya isu bahwa ahli waris Kebun Binatang akan menjual lahannya itu.

Humas Yayasan Taman Marga Satwa, Sudaryo mengatakan, pihaknya tidak akan membayar sewa lahan kepada Pemkot Bandung yang saat ini sudah menunggak hingga lebih dari Rp 2 milliar.

“Kami meminta Pemkot Bandung membuktikan terlebih dulu bahwa lahan Kebun Binatang

adalam milik Pemkot Bandung dan bukan milik ahli waris bernama Paiman,” ujarnya.

Sudaryo membantah jika pihaknya tidak pernah datang jika diundang oleh Pemkot untuk membicarakan masalah sewa lahan.

“Kita bukan tidak mau bayar sewa, selama ini tidak pernah ada undangan dari Pemkot untuk duduk bersama dengan pihak yayasan,” ucapnya.

Menurut Sunaryo, pihak yayasan menghentikan pembayaran sewa lahan karena pihak Pemkot

Bandung sendiri yang menghentikan dengan tidak lagi mengirim surat tagihan.

“Sejak tahun 2008 lalu, kita tidak pernah lagi mendapat surat tagihan sewa lahan,” kata Sunaryo.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Bandung sudah sering menegaskan bahwa lahan Kebun Binatang Bandung merupakan milik Pemkot dengan bukti surat segel (akte jual beli tanah) dari 13 pemilik lahan tersebut.

 

Baca Juga :

 

 

Earth Hour Bandung Dipusatkan di Gedung Sate

Earth Hour Bandung Dipusatkan di Gedung Sate

Earth Hour Bandung Dipusatkan di Gedung Sate

Earth Hour Bandung Dipusatkan di Gedung Sate
Earth Hour Bandung Dipusatkan di Gedung Sate

BANDUNG – Sebagai sebuah gerakan kerelawanan terbesar di dunia, pada 2013 lalu,

gerakan danaksi-aksi EARTH HOUR berhasil menggalang partisipasi lebih dari 2,3 milyar orang di 154 negara. Di Indonesia, setelah tahun lalu didukung oleh 31 kota, tahun ini 34 kota menyatakan partisipasinya dalam aksi EARTH HOUR.

Akan tetapi, pencapaian yang paling besar adalah keikutsertaan kota yang kian bertumbuh.Bergaya hidup hemat energi tidak cukup hanya dengan berpartisipasi di EARTH HOUR saja, tetapi harus terusdibuktikan setiap hari, dan diikuti dengan mengubah gaya hidup ramah lingkungan lainnya.

Ada 4 aksi serentaknasional yang dilakukan juga di kota Bandung yakni:

Riset Sampah PlastikTakAsik di CFD Dago yang menghasilkandata 23,94 kg sampah plastik dalam 2 jam.  Riset Sampah Kertas di CFD Dago yang menghasilkan data 26,62kg sampah kertas dalam 4 jam; Riset Sampah di Braga Culinary Night yang menghasilkan data 251,4 kg sampah tercampur dalam 3 jam; aksi Bike2Park ke 8 taman tematik; dan minggu lalu dalam aksi NgaprakCikapundungsekaligus memperingati hari air sedunia.

Menurut Christian Natalie, Koordinator EARTH HOUR Kota Bandung, salah satu aksi bertajuk NgaprakCikapundungtanggal 23 Maret kemarin dilakukan dengan mengunjungi PLTA Dago Bengkok dan PLTA serta PDAM Dago Pojok, danmendapat fakta bahwa terjadi penurunan produksi listrik dan air (minum dan bersih) dari tempat tersebut karena degradasi lingkungan khususnya kualitas dan debit air Sungai Cikapundung.

“Dengan total kebutuhan listrik kotaBandung sekitar 200 Megawatt,

kami percaya gerakan EARTH HOUR ini dapat menjadi momentum dan langkah awal mengajak lebih banyak orang untuk melakukan AKSI hemat energi sekaligus perilaku hijau lainnya.”

Gerakan global EARTH HOUR ditandai dengan aksi lokal di Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat (Bogor, Bekasi,Depok, dan Cimahi) melakukan aksi Switch Off atau mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak sedangdipakai selama satu jam, yang tahun ini pada tanggal 29 Maret 2014, mulai pukul 20.30 – 21.30 waktu setempat. Di kota Bandung sendiri terdata lebih dari 50 titik/tempat publik yang menyatakan siap ber-EARTH HOUR, yangterdiri dari Kantor/ Gedung Pemerintahan, kawasan komersil: Mal dan Hotel, Kampus, dan juga Museum sertaMonumen.

Pihak-pihak pengelola tempat tersebut melakukannya secara sukarela, kontribusi aktif tersebut yangdiharapkan dapat menjadi aksi konsisten dan komitmen untuk bijak energi ke depannya. Seperti tahun lalu,Gedung Sate dan Balai Kota menjadi titik utama dalam aksi dan seremoni nantinya.

“EARTH HOUR bukan sekedar mematikan lampu dan peralatan elektronik selama 1 jam, tapi lebih merupakansimbolisasi akan sebuah tindakan yang sederhana yang dilakukan oleh seseorang, yang berdampak sangat besar bagi perbaikan lingkungan bila dilakukan secara bersama-sama”, jelas Nyoman Iswarayoga, Direktur Komunikasidan Advokasi WWF-Indonesia sebagai lembaga inisiator EARTH HOUR di Indonesia.

 

Sumber :

https://scalar.library.yorku.ca/lawyer/circular-definition–types—functions—sections—examples?t=1560326783593

Temuan Money Politik, Warnai Kampanye Pileg

Temuan Money Politik, Warnai Kampanye Pileg

Temuan Money Politik, Warnai Kampanye Pileg

Temuan Money Politik, Warnai Kampanye Pileg
Temuan Money Politik, Warnai Kampanye Pileg

BANDUNG. Temuan  money politik masih mewarnai dalam pelaksanaan kampanye

Pemilu Legislatif (Pileg). Di sejumlah daerah ditemukan praktek money politik yang dilakukan beberapa parpol. Hal demikian, diungkapkan Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto dalam keterangannya kepada wartawan , Kamis sore (27/3).

Harminus, lebih lanjut memaparkan hingga saat ini laporan praktek money p

olitik yang diterima Bawaslu mencapai 22 kasus. Kasus tersebut, terjadi di beberapa daerah antara lain : Kota Bandung 1 kasus dan Kabupaten Bandung 2 kasus , Kabupaten Bogor 1 kasus , Kota Bekasi 2 kasus , Kabupaten Cirebon 1 kasus , Kabupaten Cianjur 1 kasus, Kabupaten Ciamis 7 kasus, Kabupaten Indramayu 1 kasus, Kabupaten Karawang 1 kasus, Kabupaten Kuningan 1 kasus, Kabupaten Purwakarta  2 kasus serta Kota Sukabumi dan Kota Tasikmalaya masing-masing 2 kasus.

Atas laporan tersebut sudah dilakukan langkah tindak lanjut. Hasil proses klarifikasi,

untuk money politik di Karawang tidak memenuhi unsur pelanggaran, di Kota Tasikmalaya tidak memenuhi unsur karena kurangnya alat bukti serta  Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung masih dalam proses pemeriksaan.

Selanjutnya, hasil pemeriksaan di Kota Bekasi untuk satu kasus tidak memenuhi unsur dan 1 kasus masih dalam proses pemeriksaan, Kota Sukabumi tidak memenuhi unsur, Kabupaten Cirebon dan 1 kasus Purwakarta masing-masing masih dalam tahap proses pemeriksaan dan 1 kasus lain tidak memenuhi unsur.

Untuk di wilayah Ciamis, dari 7 kasus  yang dilaporkan  4 kasus tidak memenuhi pelanggaran dan 3 kasus masih dalam proses pemeriksaan. Kabupaten Bogor tidak memenuhi unsur. Kabupaten Indramayu dalam proses serta Kota Bandung tidak memenuhi unsur karena kurangnya alat bukti. (Nur)

 

Sumber :

https://insightmaker.com/article/169675/Understanding-Leadership-According-to-Experts

dasar-dasar untuk mengelompokkan makhluk hidup

dasar-dasar untuk mengelompokkan makhluk hidup

dasar-dasar untuk mengelompokkan makhluk hidup

dasar-dasar untuk mengelompokkan makhluk hidup
dasar-dasar untuk mengelompokkan makhluk hidup

 

Kita sudah mengetahui bahwa klasifikasi merupakan

cara yang baik untuk mempermudah dan menyederhanakan objek studi tentang makhluk hidup. Selain itu, mempelajari klasifikasi dalam biologi sangat penting dalam memahami keanekaragaman makhluk hidup yang sangat kompleks di dunia ini. Masing-masing makhluk hidup memiliki ciri-ciri yang membedakan dengan makhluk hidup lain, tetapi ada beberapa makhluk hidup yang memiliki satu atau lebih persamaan.

 

Dasar untuk mengelompokkan makhluk hidup adalah sebagai berikut:

a.Berdasarkan Persamaan’
Seperti yang kita lihat pada contoh di depan, yaitu antara ayam dan elang, berdasarkan ciri-ciri yang di lihat, termasuk golongan apakah ayam dan elang? Dengan mengamati ciri-cirinya, maka kita dapat memasukkan bahwa ayam dan elang adalah golongan hewan, yaitu jenis aves
(burung) karena memiliki bulu, sayap, dan paruh.

b.Berdasarkan Perbedaan
Apabila kita amati perbedaan ciri yang dimiliki ayam dan elang berdasarkan jenis makanannya, maka ayam termasuk herbivora, sedangkan elang termasuk golongan karnivora, yaitu pemakan daging.

c.Berdasarkan Ciri Morfologi Dn Anatomi
maka untuk mengetahui persamaan dan perbedaan dari makhluk hidup pertama-tama yang dapat kita lakukan adalah mengamati dari bentuk luar dari makhluk hidup tersebut, misalnya bentuk paruh dan jumlah sayap. Apabila kita hendak menggolongkan beberapa tumbuhan, maka yang dapat kita amati adalah bentuk pohon, bentuk daun, bentuk bunga, warna bunga, dan lainlain. Ciri-ciri inilah yang dinamakan ciri morfologi. Apabila kita mengamati dari ada tidaknya sel trakea, kambium, ada tidaknya berkas pengangkut, ada tidaknya sel kambium, ciri-ciri ini dinamakan ciri anatomi.

 

Berdasarkan Ciri Biokimia

Sejalan dengan masa perkembangannya, untuk menentukan klasifikasi makhluk hidup selain berdasarkan ciri-ciri yang telah disebutkan di atas, bisa pula menggunakan ciri-ciri biokimia, misalnya jenis-jenis enzim, jenisjenis protein, dan jenis-jenis DNA. Hal tersebut dapat menentukan hubungan kekerabatan antara makhluk hidup satu dengan lainnya.

 

Berdasarkan Manfaat

Tujuan pengelompokan ini adalah untuk memudahkan kita memanfaatkan suatu makhluk hidup.

Baca Juga :