Hal-hal Mengenai Makmum

Hal-hal Mengenai Makmum

Hal-hal Mengenai Makmum

Hal-hal Mengenai Makmum
Hal-hal Mengenai Makmum

Tentang Makmum

Makmum itu terbagi dua, yaitu:

  1. Makmum Masbuq (makmum yang ketinggalan), dan
  2. Makmum Muwafiq (makmum yang bertepatan).
  3. Makmum Masbuq yaitu: makmum yang tidak memperoleh waktu dalam mengikuti imam, yang waktu tadi cukup digunakan untuk membaca Al-Fatihah.

Makmum Muwafiq yaitu

Makmum Muwafiq yaitu: makmum yang memperoleh waktu bersama imam, yang waktu tadi cukupdigunakan untuk membaca Al-Fatihah.

Hukum-Hukum Makmum Masbuq:

Jika makmum masbuq mendapati imam sedang ruku’, maka makmum tadi hendaklah mengikuti imam yang sedang ruku’, maka gugurlah kewajiban membaca Fatihah bagi dirinya. Hal yang demikian dapat dianggap sudah memperoleh satu rokaat bagi makmum tersebut asalkan ia sempat melakukan tuma’ninah bersama imam. (Penjelasan : Kalau makmum itu tidak memperoleh kesempatan melakukan tuma’ninah bersama imam, disebabkan karena imam terus berdiri disaat makmum mengikuti ruku’, maka makmum tersebut tidak dapat dianggap memperoleh satu rakaat.),

Jika makmum masbuq itu mendapatkan imam dalam keadaan masih berdiri, tetapi imam itu lalu ruku’ sedangkan imam tersebut belum sepat menyempurnakan bacaan Fatihah, maka makmum hendaklah mengikuti ruku’ apabila makmum itu tidak sedang menyempurnakan bacaan iftitah atau ta’awwudz. Makmum yang demikian telah gugur dari dirinya mana-mana yang tertinggal dari bacaan Fatihahnya dan sudah dapat dianggap memperoleh satu rakaat.

Jika makmum masbuq itu mendapatkan imam dalam keadaan masih berdiri sedang makmum tadi masih sibuk dengan bacaan iftitah atau ta’awwudz, tiba-tiba imam itu ruku’ sedang makmum tadi belum sempat menyempurnakan Fatihah, maka makmum hendaklah sedikit menangguhkansekedar waktu yang cukup untuk membaca do’a iftitah atau ta’awwudz. Jika dengan penangguhan itu makmum memperoleh kesempatan untuk menyertai ruku’ bersama imam, maka makmum tadi dianggap dapat memperoleh satu rakaat. Tetapi apabila imamnya lalu berdiri untuk beri’itidal sebelum makmum itu sempat ruku’, maka makmum tadi berarti tertinggal satu rakaat. Seterusnya apabila imam itu lalu sujud dan makmum masih belum dapat menyelesaikan, maka batallah sholat makmum masbuq itu., jika ia tidak dengan segera niat mufaraqah (berpisah dari imam).

Hukum Makmum Muwafiq:

Makmum Muwafiq  itu diwajibkan melengkapi bacaan Fatihahnya apabila imamnya melakukan ruku’, maka wajiblah makmum itu surat ke belakang (tidak diperkenankan ruku’ untuk melengkapi bacaan Fatihahnya),

Jika makmum itu surat ke belakang untuk menyempurnakan bacaan Fatihahnya, maka dibolehkan mundur dari imam dengan tiga macam rukun sholat, apabila terdapat salah satu uzur dari berbagai uzur yang tercantum dibawah ini, yaitu: Pertama : Apabila makmum muwafiq itu memang lambat bacaannya bukan dikarenakan was-was sedangkan imamnya sedang-sedang saja bacaannya (menurut kebiasaan). Kedua : Apabila makmum muwafiq itu lupa membaca Fatihah dan baru sadar kalau ia lupa sebelum melakukan ruku’ bersama imam, oleh karenanya, andaikan ia sadar bahwa ia kelupaan sesudah ruku’, maka ia tidak perlu lagi menyempurnakan bacaan Fatihahnya, bahkan ia wajib terus mengikuti imam dan makmum muwiq yang demikian wajib menunaikan satu rakaat sesudah salamnya imam (rakaatnya yang pertama tidak dapat dianggap), Ketiga : Apabila makmum muwafiq itu sibuk dengan bacaan iftitah atau ta’awwudz karena menyangka bahwa dia dapat menyempurnakan bacaan Fatihahnya, tetapi kenyataannya ia tidak dapat. Atau kalau ia sudah yakin sebelumnya bahwa ia akan terlambat membaca Fatihah (tetapi masih terus saja dengan membaca do’a iftitah dan ta’awwudz), kemudian tidak dapat menyertai imam di waktu ruku’, maka makmum tersebut kehilangan satu rakaat. Oleh sebab itu wajib menggenapi satu rakaat lagi sesudah salamnya imam.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/bacaan-tawasul-ringkas-dan-lengkap-hadhorot/

Perpusda Kuningan Kunjungi 68 Sekolah

Perpusda Kuningan Kunjungi 68 Sekolah

Perpusda Kuningan Kunjungi 68 Sekolah

Perpusda Kuningan Kunjungi 68 Sekolah
Perpusda Kuningan Kunjungi 68 Sekolah

KUNINGAN-Sebagai bentuk dukungan terhadap program budaya baca di sekolah

, Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Kabupaten Kuningan bekerjasama dengan USAID Prioritas mengkampanyekan budaya baca ke 68 sekolah se-wilayah Kuningan.

Kepala Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kuningan, Dudin Mufakir mengatakan bentuk dukungan yang dilakukan untuk membudayakan baca yaitu dengan adanya kunjungan mobil perpustakaan keliling ke sekolah dan madrasah.

“Dukungan tersebut salah satunya melalui mobil perpustakaan keliling ke 68

sekolah dan madrasah yang ada di Kab. Kuningan,” ujarnya.

Menurut Dudin, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa melalui program budaya baca di setiap sekolah.

“Kami apresiasi USAID Prioritas yang telah menyumbangkan 150 buku setiap sekolah, semoga dengan kerjasama ini semakin banyak anak di wilayah Kuningan yang rajin membaca,” harapnya.

Dudi menyatakan, selain program mobil perpustakaan keliling

, Perpusda juga membantu sekolah–sekolah dalam program asistensi mengelola tata kelola perpustakaan secara baik dan benar.

“Program ini sebagai wujud implementasi peraturan Bupati Kuningan No. 4 tahun 2008 tentang Ketentuan Pelayanan Perpustakaan Umum Kab. Kuningan,” katanya.

Dudi menambahkan selain memberikan bantuan layanan mobil perpustakaan keliling, pihaknya juga mengadakan agenda program wisata baca.

“Program wisata baca ini merupakan inisiatif kami dengan mengajak siswa–siswi dan guru untuk mengunjungi kantor perpustakaan daerah,” paparnya.

 

Baca Juga :

Tiket Cianjur-Sukabumi Hanya Rp 10 Ribu

Tiket Cianjur-Sukabumi Hanya Rp 10 Ribu

Tiket Cianjur-Sukabumi Hanya Rp 10 Ribu

Tiket Cianjur-Sukabumi Hanya Rp 10 Ribu
Tiket Cianjur-Sukabumi Hanya Rp 10 Ribu

BANDUNG-PT KAI Daop 2 Bandung memberikan paket tiket

murah kepada penumpang jurusan Sukabumi-Cianjur selama bulan Oktober. Humas PT KAI Daop 2 Bandung Zunerfin mengatakan tiket sangat murah berlaku pada KA Pangrango Ekonomi AC rute Cianjur-Sukabumi.

“Benar. Itu kami berlakukan pada bulan ini, tepatnya 5-31 Oktober 2015,” tandas Kepala Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Zunerfin, Senin (12/10), di tempat kerjanya.

Pada periode tersebut, pihaknya menetapkan tarif tiket KA

Pangrango Ekonomi AC Cianjur-Sukabumi menjadi Rp 10 ribu per orang. Padahal tarif sebelumnya, lanjut Zunerfin, tarif tiket KA Pangrango Ekonomi AC rute sama, nilainya Rp 30 ribu per orang.

Menurutnya, hal itu merupakan bagian peningkatan pelayanan

kepada masyarakat. Upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat lainnya pun
dilakukan , dimana mulai 27 September sampai 31 Oktober 2015, berhak menerima bonus. “Bentuknya berupa free drink,” tutup Zunerfin. jo

 

Sumber :

https://www.diigo.com/item/note/4x55f/hr3b?k=4e16c06ab16b7199b84536f3c0029686

DPD Terus Kawal RUU JPSK

DPD Terus Kawal RUU JPSK

DPD Terus Kawal RUU JPSK

DPD Terus Kawal RUU JPSK
DPD Terus Kawal RUU JPSK

BANDUNG–Anggota Komite IV DPD RI Gazali Abas

Adnan mengungkapkan, DPD RI terus mengawal RUU tentang Jaring Pengaman Sistem Keungan (JPSK) di DPR RI.

Menurutnya RUU usulan dari DPD itu kini sudah masuk dalam Prolegnas di DPR RI untuk dibahas. Hal itu diungkapkan Gazali di Bandung, usai bertemu dengan Pemprov Jabar, Selasa (13/10).

“Ya kita akan kawal terus RUU itu agar secepatnya

dibahas dan mudah-mudahan cepat jadi undang-undang” katanya.

Namun Gazali mengaku tidak bisa menekan DPR untuk melakukan percepatan, karena itu sudah menjadi wewenang DPR sendiri.
“Mereka kan punya agenda prioritas, tetapi syukur alhamdulillah RUU JPSK itu sudah masuk dalam agenda pembahasan, hanya saja Saya belum tahu pasti kapan akan mulai dibahas di Pansus mereka” ujarnya.

Diberitakan, DPD RI sesuai kewenangan barunya

, sudah mengusulkan RUU tentang JPSK ke DPR, untuk mengamankan krisis keuangan baik perbankan maupun non perbankan. (Pun)

 

Sumber :

https://www.diigo.com/annotated/eedcbd8597483c0f4186d7ae2a83aaf6

Perbedaan Audit Through Computer, Audit Around The Computer

Perbedaan Audit Through Computer, Audit Around The Computer

Perbedaan Audit Through Computer, Audit Around The Computer

Perbedaan Audit Through Computer, Audit Around The Computer

    Perbedaan Audit Through Computer, Audit Around The Computer

Teknik Audit Berbantuan Komputer atau Computer Assisted Audit Technique dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

Audit Through The Computer
Audit Around The Computer
Audit With The Computer

Audit Through The Computer

Audit through the computer adalah audit yang dilakukan untuk menguji sebuah sistem informasi dalam hal proses yang terotomasi, logika pemrograman, edit routines, dan pengendalian program. Pendekatan audit ini menganggap bahwa apabila program pemrosesan dalam sebuah sistem informasi telah dibangun dengan baik dan telah ada edit routines dan pengecekan pemrograman yang cukup maka adanya kesalahan tidak akan terjadi tanpa terdeteksi. Jika program berjalan seperti yang direncanakan, maka semestinya output yang dihasilkan juga dapat diandalkan.

Audit Around The Computer

Audit around the computer adalah pendekatan audit dimana auditor menguji keandalan sebuah informasi yang dihasilkan oleh komputer dengan terlebih dahulu mengkalkulasikan hasil dari sebuah transaksi yang dimasukkan dalam sistem. Kemudian, kalkulasi tersebut dibandingkan dengan output yang dihasilkan oleh sistem. Apabila ternyata valid dan akurat, diasumsikan bahwa pengendalian sistem telah efektif dan sistem telah beroperasi dengan baik.

Jenis audit ini dapat digunakan ketika proses yang terotomasi

dalam sistem cukup sederhana. Kelemahan dari audit ini adalah bahwa audit around the computer tidak menguji apakah logika program dalam sebuah sistem benar. Selain itu, jenis pendekatan audit ini tidak menguji bagaimana pengendalian yang terotomasi menangani input yang mengandung error. Dampaknya, dalam lingkungan IT yang komplek, pendekatan ini akan tidak mampu untuk mendeteksi banyak error.

Audit With The Computer

Audit jenis inilah yang sering disebut dengan teknik audit berbantuan komputer. Jika pendekatan audit yang lain adalah audit terhadap sistem informasinya, pendekatan audit with the computer adalah penggunaan komputer untuk membantu pelaksanaan audit. Singkatnya, ketika kita melaksanakan audit menggunakan ACL atau excel, itulah audit with the computer.

Baca Juga : 

Dasar Computer Forensic

Dasar Computer Forensic

Dasar Computer Forensic

Dasar Computer Forensic
Dasar Computer Forensic

 

Tentu masih ingat dalam benak kita ketika tim Densus 88

berhasil menggali begitu banyak informasi dari laptop gembong teroris di Indonesia, Noordin M. Top. Bahkan dari sana kepolisian berhasil mendapatkan beberapa nama baru dan akhirnya berhasil menangkap dan melumpuhkan mereka. Nah, tentu kita bertanya-tanya bagaimana caranya kepolisian bisa mendapatkan data-data tersebut. Karena mengambil data-data apalagi dari laptop seorang gembong teroris tentu tidak sembarangan. Di situlah ilmu Computer Forensic digunakan.

Ketika kita mendengar tentang Computer Forensic maka yang terbayang adalah seorang penyidik kriminal yang sedang mengambil sesuatu dari komputer kemudian dimasukkan ke dalam plastik kemudian diberi label tertentu. Jarang sekali kita mendengar kata-kata itu di dalam kehidupan sehari-hari, seolah-olah hal tersebut hanya merupakan tugas dari kepolisian semata.

Dan kebetulan, ilmu yang mendasari Computer Forensic tidak berbeda jauh dengan ilmu yang mempelajari forensik untuk tindakan kriminal. Pada dasarnya, kedua-duanya memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mendapatkan bukti kejahatan dan mencoba melihat apa yang telah terjadi, bagaimana terjadinya, kapan terjadinya, dan akhirnya dapat menemukan siapa yang bertanggung jawab.

Perbedaannya adalah ketika tim penyidik sedang menyelidiki Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berusaha mendapatkan bukti fisik, tim Computer Forensic berusaha mendapatkan bukti-bukti digital berupa data-data ataupun file-file yang disinyalir berkaitan dengan tindakan kejahatan tersebut.

Pengertian Computer Forensic

Berikut ini merupakan beberapa pengertian dari Computer Forensik dari berbagai sumber:

Menurut Judd Robin, seorang ahli komputer forensik:
“Penerapan secara sederhana dari penyelidikan komputer dan teknik analisisnya untuk menentukan bukti-bukti hukum yang mungkin”.
New Technologies memperluas definisi Judd Robin dengan:
“Komputer forensik berkaitan dengan pemeliharaan, identifikasi, ekstraksi dan dokumentasi bukti-bukti komputer yang tersimpan dalam wujud informasi magnetik”.
Menurut Dan Farmer & Wietse Venema:
“Memperoleh dan menganalisa data dengan cara yang bebas dari distorsi atau bias sebisa mungkin, untuk merekonstruksi data atau apa yang telah terjadi pada waktu sebelumnya di suatu sistem”.
Wikipedia menerangkan bahwa:
“Komputer forensik adalah cabang dari ilmu forensik yang berkaitan dengan bukti-bukti legal yang ditemukan di dalam komputer serta media penyimpanan digital. Selain itu komputer forensik juga kerap disebut sebagai digital forensik.”
Sedangkan majalah Security Magazine memberikan pengertian:
“Komputer forensik merupakan teknik penyelidikan dan analisa komputer untuk mengumpulkan bukti-bukti yang sesuai untuk presentasi di dalam persidangan.”
Maka dari berbagai sumber di atas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
“Komputer Forensik adalah teknik atau metode untuk menemukan, mengidentifikasi, mengekstrasi, mengumpulkan, dan mendokumentasi bukti-bukti yang ada di dalam komputer khususnya pada media penyimpanannya yang kemudian dapat digunakan untuk pemrosesan selanjutnya.”
Penerapan Computer Forensic
Setelah mengetahui pengertian dari komputer forensik, maka kini dapat diketahui untuk apa saja penerapan dari komputer forensik ini, antara lain :

Menemukan dan mengidentifikasi bukti-bukti hukum untuk kemudian digunakan dalam persidangan.
Menemukan dan mengidentifikasi adanya penyimpangan atau penyalahgunaan sarana IT yang tidak sesuai dengan Tupoksi-nya.
Me-recover dan menemukan kembali data-data yang hilang akibat kesengajaan maupun ketidaksengajaan user. Misalnya : salah memformat Hard Disk
Sebagai salah satu pendukung kegiatan counter surveillance. Yaitu untuk mengetahui hardware dan software yang digunakan oleh lawan untuk melakukan spionase.

 

Mengapa harus menggunakan Computer Forensic?

Ketika bukti fisik mulai dirasa kurang, membingungkan, dan ambigu (janggal) dan sulit untuk digabungkan dengan pendapat para saksi, maka di sinilah Computer Forensic mulai beraksi, karena data-data yang disajikan akan cukup sulit untuk ditolak / ditampik, karena memiliki integritas yang tinggi.
Sebuah komputer selalu menyimpan log / rekaman kegiatan yang telah dilakukannya. Contohnya adalah selain browser history, juga terdapat temporary internet folder Anda, di mana informasi dari web disimpan di dalam komputer Anda. Dan bahkan jika ingin ditelusuri lebih jauh, track mengenai apa saja yang pernah Anda lakukan dengan komputer itu dapat dilacak melalui registry-nya. Jadi ketika seorang karyawan hanya menonton Youtube atau bermain Facebooksepanjang hari, sebenarnya hal tersebut direkam oleh komputer dan dapat dijadikan bukti untuk melakukan teguran kepada mereka. Hal tadi merupakan contoh nyata yang sederhana dari penggunaan Computer Forensic dalam kehidupan sehari-hari.

Yang patut dipahami adalah

bahwa komputer akan senantiasa mencatat event apa saja yang terjadi ke dalam log-nya. Yang tercatat di sini cukup detil seperti waktu kejadian, aplikasi apa yang digunakan, serta file-file apa saja yang dibuka. Seteliti apa pun seorang pelaku untuk menghapus jejak kejahatan mereka, pasti tetap akan meninggalkan jejak. Seperti misalnya menghapus file, memformat Harddisk, me-Rename file, atau memberi password, tetap saja akan dapat dideteksi dengan

 

Computer Forensic.

Yang biasanya menjadi keraguan adalah seberapa legal / sah bukti dalam bentuk digital yang diajukan dalam sebuah persidangan. Hal ini tentunya sudah diatur, yaitu dengan memperhatikan siapakah yang telah mengambil bukti, kemudian kronologis serta metode pengambilan bukti tersebut. Bila kesemuanya telah memenuhi standar, maka bukti akan mempunyai kekuatan hukum yang kuat. Tentang bagaimana prosedur pengambilan data digital secara benar akan saya jelaskan lain kali, karena ini akan bersifat teknis sekali.

Dan yang terakhir, saya cuma mengingatkan bahwa Computer Forensic tidak hanya melulu dilakukan oleh tim penyidik kepolisian untuk memperoleh bukti kejahatan, tetapi juga dapat kita lakukan untuk keperluan kita sehari-hari. Kita dapat untuk menemukan file yang terhapus secara tidak sengaja, mencari penyelewengan penggunakan komputer oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan memakai ilmu Computer Forensic ini.

Sumber : https://www.theodysseyonline.com/froyo-shop-worker

Pengertian Digital Forensic

Pengertian Digital Forensic

Pengertian Digital Forensic

Pengertian Digital Forensic
Pengertian Digital Forensic

 

Untuk mengimplementasikan berbagai skema sistem forensika digital, maka ketersediaan Digital Forensic

Laboratory adalah

merupakan sesuatu hal yang sangat diperlukan. Dalam penangan kasus-kasus yang melibatkan digital evidance, Digital Forensic Laboratory akan menjadi bagian penting dari sebuah sistem peradilan modern.

Saat ini tersedia berbagai produk aplikasi / tools

untuk kepentingan forensika digital. Sebagian aplikasi hanya berfokus pada pada beberapa fungsi utama sementara sebagian yang lain memungkinkan melakukan sejumlah fungsi. Ada pula aplikasi yang secara khusus menangani area bukti digital tertentu, seperti email, internet, gadget. Sebagaimana umumnya aplikasi komputer, aplikasi / tools untuk kepentingan forensika digital juga terbagi pada kelompok opensource dan komersil. Masing-masing kelompok memiliki kelebihan dan kekurangannya, karena itu sangatlah dianjurkan kita tidak bergantung hanya pada satu kelompok tools saja. Seorang ahli forensika digital harus secara cermat menentukan tools yang digunakan agar proses presentasi barang bukti digital dapat diterima oleh semua fihak. Dalam hal ini, tools forensika digital yang baik dapat berfungsi sebagaimana “Swiss Army Knife”, pisau lipat multifungsi.

Untuk kelompok tools open source

yang banyak digunakan adalah tools SIFT (SANS Investigative Forensic Toolkit). Aplikasi ini berjalan diatas OS Linux Ubuntu, termasuk tools yang sangat powerfull, tidaklah heran bila kemudian organisasi resmi yang menangani bidang forensika digital / digital evidance menjadikan tolls SIFT ini sebagai tools standarnya. Sejauh informasi yang saya ketahui, Bareskim Polri telah memiliki sejumlah tenaga certified untuk tools SIFT. Info lengkap tentang SIFT bisa dilihat di alamat berikut ini :

Sementara untuk kelompok aplikasi komersial

tools FTK dari AccessData dan EnCase dariGuidance Software adalah dua diantara sekian banyak tools yang sering dijadikan sebagai tools utama. Dua aplikasi tersebut dijuluki sebagai Swiss Army Knife -nya tools forensika digital. Walaupun tetaplah diakui tidak ada satu aplikasipun yang bisa melakukan apapun, namun dua aplikasi tersebut dapat mewakili kemampuan sejumlah langkah dasar untuk kepentingan forensika digital.

Pada sudut pandang lain, seorang ahli forensika digital

akan berusaha untuk menjaga keaslian dari proses terbentuknya bukti digital. Dalam hal ini tentunya bukti-bukti digital yang dihasilkan dalam sebuah lingkungan windows akan jauh lebih baik bila di tangani dalam lingkungan yang sama, demikian juga dengan Linux, OSX dan sistem operasi lainnya. Sayangnya sebagian tools forensika digital banyak dikembangkan dalam lingkungan Windows dan Linux. Untuk lingkungan OSX / iOS/ Mac termasuk yang sangat jarang ditemukan tools forensika digital yang dikembangkan dalam lingkungan sistem operasi ini. Untuk itulah ketersediaan dua aplikasi berikut ini sangatlah membantu bagi ahli forensika digital untuk melakukan eksplorasi bukti digital dalam lingkungan OSX/iOS/Mac. Kedua aplikasi itu adalah :Mac Marshall dari Mac Marshall Architecture Technology dan Macquisition / Blacklight dari BlackBag Technology. Sayangnya kedua aplikasi forensika digital untuk Mac tersebut sifatnya adalah komersil dan hanya diberikan kesempatan menggunakan versi trialnya untuk 14H saja.

Selain sejumlah aplikasi forensika digital diatas, terdapat pula sejumlah tools dasar yang dapat digunakan untuk kepentingan langkah forensika digital, antara lain adalah :

Sumber : http://scalar.usc.edu/works/service/what-type-of-blog-post-do-the-websites-covers

Kewiraswastaan

Kewiraswastaan

Kewiraswastaan

 

 

Kewiraswastaan, wiraswasta, wiraswastawan:

Kewiraswastaan (Enterpreneurship) adalah kemampuan dan kemauan seseorang untuk beresiko dengan menginvestasikan dan mempertaruhkan waktu, uang, dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan menjadikannya berhasil. Melalui upaya yang dijalankannya, yang bersangkutan merencanakan dan mengharapkan kompensasi dalam bentuk keuntungan di samping juga kepuasan. Bidang usaha atau perusahaan yang dibangun oleh seseorang dengan kepribadian tertentu (wiraswastawan/entrepreneur) sebagai alternative penyediaan lapangan kerja, minimal bagi si pemilik modal itu, kita sebut wiraswasta.

Sisi keuntungan berwiraswasta adalah kemungkinan untuk mengatur tingkat keuntungan yang diharapkan (semakin giat usaha dan waktu yang dicurahkan,akan semakin besar harapan perolehan keuntungannya), melatih ketajaman intuisi bisnis, meningkatkan sifat tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Sedangkan sisi kerugian berwiraswasta adalah tanggung jawab yang besar terhadap kelangsungan usaha, perlunya menjaga relasi yang baik terhadap pihak-pihak yang terkait dalam rangka memepertahankan kelangsungan hidup perusahaan, menanggung beban akibat kerugian perusahaan, pencurahan waktu kerja, maupun bentuk pengorbanan lainnya yang berkaitan dengan keluarga.

 

 

Wiraswastawan

Pengertian wiraswastawan menunujuk kepada pribadi tertentu yang secara kualitatif lebih dari kebanyakan manusia pada umumnya, yaitu pribadi yang memiliki kemampuan untuk :

  • Berdiri diatas kekuatan sendiri
  • Mengambil keputusana untuk diri sendiri
  • Menetapkan tujuan atas dasar pertimbangannya sendiri
  • Mengambil resiko
  • Tegas
  • Memperhatikan lingkungan social untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik bagi semua orang

Jadi kesimpulannya kewiraswastaan,wiraswasta,wiraswastawan adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

 

 

Peranan wiraswastawan:

  1. Memimpin usaha secara teknis maupun ekonomis dengan berbagai aspek fungsional
  2. Mencari keuntungan bisnis
  3. Membawa perusahaan ke arah kemampuan
  4. Memperkenalkan hasil produksi baru
  5. Memperkenalkan cara produksi yang lebih maju
  6. Membuka pasar
  7. Mmerebut sumber bahan mentah maupun bahan setengah jadi
  8. melaksanakan bentuk organisasi perusahaan yang baru

 

 

Unsur penting wiraswasta:

Dalam wiraswasta ada beberapa unsur penting yang satu sama lainnya saling terkait. Unsur-unsur tersebut adalah :

  1.   Unsur pengetahuan mencirikan tingkat penalaran yang dimiliki seseorang. Pada umumnya unsur pengetahuan banyak ditentukan oleh tingkat pendidikan orang bersangkutan.
  2.   Unsur keterampilan pada umumnya diperoleh melalui latihan dan pengalaman kerja nyata. Wiraswastawan yang dilengkapi keterampilan tinggi akan mempunyai keberhasilan yang lebih tinggi.
  3.   Unsur kewaspadaan merupakan paduan unsur pengetahuan dan sikap mental dalam menghadapi keadaan yang akan datang. Kewaspadaan berkaitan dengan pemikiran atau rencana tindakan untuk menghadapi sesuatu yang mungkin terjadi atau diduga yang akan dialami.

 

Baca Juga Artikel Lainnya:

 

 

Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan

Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan

Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan

Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan

Pengertian Perusahaan:

Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang mengolah sumber-sumber ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dan agar dapat memuaskan kebutuhan masyarakat.

Menurut Kansil

Perusahaan adalah setiap bentuk badan usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menerus dan didirikan, bekerja, serta berkedudukan dalam wilayah negara indonesia untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba.

Menurut Swastha dan Sukotjo

            Perusahaan adalah adalah suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.

Tempat kedudukan dan letak perusahaan:

Tempat dan letak perusahaan merupakan salah satu faktor pendukung penting yang dapat menjamin tercapainya tujuan perusahaan. Disamping pertimbangan terhadap kebutuhan Pada saat pendirian, pemilihan letak dan tempat kedudukan perusahaan harus pula mempertimbangkan fleksibilitas terhadap rencana di masa depan, dalam hal perluasan pabrik, diverensi produksi, perubahan dan perluasan bahan baku, dan sebagainya.

Tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut, tempat kedudukan perusahaan pada umumnya di pengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti: lembaga pemerintah,lembaga keuangan,pelanggan,dan sebagainya. Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan  pabrik. Letak perusahaan di pengaruhi faktor ekonomi dan merupakan faktor penting yang menunjang efisiensi perusahaan terutama dalam kaitannya dengan biaya.

Faktor-faktor biaya:

  • Harga bahan mentah
  • Tingkat upah buruh
  • Tanah
  • Pajak
  • Tingkat bunga
  • Biaya alat produksitahan lam
  • Biaya atas jasa pihak ke tigaJenis-Jenis Letak Perusahaan
    dapat dibedakan menjadi 4 macam
    Terikat keadaan alam
    2.  Terikat sejarah
    3.  Terikat pemerintah
    4.  Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi.

    1. Letak perusahaan yang terikat alam pada umumnya karena ketersediaan bahan baku.
    Contoh; perusahaan timah,emas,minyak bumi, dll.
    2. Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena alasan yang hanya dapat dijelaskan berdasarkan sejarah.
    Contoh; perusahaan batik banyak di dirikan di daerah yogyakarta, karena pada mulanya  batik di kerjakan oleh para wanita keraton untuk mengisi waktu senggang.
    3. Di tentukan pemerintah atas dasar pertimbangan keamanan,politik,kesejahteraan,dsb.
    Contoh: perusahaan bahan kimia yang berbahaya ditentukan di lokasi yang agak terisolir.
    4. Faktor-faktor yang berpengaruh penting dalam kaitannya dengan letak perusahaan
    Yang bersifat industri adalah kedekatan dan ketersediaan bahan mentah, ketersediaan tenga air,tenaga kerja, modal, transportasi serta kedekatan pasar, dan kesesuaian iklim.
    Perusahaan dan lembaga sosial

Telah di kemukakan bahwa perusahaan merupakan suatu unit kegiatan produksi untuk menyediakan barang atau jasa bagi masyarakat untuk memperoleh keuntungan.unit kegiatan itu disebut sebagai lembaga sosial seperti lembaga sosial lainnya seperti yayasan sosial koperasi dan lain lain. Perusahaan dapat di katakan sebagai suatu sistem apa bila terdiri dri sub-sub sistem yang saling bekerja sama ataupun saling mempengaruhi secara langsung maupun tidak langsung untuk mencapai tujuan tertentu.perusahaan sebagai suatu sistem, merupakan kombinasi dari berbagai sumber-sumber ekonomi yang langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi dan distribusi barang atau jasa untuk mencapai keuntungan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat

Berbagai macam lingkungan perusahan  dan pengaruhnya terhadap perusahaan

Telah di kemukakan adanya dua lingkungan yang mempengaruhi perusahaan yaitu lingkungan umum dan lingkungan khusus.

Lingkungan umum perusahaan:

1.Politik
Dalam hal ini menyangkut tingkat pemusatan plitik, sifat organisasi politik, system partai kesadaran dalam masyarakat,kehidupan perusahan sangat terpengaruh oleh politik Negara di mana perusahaan berada.

2.Hukum
Lingkungan ini meliputi sifat dari system hukum, system hukum yang berlaku khususnya yang berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan, masalah peraturan perundangan.

3.Sosial
Meliputi struktur golongan yang ada dalam masyarakat yang dapat mempengaruhi perusahaan, termasuk didalamnya sifat dan perkembangan dari lembaga- lembaga sosial.

4.Perekonomian
Sistem perekonomian yang mempengaruhi perkembangan perusahaan terdiri dari berbagai aspek ekonomi dan unit-unit ekonomi dalam masyarakat yang meliputi jenis organisasi ekonomi,system pemilikan perusahaan,system perpajakan dan perbangkan,tingkat produksivitas,tingkat investasi, pola konsumsi masyarakat dll.

5.Teknologi
Dalam kenyataannya tingkat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang industri dan fasilitas lain dalam pabrik yang berkembang sangat pesat ikut terpengaruh dalam perusahaan.oleh karena itu dengan adanya kemajuan teknologi sangat mempengaruhi perusahaan dalam mengembangkan
proses produksi dan kegiatan operasionalnya

Lingkungan khusus perusahaan:


1.Penyedia

Di sini termasuk penyedia bahan baku, alat-alat produksi, tenaga kerja. Perusahan harus membina hubungan baik dengan para penyedia ini sebab, jika tidak maka opersi perusahan akan terganggu.

2.Pelanggan
Termasuk dalam lingkungan ini adalah semua pembeli produk perusahaan, baik yang membeli untuk di jual lagi ataupun beli untuk keperluan sendiri (konsumen akhir).

3.Pesaing
Dalam hal ini meliputi perusahaan-perusahaan yang membuat produk sejenis maupun yang membuat barang pengganti ( subsitusi ). Agar perusahaan dapat bertahan dalam persaingan maka di perlukan strategi untuk menghadapi para pesaing tersebut.

4.Teknologi
Inti dari suatu perusahaan adalah proses produksi. Tabel Periodik Untuk itu selalu di perlukan pengembangan teknik berproduksi secara kualitatif dan kuantitatif yaitu berproduksi pada jumlah optimal yang dapat memenuhi selera langganan dengan memuaskan.

Perusahaan Kecil

Perusahaan Kecil

Perusahaan Kecil

Perusahaan kecil dalam lingkungan perusahaan:

Perusahaan kecil memegang peranan penting dala komunitas perusahaan swasta. Pengalaman di beberapa Negara maju (Amerika, Inggris, Jepang, dan sebagainya) menunjukkan bahwa komunitas perusahaan kecil memberikan kontribusi yang perlu diperhitungkan di bidang produksi, pajak, penyedia lapangan kerja, dan lain sebagainnya. Seringkali dari perusahaan kecil muncul gagasan-gagasan baru yang merupakan terobosan penting dala kondisi perekonomian yang tidak menguntungkan. Perusahaan yang sekarang ini telah besar, seperti General Elektrik, IBM, PT ASTRA International, dan lain-lain, yang pada mulanya adalah perusahaan kecil. Dengan kiat-kiat tertentu dari pelaku bisnis, perusahaan kecil dapat berkembang dengan pesat menjadi perusahaan raksasa.

Pemahaman franchising di Indonesia:

a. Kiat-kiat memilih usaha dengan cara waralaba

Agar kita tidak salah dalam memilih dan mengelola bisnis waralaba, ada beberapa tips yang bisa dijadikan rujukan dalam memilih bisnis waralaba yang ditawarkan, berikut tipsnya :
– Pilihlah produk yang akan dijual

– Menentukan perusahaan waralaba tempat kita akan bermitra

– Pelajari estimasi keuangan yang disodorkan pada penawaran secara jeli

– Pastikan nama warala yang ditawarkan tidak dalam sengketa

– Kenali kredibilitas dari pemilik brand waralaba tersebut

Dengan mempertimbangkan beberapa tips memilih sebuah sistem waralaba tersebut sudah cukup untuk mengurangi resiko kegagalan bisnis waralaba yang kita beli. Selain itu kita akan terhindar dari bisnis waralaba yang hanya menjanjikan “mimpi” keuntungan tetapi tidak berdasar fakta dan data yang akurat. Selamat Menjalankan Usaha.

 

Jenis-jenis usaha yang potensial di waralabakan:

Dari beberapa sektor bisnis waralaba yang sudah ada, masing-masing memiliki peluang dan potensi keuntungan yang berbeda-beda. Mungkin beberapa data berikut bisa menjadi pertimbangan anda sebelum menentukan akan berinvestasi waralaba di sektor mana, berikut jenis sektor usaha di bidang waralaba yang bisa dijajaki:

a. Jenis Usaha Waralaba Sektor Makanan

b. Jenis Usaha Waralaba Sektor Ritel

c. Jenis Usaha Waralaba Sektor Jasa

d. Jenis Usaha Waralaba Sektor Farmasi

Ciri-ciri perusahaan kecil:

Secara umum perusahaan kecil mengacu pada ciri-ciri berikut :

  • Manajemen berdiri sendiri. Biasanya para manajer perusahaan adalah pemiliknya juga, dengan predikat yang disandang mereka memiliki kebebasan untuk bertindak dan mengambil keputusan.
  • Investasi modal terbatas. Pada umumnya modal perusahaan kecil disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil pemilik, karena jumlah modal yang diperlukan relative kecil.
  • Daerah operasinya local. Dalam hal ini majikan dan karyawan tinggal dalam suatu lingkungan yang berdekatan dengan letak perusahaan.
  • Ukuran secara keseluruhan relative kecil ( penyelenggara di bidang operasinya tidak dominant)

Kekuatan dan Kelemahan Perusahaan Kecil:

Perusahaan dengan ukuran apa saja (Besar, sedang, maupun kecil) selalu mengadung resiko. Perusahaan kecil lebih mudah terpengaruh oleh perubahan situasi, kondisi ekonomi, persaingan, dan lokasi yang buruk. Kelemahan perusahaan kecil yang terutama berkaitan dengan spesialisasi, modal dan jaminan pekerjaan terhadap karyawannya.

Kekuatannya perusahaan kecil adalah :

  • Kebebasan untk bertindak
  • Menyesuaikan kepada kebutuhan setempat
  • Peran serta dalam melakukan usaha atau tindakan

Kelemahan Perusahaan Kecil adalah:

  • Relatif lemah dalam spesialisasi
  • Modal dalam pengembangan terbatas
  • Karyawan relatife sulit untuk mendapat yang cakap

Keuntungan perusahaan kecil

Kebebasan dalam bertindak mengacu pada fleksibilitas gerak perusahaan dan kecepatannya dalam mengantisipasi perubahan tuntutan pasar. Hal ini lebih memungkinkan dalam perusahaan kecil karena ruang lingkup layanan perusahaan relative kecil, sehingga penyesuaian terhadap adopsi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pasar dapat dilaksanakan dengan cepat.

Penyesuaian dengan kebutuhan setempat dapat berjalan lebih baikterutama karena dekatnya perusahaan dengan masyarakat setempat, keeratan hubungan dengan pelanggan, serta fleksibilitas penyesuaian volume usaha dalam kaitannya dengan tuntutan perubahan selera pelanggan.

Kelemahan perusahaan kecil:

Perusahaan dengan ukuran apa saja (Besar, sedang, maupun kecil) selalu mengadung resiko. Perusahaan kecil lebih mudah terpengaruh oleh perubahan situasi, kondisi ekonomi, persaingan, dan lokasi yang buruk. Kelemahan perusahaan kecil yang terutama berkaitan dengan spesialisasi, modal dan jaminan pekerjaan terhadap karyawannya.

Perbedaan Perusahaan Kecil dengan Perusahaan besar

Perusahaan Kecil:

  • Umumnya dikelola pemilik
  • Struktur organisasi sederhana
  • Pemilik mengenal karyawan
  • Prosentase kegagalan perusahaan tinggi
  • Kekurangan manajer yang ahli
  • Modal jangka panjang sulit diperoleh

Perusahaan Besar:

  • Dikelola bukan oleh pemilik
  • Struktur organisasi kompleks
  • Pemilik mengenal sedikit karyawan
  • Prosentasi kegagalan rendah
  • Banyak ahli manajemen
  • Modal jangka panjang relative mudah diperoleh

Mengembangkan perusahaan kecil

Untuk mengembangkan perusahaan diperlukan pertimbangan yang matang terhadap tiga hal: profil pribadi ( dalam kaitannya dengan kelayakan kredit, referensi-referensi, perincian pengalaman perusahaan), profil perusahaan ( dalam kaitannya dengan sejarah, analisis tentang para pesaing dan pasar, startegi persaingan dan rencana opersai, rencana arus uang kontan dan analisis pulang rokok ) serta paket pinjaman ( dalam kaitannya dengan jumlah yang diminta, jenis pinjaman yang diminta, alasan pembenaran, jadwalan pembayaran kembali- dan ketentuan-ketentuan pembayaran ). Pertimbangan yang matang untuk mengembangkan perusahaan, memerlukan kejelian yang terkait erat dengan kemampuan manajemen, pemenuhan kebutuhan modal, pemilihan bentuk kepemilikan perusahaan dan strategi untuk memenangkan persaingan pasar.

Kegagalan perusahaan kecil

Banyak faktor yang menyebabakan terjadinya kegagalan dalam perusahaan kecil.  Resensi Sebagian penyebab kegagalan telah disebutkan seperti kurangnya pengalaman manajemen, kurangnya modal, kurangnya kemampuan dalam promosi penjualan, ketidakmampuan untuk menagih piutang yang macet, penggunaan teknologi yang sudah ketinggalan zaman, kurangnya perencanaan perusahaan, permasalahan kecakapan pribadi, kesalahan pemilihan bidang usaha, dana lain-lain.

Bila tanda-tanda kegagalan tersebut mulai terlihat, perlu dipikirkan tindakan perbaikannya :

  • Mengurangi biaya operasi
  • Berusaha untuk meningkatkan penjualan melalui perbaiakn metode pemasaran maupun iklan
  • Peninjauan kembali kerugian-kerugian kredit untuk menghindari resiko-resiko buruk
  • Memeriksa ulang posisi persediaan untuk menentukan kecukupan persediaan.
  • Dan lain-lain.