Bak Kultur Pakan Alami

Bak Kultur Pakan Alami

bak kultur plankton Chlorella sp. dan rotifera sebaiknya terbuat dari pasangan bata dengan volume 8-10 ton. Jumlah bak plankton yang diperlukan harus disesuaikan dengan  jumlah bak pemeliharaan larva. Berdasarkan perhitungan dan pengalaman para pembenih kerapu,  total volume bak plankton yang diperlukan 100 – 150% dari total volume bak pemeliharaan larva.

Penempatan bak chlorella sp. dan bak rotifera harus dipisah untuk menghindari kontaminasi antar keduannya. Seluruh bak plankton harus ditempatkan di dalam ruangan terbuka yang intensitas penyinaran mataharinya cukup besar karena salah satu faktor pemicu tumbuhnya plankton adalah ketersediaan cahaya matahari yang cukup.

3). Bak Penampungan Air (Reservoir)

Bak penampungan air adalah bak yang digunakan untuk menampung air bersih hasil penyaringan. Kapasitas bak penampungan air 20 – 30% dari total volume bak larva dan bak pakan alami. Ketersediaan bak penampungan tidak mutlak, tetapi memiliki beberapa keuntungan sebagai berikut:

  • Air dapat didistribusikan secara gravitasi dan merata.
  • Dapat melakukan sterilisasi air, terutama menggunakan bahan kimia, misalnya kaporit. Dengan demikian harus tersedia dua buah bak penampungan.
  • Menghindari terbakarnya elektro motor pompa akibat pemakaian air yang tidak seimbang antara saluran pemasukan (inlet) dan pengeluaran (outlet).

4). Instalasi Pengadaan Air Laut

Air laut baku (air laut asli) merupakan suatu kebutuhan pokok dalam kegiatan pembenihan. Secara fisik, air laut baku tersebut harus jernih, tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak membawa bahan endapan suspensi ataupun emulsi. Memperoleh air laut baku harus melalui serangkain instalasi yang terdiri dari pompa air laut, pipa penyedotan air laut, filter, bak penampungan air (reservoir), menara air laut, dan pipa distribusi air laut ke unit produksi.

5). Instalasi Sistem Aerasi

instalasi sistem aerasi terdiri atas aerator, jaringan pipa distribusi, selang aerasi, regulator, dan batu aerasi yang dilengkapi dengan pemberat. Untuk menyuplai oksigen secara teratur ke dalam bak-bak maka digunakan blower.

  1. Prasarana

Sedangkan yang merupakan prasarana usaha pemeliharaan ikan kerapu cantang di skala rumah tangga lebih mempunyai nilai ekonomis jika didukung dengan prasarana seperti : jalan, pasar, listrik, air tawar dan telepon. Prasarana jalan akan memperlancar pengiriman hasil panen ke pasar ataupun untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari pekerja, baik yang sifatnya konsumtif ataupun peralatan-peralatan kerja untuk usaha.

Peralatan lapangan adalah peralatan yang digunakan sehari-hari untuk kelancaran operasional, misalnya selang plastik, pipa sipon, ember saringan panen rotifer dan artemia. Selain itu diperlukan juga peralatan grading dan panen, misalnya tudung saji, gayung plastik, seser, ember plastik, dan baskom plastik.

Sumber: https://multiply.co.id/