Berapa Jumlah Orang dalam Shalat Jama’ah

Berapa Jumlah Orang dalam Shalat Jama’ah

Berapa Jumlah Orang dalam Shalat Jama’ah

Berjama’ah dapat sah dengan melakukan shalat seorang diri bersama imam, meskipun salah seorang diantara keduanya itu anak kecil atau wanita. Namun menurut golongan maliki, belum tercapai berjama’ah jika hanya terdiri dari seorang imam dan anak kecil.[9]

Jumlah orang dalam jamaah menurut 4 madzhab adalah sebagai berikut:

  • Menurut  Syafi’iyah dan Hanafiyah

                        Menurut madzhab ini jumlah jamaahnya adalah paling sedikitnya dua orang, yang mana dua orang ini satu sebagai imam dan yang satunya sebagai makmum.

  • Menurut Malikiyah dan Hanabilah

Menurut madzhab ini tidak sah hukumnya, apabila yang menjadi makmum adalah anak kecil, walaupun mumayyiz, tapi menurut Hanabilah  anak kecil yang bukan mumayyiz maka boleh hukumnya dalam shalat sunnah, tapi tidak sah  dalam  sholat fardhu, karena Hanabilah memakai dalil:

لأن الني صلى الله عليه وسلم أم ابن عباس وهو صبي في التهجد

“Karena nabi pernah menjadi imam ibnu abbas yang masih kecil ketika sholat tahajjud.”[10]

  1. Bagaimana Posisi Imam dan Makmum ketika Shalat Berjama’ah.

  1. a)Apabila seorang laki-laki atau anak kecil yang telah mumayyiz berada bersama imam,

Maka orang itu disunnahkan berdiri disamping kanan imam dan agak kebelakang sedikit dari imam. Dan makruh hukumnya bila ia sejajar dengan imam[11] dan juga berdiri disamping kiri atau di belakang imam.

  1. b)Bila makmumnya dua orang laki-laki dan ada anak kecilnya,

Maka makmum berdiri debelakang imam atau disamping kiri imam.

  1. c)Bila makmum terdiri dari seorang laki-laki dan seorang perempuan,

Maka laki-laki itu berdiri disamping kanan imam dan perempuan berdiri dibelakang laki-laki tersebut. Dalam hal ini laki-laki dan anak-anak sama nilainya.

Berikut adalah sedikit gambaran mengenai posisi imam dan makmum dalam shalat jama’

sumber :
https://bogorchannel.co.id/seva-mobil-bekas/