BHARTI AIRTEL MENANDATANGANI PERJANJIAN RS 7.500-CR DENGAN NOKIA UNTUK MENYEBARKAN SOLUSI JARINGAN 4G DI SEMBILAN LINGKARAN

BHARTI AIRTEL MENANDATANGANI PERJANJIAN RS 7.500-CR DENGAN NOKIA UNTUK MENYEBARKAN SOLUSI JARINGAN 4G DI SEMBILAN LINGKARAN

 

BHARTI AIRTEL MENANDATANGANI PERJANJIAN RS 7.500-CR DENGAN NOKIA UNTUK MENYEBARKAN SOLUSI JARINGAN 4G DI SEMBILAN LINGKARAN
BHARTI AIRTEL MENANDATANGANI PERJANJIAN RS 7.500-CR DENGAN NOKIA UNTUK MENYEBARKAN SOLUSI JARINGAN 4G DI SEMBILAN LINGKARAN

Bharti Airtel telah membuat perjanjian multi-tahun dengan perusahaan Finlandia Nokia untuk meningkatkan kapasitas jaringannya, khususnya 4G, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Menurut pernyataan bersama , Airtel akan menggunakan solusi Single Radio Access Network (SRAN) Nokia di 9 lingkaran di India.

Bharti Airtel menandatangani perjanjian Rs 7.500-cr dengan Nokia untuk menyebarkan solusi jaringan 4G di sembilan lingkaran
Gambar representasional. Reuters.

“Peluncuran, yang juga akan meletakkan dasar untuk menyediakan

konektivitas 5G di masa depan, akan melihat sekitar 3.00.000 unit radio dikerahkan di beberapa band spektrum, termasuk 900 Mhz, 1800 Mhz, 2100 Mhz dan 2300 Mhz, dan diharapkan akan menjadi selesai pada 2022, ” bunyi pernyataan itu.

Jaringan yang disediakan Nokia ini akan memberi Airtel platform terbaik saat jaringan 5G diluncurkan di seluruh negeri, dengan latensi rendah dan kecepatan lebih cepat, tambahnya.

Sebuah sumber mengatakan kepada kantor berita AFP mengatakan bahwa kesepakatan itu bernilai hampir $ 1 miliar, sekitar Rs 7.636 crores .

“Ini adalah perjanjian penting untuk masa depan konektivitas di salah satu pasar telekomunikasi terbesar di dunia dan memperkuat posisi kami di India,” kata Presiden dan Chief Executive Officer di Nokia Rajeev Suri.

Dia mengatakan proyek ini akan meningkatkan jaringan Airtel saat ini dan

membantu operator telekomunikasi memberikan konektivitas terbaik di kelasnya kepada pelanggannya.

“Inisiatif ini dengan Nokia adalah langkah besar ke arah ini. Kami telah bekerja dengan Nokia selama lebih dari satu dekade sekarang dan dengan senang hati menggunakan produk SRAN Nokia untuk lebih meningkatkan kapasitas dan jangkauan jaringan kami saat kami mempersiapkan diri untuk era 5G, ”MD & CEO (India dan Asia Selatan) di Bharti Airtel Gopal Vittal berkata.

Sebuah laporan di Economic Times mengatakan renegosiasi berlangsung untuk beberapa waktu di mana Airtel mencari pengurangan harga berdasarkan perjanjian yang baru dibangun.

Pembicaraan seperti itu sudah berlangsung dengan vendor lain seperti

Ericsson, Huawei, dan ZTE di lingkaran masing-masing di mana Airtel mencari harga baru, tambah laporan itu.

Sesuai GSMA, India adalah pasar telekomunikasi terbesar kedua di dunia dan diperkirakan akan mencapai 920 juta pelanggan seluler unik pada tahun 2025, yang juga akan mencakup 88 juta koneksi 5G.

Sumber:

https://www.ram.co.id/seva-mobil-bekas/