Korpri Buka Pelayanan Pengobatan Umum dan Gigi

Korpri Buka Pelayanan Pengobatan Umum dan Gigi

Korpri Buka Pelayanan Pengobatan Umum dan Gigi

 

Korpri Buka Pelayanan Pengobatan Umum dan Gigi

Kota Bogor saat ini sudah memiliki Poliklinik Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia)

Lokasinya berada di jalan Pajajaran Nomor 12 A, yang sebelumnya digunakan kantor BPBD Kota Bogor. Sementara ini Poliklinik tersebut baru melayani pengobatan umum dan gigi.

Penanggung Jawab Poliklinik Drg. Yuniarto Budi Santosa menuturkan, dalam operasionalnya nanti Poliklinik ini akan dilayani beberapa petugas, 1 orang di bagian pendaftaran, 1 orang bagian administrasi, 2 dokter umum, 2 dokter gigi dan 4 orang perawat. Kemudian ada juga 1 orang analis di bagian laboratorium, 1 orang tenaga farmasi di bagian obat. Selain itu ada juga tenaga kebersihan dan keamanan.

Untuk waktu pelayanan Poliklinik sesuai arahan Ketua Dewan Pembina Korpri pelayanan akan dibagi menjadi dua shift, yakni pukul 08.00-12.00 WIB dan buka lagi pukul 16.00-18.00 WIB.

Poliklinik Korpri

Yuniarto menambahkan, yang akan dilayani Poliklinik Korpri adalah semua anggota Korpri. Namun karena akan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sehingga akan masuk faskes (fasilitas kesehatan). Bagi anggota Korpri yang sudah pindah kepesertaannya di Poliklinik Korpri mereka bisa berobat secara gratis.

Selain anggota Korpri

Poliklinik juga melayani pasien umum yang belum mengikuti kepesertaan BPJS Kesehatan,” katanya seusai acara peresmian, Kamis (29/11/2018). kata kata bijak bahasa inggris dari orang terkenal

Poliklinik Korpri rencananya akan mulai beroperasi pada awal tahun 2019. Namun pihaknya menginginkan poliklinik ini bisa beroperasi secepatnya.

“Tadi kami koordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan dan mereka meminta kami secepatnya mengajukan permohonan. Jadi kalau bulan ini semuanya sudah selesai bisa saja poliklinik beroperasi di bulan Desember,” terang Yuniarto.

Kedepan

Selain melayani pengobatan umum dan gigi, Poliklinik Korpri juga akan menambah pelayanan Hemodialisa dan Keluarga Berencana (KB).

Hakikat, Pengertian Perubahan Sosial Budaya

Hakikat, Pengertian Perubahan Sosial Budaya

Hakikat, Pengertian Perubahan Sosial Budaya

Hakikat, Pengertian Perubahan Sosial Budaya
Hakikat, Pengertian Perubahan Sosial Budaya

Hakikat Perubahan Sosial Budaya

Perubahan dirasakan oleh hampir semua manusia dalam masyarakat. Perubahan dalam masyarakat tersebut wajar, mengingat manusia memiliki kebutuhan yang tidak terbatas.

Kalian akan dapat melihat perubahan itu setelah membandingkan keadaan pada beberapa waktu lalu dengan keadaan sekarang.

Perubahan itu dapat terjadi di berbagai aspek kehidupan

seperti peralatan dan perlengkapan hidup, mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, serta religi/keyakinan.

  • Peralatan dan perlengkapan hidup mencakup pakaian, perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat produksi, dan transportasi. Sebagai contoh, pada zaman nenek moyang kita memasak makanan dengan cara membakarnya, sekarang di zaman modern memasak makanan menggunakan alat modern seperti oven atau membeli makanan yang diawetkan.
  • Mata pencaharian dan sistem ekonomi meliputi pertanian, peternakan, dan sistem produksi. Sebagai contoh, kaum laki-laki bekerja dengan cara berburuatau pekerjaan lainnya, sedangkan kaum perempuan tinggal di rumah mengurus rumah tangga dan mengasuh anak. Sekarang kaum perempuan dapat juga bekerja dan mata pencaharian untuk kaum laki-laki tidak hanya berburu saja tetapi sudah beragam jenisnya.
  • Sistem kemasyarakatan mencakup sistem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, dan sistem perkawinan. Sebagai contohnya, pada masa kehidupan belum begitu kompleks orang-orang yang ada ikatan darah atau keluarga selalu hidup bersama dalam satu rumah. Saat ini ikatan masyarakat tidak hanya berdasarkan hubungan kekerabatan, tetapi juga karena profesi, dan hobi yang sama seperti ikatan motor gede (MOGE), orari (radio amatir).
  • Bahasa dahulu disampaikan secara lisan. Sekarang bahasa dapat disampaikan melalui beragam media, seperti tulisan, sandi, dan sebagainya.
  • Kesenian mencakup seni rupa, seni suara, dan seni tari. Sebagai contoh, orang Jawa menganggap bahwa sebuah rumah yang indah jika bernuansa gelap, sekarang masyarakat Jawa banyak menyukai rumah yang bernuansa terang ataupun pastel.
  • Sistem pengetahuan berkaitan dengan teknologi. Dahulu kala sistem pengetahuan hanya berpedoman pada alam atau peristiwa alam. Sekarang ini sistem pengetahuan terus berkembang seiring berkembangnya teknologi.
  • Religi atau sistem kepercayaan dahulu kala berwujud sistem keyakinan dan gagasan tentang dewa, roh halus, dan sebagainya. Oleh karena itu, segala kegiatan manusia dikaitkan dengan kepercayaan berdasarkan getaran jiwa. Namun, sekarang aktivitas manusia banyak yang dikaitkan dengan akal dan logika.

Perubahan di berbagai bidang sering disebut sebagai perubahan sosial dan perubahan budaya karena proses berlangsungnya dapat terjadi secara bersamaan. Meskipun demikian perubahan sosial dan budaya sebenarnya terdapat perbedaan.

Ada yang berpendapat bahwa perubahan sosial dapat diartikan sebagai sebuah transformasi budaya dan institusi sosial yang merupakan hasil dari proses yang berlangsung terus-menerus dan memberikan kesan positif atau negatif.

Perubahan sosial juga diartikan sebagai perubahan fungsi kebudayaan dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan lain.

Berikut ini pengertian perubahan sosial yang dikemukakan oleh para ahli sosiologi.

  • Max Iver mengemukakan bahwa perubahan sosial berarti perubahan dalam hubungan sosial atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan hubungan sosial (dalam buku A Text Book of Sociology).
  • Gillin menyatakan bahwa perubahan sosial merupakan variasi cara-cara hidup yang telah diterima baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi, maupun karena adanya difusi ataupun penemuan baru dalam masyarakat (http://id.wikipedia.com/wiki/perubahan sosial budaya).
  • Kingsley Davis mengemukakan perubahan sosial sebagai perubahanperubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat (dalam buku Human Society).
  • Bruce J. Cohen menyatakan bahwa perubahan sosial adalah perubahan struktur sosial dalam organisasi sosial sehingga syarat dalam perubahan itu adalah sistem sosial, perubahan hidup dalam nilai sosial dan budaya masyarakat (dalam buku Sosiologi: suatu pengantar: terjemaahan).
  • Roucek dan Warren mengartikan perubahan sosial sebagai perubahan dalam proses sosial atau dalam struktur masyarakat (dalam buku Sociology).
  • Selo Sumardjan mengartikan perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat (dalam buku Perubahan Sosial di Yogyakarta).

Jadi, dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan struktur dan fungsi sosialnya.
Oleh karena itu, perubahan sosial berkaitan erat dengan perubahan kebudayaan dan seringkali perubahan sosial berakibat pada perubahan budaya.

Jika pengertian perubahan sosial telah diuraikan di atas maka apakah yang dimaksud dengan perubahan sosial budaya itu?

Berikut ini pengertian perubahan sosial budaya dari beberapa tokoh.

  1. Max Weber berpendapat bahwa perubahan sosial budaya adalah perubahan situasi dalam masyarakats ebagai akibat adanya ketidaksesuaian unsur-unsur (dalam buku Sociological Writings).
  2. W. Kornblum berpendapat bahwa perubahan sosial budaya adalah perubahan suatu budaya masyarakat secara bertahap dalam jangka waktu lama (dalambuku Sociology in Changing World).

 

Baca Artikel Lainnya:

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Penduduk

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Penduduk

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Penduduk

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Penduduk
Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Penduduk

Kualitas penduduk suatu daerah dipengaruhi oleh:

a. Tingkat pendidikan penduduk

Pendidikan merupakan modal dasar dalam mengembangkan kemampuan intelektual seseorang. Melalui pendidikan seseorang akan mampu meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotoriknya. Hal ini diwujudkan dalam bentuk kemampuan menyelesaikan berbagai permasalahan dengan mengembangkan kreativitasnya.

b. Tingkat kesehatan penduduk

Kesehatan merupakan teks ulasan harta tak ternilai dan merupakan modal berharga bagi seseorang untuk memulai aktivitasnya. Pencapaian pertumbuhan dan perkembangan manusia sangat dipengaruhi oleh tingkat kesehatannya.Ada pepatah mengatakan “men sana in corpore sano” yang terjemahan bebasnya mengandung makna bahwa dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

c. Tingkat kesejahteraan penduduk

Pencapaian kesejahteraan merupakan arah cita-cita setiap manusia yang ditandai dengan terpenuhinya kebutuhan pangan, sandang, dan papan. Masyarakat yang sejahtera merupakan citacita pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Permasalahan Kualitas Penduduk dan Dampaknya terhadap Pembangunan

Permasalahan Kualitas Penduduk dan Dampaknya terhadap Pembangunan

Permasalahan Kualitas Penduduk dan Dampaknya terhadap Pembangunan

Permasalahan Kualitas Penduduk dan Dampaknya terhadap Pembangunan
Permasalahan Kualitas Penduduk dan Dampaknya terhadap Pembangunan

Berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kualitas penduduk dan dampaknya terhadap pembangunan adalah sebagai berikut:

a. Masalah tingkat pendidikan

Keadaan penduduk di sejarah bpupki negara-negara yang sedang berkembang tingkat pendidikannya relatif lebih rendah dibandingkan penduduk di negara-negara maju, demikian juga dengan tingkat pendidikan penduduk Indonesia.

Rendahnya tingkat pendidikan penduduk Indonesia disebabkan oleh:

  1. Tingkat kesadaran masyarakat untuk bersekolah rendah.
  2. Besarnya anak usia sekolah yang tidak seimbang denganpenyediaan sarana pendidikan.
  3. Pendapatan perkapita penduduk di Indonesia rendah.

Dampak yang ditimbulkan dari rendahnya tingkat pendidikan terhadap pembangunan adalah:

  1. Rendahnya penguasaan teknologi maju, sehingga harus mendatangkan tenaga ahli dari negara maju. Keadaan ini sungguh ironis, di mana keadaan jumlah penduduk Indonesia besar, tetapi tidak mampu mencukupi kebutuhan tenaga ahli yang sangat diperlukan dalam pembangunan.
  2. Rendahnya tingkat pendidikan mengakibatkan sulitnya masyarakat menerima hal-hal yang baru. Hal ini nampak dengan ketidakmampuan masyarakat merawat hasil pembangunan secara benar, sehingga banyak fasilitas umum yang rusak karena ketidakmampuan masyarakat memperlakukan secara tepat.

Kenyataan seperti ini apabila terus dibiarkan akan menghambat jalannya pembangunan. Oleh karena itu, pemerintah mengambil beberapa kebijakan yang dapat meningkatkan mutu pendidikan masyarakat. Usaha-usaha tersebut di antaranya:

  1. Pencanangan wajib belajar 9 tahun.
  2. Mengadakan proyek belajar jarak jauh seperti SMP Terbuka dan Universitas Terbuka.
  3. Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan (gedung sekolah, perpustakaan, laboratorium, dan lain-lain).
  4. Meningkatkan mutu guru melalui penataran-penataran.
  5. Menyempurnakan kurikulum sesuai perkembangan zaman.
  6. Mencanangkan gerakan orang tua asuh.
  7. Memberikan beasiswa bagi siswa yang berprestasi.

 

b. Masalah kesehatan

Tingkat kesehatan suatu negara umumnya dilihat dari besar kecilnya angka kematian, karena kematian erat kaitannya dengan kualitas kesehatan. Kualitas kesehatan yang rendah umumnya disebabkan:

  1. Kurangnya sarana dan pelayanan kesehatan.
  2. Kurangnya air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
  3. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan.
  4. Gizi yang rendah.
  5. Penyakit menular.
  6. Lingkungan yang tidak sehat (lingkungan kumuh).

Dampak rendahnya tingkat kesehatan terhadap pembangunan adalah terhambatnya pembangunan fisik karena perhatian tercurah pada perbaikan kesehatan yang lebih utama karena menyangkut jiwa manusia. Selain itu, jika tingkat kesehatan manusia sebagai objek dan subjek pembangunan rendah, maka dalam melakukan apa pun khususnya pada saat bekerja, hasilnya pun akan tidak optimal.

Untuk menanggulangi masalah kesehatan ini, pemerintah mengambil beberapa tindakan untuk meningkatkan mutu kesehatan masyarakat, sehingga dapat mendukung lancarnya pelaksanaan pembangunan.
Upaya-upaya tersebut di antarnya:

  1. Mengadakan perbaikan gizi masyarakat.
  2. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular.
  3. Penyediaan air bersih dan sanitasi lingkungan.
  4. Membangun sarana-sarana kesehatan, seperti puskesmas, rumah sakit, dan lain-lain.5) Mengadakan program pengadaan dan pengawasan obat dan makanan.
  5. Mengadakan penyuluhan tentang kesehatan gizi dan kebersihan lingkungan.

 

c. Masalah tingkat penghasilan/pendapatan

Tingkat penghasilan/pendapatan suatu negara biasanya diukur dari pendapatan per kapita, yaitu jumlah pendapatan rata-rata penduduk dalam suatu negara.

Negara-negara berkembang umumnya mempunyai pendapatan per kapita rendah, hal ini disebabkan oleh:

  1. Pendidikan masyarakat rendah, tidak banyak tenaga ahli, dan lain-lain.
  2. Jumlah penduduk banyak.
  3. Besarnya angka ketergantungan.

Berdasarkan pendapatan per kapitanya, negara digolongkan menjadi 3, yaitu:

  1. Negara kaya, pendapatan per kapitanya > US$ 1.000.
  2. Negara sedang, pendapatan per kapitanya = US$ 300 – 1.00.
  3. Negara miskin, pendapatan per kapitanya < US$ 300.

Adapun dampak rendahnya tingkat pendapatan penduduk terhadap pembangunan adalah:

  1. Rendahnya daya beli masyarakat menyebabkan pembangunanbidang ekonomi kurang berkembang baik.
  2. Tingkat kesejahteraan masyarakat rendah menyebabkan hasil pembangunan hanya banyak dinikmati kelompok masyarakat kelas sosial menengah ke atas.

Untuk meningkatkan pendapatan masyarakat (kesejahteraan masyarakat), sehingga dapat mendukung lancarnya pelaksanaan pembangunan pemerintah melakukan upaya dalam bentuk:

  1. Menekan laju pertumbuhan penduduk.
  2. Merangsang kemauan berwiraswasta.
  3. Menggiatkan usaha kerajinan rumah tangga/industrialisasi.
  4. Memperluas kesempatan kerja.
  5. Meningkatkan GNP dengan cara meningkatkan barang dan jasa.

Perspektif Dan Paradigma Kriminologi Tentang Pelaku Kejahatan

Perspektif Dan Paradigma Kriminologi Tentang Pelaku Kejahatan

Perspektif Dan Paradigma Kriminologi Tentang Pelaku Kejahatan
Perspektif Dan Paradigma Kriminologi Tentang Pelaku Kejahatan

 

Kriminologi sebagai ilmu sosial

terus mengalami perkembangan dan peningkatan. Perkembangan dan peningkatan ini disebabkan pola kehidupan sosial masyarakat yang terus mengalami perubahan-perubahan dan berbeda antara tempat yang satu dengan yang lainnya serta berbeda pula dari suatu waktu atau zaman tertentu dengan waktu atau jaman yang lain sehingga studi terhadap masalah kejahatan dan penyimpangan juga mengalami perkembangan dan peningkatan dalam melihat, memahami, dan mengkaji permasalahan-permasalahan sosial yang ada di masyarakat dan substansi di dalamnya.

 

Berkembangnya studi yang dilakukan secara ilmiah

mengenai tingkah laku manusia memberikan dampak kepada berkurangnya perhatian para pakar kriminologi terhadap hubungan antara hukum dan organisasi kemasyarakatan. Kemunculan aliran positif mengarahkan para pakar kriminologi untuk lebih menaruh perhatian kepada pemahaman tentang pelaku kejahatan (penjahat) daripada sifat dan karakteristik kejahatan, asal mula hukum serta dampak-dampaknya. Perhatian terhadap hubungan hukum dengan organisasi kemasyarakat muncul kembali pada pertengahan abad 20, karena hukum mulai dianggap memiliki peranan penting dalam menentukan sifat dan karaktersitik suatu kejahatan. Para pakar kriminologi berkeyakinan bahwa pandangan atau perspektif seseorang terhadap hubungan antara hukum dan masyarakat memberikan pengaruh yang penting dalam penyelidikan-penyelidikan yang bersifat kriminologis.

Dalam pembahasan mengenai asal-usul

tingkah laku kriminal dan dalam pertimbangan mengenai faktor mana yang memegang peran, utamanya di antara faktor keturunan atau faktor lingkungan, kriminologi tersebut menarik kesimpulan bahwa, kriminalitas manusia normal adalah akibat, baik dari faktor keturunan maupun dari faktor lingkungan, dimana kadang-kadang dari faktor keturunan dan kadang-kadang pula faktor lingkungan memegang peran utama, dan di mana kedua faktor itu juga dapat saling mempengaruhi.

Secara garis besarnya, bahwa faktor keturunan dan faktor lingkungan masing-masing bukan satu faktor saja melainkan suatu gabungan faktor, dan bahwa gabungan faktor ini senantiasa saling mempengaruhi di dalam interaksi sosial orang dengan lingkungannya. https://www.dosenpendidikan.com/contoh-teks-laporan-hasil-observasi/

Jadi, seorang manusia normal bukan ditentukan sejak lahir untuk menjadi kriminal oleh faktor pembawaannya yang dalam saling berpengaruh dengan lingkungannya menimbulkan tingkah laku kriminal, melainkan faktor-faktor yang terlibat dengan iteraksi lingkungan sosial itulah yang memberikan pengaruhnya bahwa ia betul-betul menjadi kriminal dalam pengaruh-pengaruh lingkungan yang memudahkannya itu.

 

Kejahatan merupakan persoalan yang dialami manusia

Dari waktu ke waktu, bahkan dari sejak Adam-Hawa kejahatan sudah tercipta, maka dari itulah kejahatan merupakan persoalan yang tak henti-hentinya untuk diperbincangkan oleh karena itu di mana ada manusia, pasti ada kejahatan “Crime is eternal-as eternal as society”. Masalah ini merupakan suatu masalah yang sangat menarik, baik sebelum maupun sesudah kriminologi mengalami pertumbuhan dan perkembangan seperti dewasa ini. Maka pengertian kejahatan adalah relativ tak memilki batasRelativitas kejahatan dan aspek yang terkait di dalamnya tidaklah merupakan konsepsi hukum semata-mata, sekalipun memang legalitas penentuan kejahatan lebih nyata nampak dan dapat dipahami, akan tetapi aspek-aspek hukum diluar itu (extra legal) tidaklah mudah untuk ditafsirkan. karena kenisbian konsep kejahatan yang aneka macam seperti itu sering didengar didalam percakapan sehari-hari, kejahatan dalam artian hukum, sosiologi, dan kombinasi dari semuanya itu. Relativitas jelas akan berpengaruh terhadap penggalian faktor sebab musababnya yang pada gilirannya berpengaruh terhadap metode penanggulangan kriminalitas pada umumnya.

 

Tentunya relativitas kejahatan memerlukan atau bergantung kepada ruang dan waktu

Serta siapa yang menamakan seuatu itu adalah kejahatan.”Misdaad is benoming” yang berarti tingkah laku didefenisikan sebagai jahat oleh manusia-manusia yang tidak mengkualifikasikan diri sebagai penjahat. Meskipun kejahatan itu relatif, ada pula perbedannya antara “mala in se” dengan “mala in prohibita”.Mala in se adalah suatu perbuatan yang tanpa dirumuskan sebagai kejahatan sudah merupakan kejahatan. Sedangka Mala in prohibita, adalah suatu perbuatan manusia yang diklasifikasikan sebagai kejahatan apabila telah dirumuskan sebagai kejahatan dalam Undang-undang.

 

Rumusan Masalah

Dari latar belakang diatas penulis mengidentifikasi masalah sebagai berikut:

  1. Bagaimana perspektif dan paradigma kriminologi tentang pelaku kejahatan?
  2. Apa faktor yang mempengaruhi seseorang melakukan kejahatan?

 

Tujuan dan Manfaat

Berdasarkan rumusan di atas maka tujuan dan manfaat dari penyusunan makalah ini adalah:

  1. Tujuan
  • Mempelajari dan memahami mengenai perspektif kriminologi tentang pelaku kejahatan.
  • Mempelajari dan memahami apa sebab-sebab orang melakukan kejahatan.
  1. Manfaat.
  • Manfaat  dari penyusunan makalah ini adalah untuk memberikan kontribusi pemikiran terhadap ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang hukum dengan mencoba lebih mengetahui tentang kriminologi.

Pengertian barter

Pengertian Barter

Pengertian Barter

Pengertian Barter
Pengertian Barter

Barter adalah

suatu sistem pertukaran yang mana barang atau jasa secara langsung dipertukarkan untuk barang dan jasa yang lainnya tanpa menggunakan alat perantara pertukaran, seperti misalnya uang. Ia adalah suatu sistem yang jauh berbeda dalam banyak hal dibanding perekonomian yang sifatnya pemberian; salah satunya adalah proses pertukaran berlangsung segera dan tidak ada penundaan dalam hal waktu.

Ia biasanya dilakukan secara bilateral

tapi mungkin bisa multilateral (misalnya dimediasi melalui organisasi barter) dan, dalam kebanyakan negara-negara berkembang, biasanya hanya eksis secara paralel terhadap sistem moneter dalam jangkauan yang sangat terbatas. Barter, sebagai sebuah penggantian untuk uang sebagai metode pertukaran, adalah digunakan pada masa krisis moneter, seperti misalnya saat mata uang dalam keadaan yang tidak stabil (misalnya saat hiperinflasi atau deflasi spiral) atau sederhananya tidak tersedia untuk mengadakan perdagangan.

Para ekonom sejak Adam Smith

menengok pada masyarakat kuno, telah memanfaatkan inefisiensi dari barter untuk menjelaskan munculnya uang, ekonomi, dan disiplin dari ilmu ekonomi itu sendiri. Tapi, studi etnografi telah menunjukkan tidak ada masyarakat sekarang atau masa lalu yang menggunakan sistem barter tanpa medium pertukaran atau pengukuran lainnya, tidak juga para antropolog menemukan bukti bahwa uang telah muncul dari sistem barter, melainkan menemukan bahwa pemberian barang (jangkauan kredit dalam basis personal dengan sebuah keseimbangan interpersonal dijaga dalam jangka panjang) adalah alat yang paling mendasar dari pertukaran barang dan jasa. https://www.dosenpendidikan.com/contoh-teks-editorial/

Sejak tahun 1830-an, sistem barter

dalam beberapa ekonomi pasar dunia barat telah dibantu oleh pertukaran yang menggunakan mata uang alternatif berdasarkan teori nilai tenaga kerja, dan didesain untuk mencegah pengambilan profit oleh pihak perantara.

Biografi Thomas Alva Edison Lengkap

Biografi Thomas Alva Edison Lengkap

Biografi Thomas Alva Edison Lengkap

Biografi Thomas Alva Edison Lengkap
Biografi Thomas Alva Edison Lengkap

Thomas Alva Edison dilahirkan di Milan

Ohio pada tanggal 11 Februari 1847. Tahun 1854 orang tuanya pindah ke Port Huron, Michigan. Edison pun tumbuh besar di sana. Sewaktu kecil Edison hanya sempat mengikuti sekolah selama 3 bulan. Gurunya memperingatkan Edison kecil bahwa ia tidak bisa belajar di sekolah sehingga akhirnya Ibunya memutuskan untuk mengajar sendiri Edison di rumah. Kebetulan ibunya berprofesi sebagai guru. Hal ini dilakukan karena ketika di sekolah Edison termasuk murid yang sering tertinggal dan ia dianggap sebagai murid yang tidak berbakat.

Meskipun tidak sekolah, Edison kecil menunjukkan sifat ingin tahu yang mendalam dan selalu ingin mencoba. Sebelum mencapai usia sekolah dia sudah membedah hewan-hewan, bukan untuk menyiksa hewan-hewan tersebut, tetapi murni didorong oleh rasa ingin tahunya yang besar. Pada usia sebelas tahun Edison membangun laboratorium kimia sederhana di ruang bawah tanah rumah ayahnya. Setahun kemudian dia berhasil membuat sebuah telegraf yang meskipun bentuknya primitif tetapi bisa berfungsi.

Tentu saja percobaan-percobaan yang dilakukannya membutuhkan biaya yang lumayan besar.

Untuk memenuhi kebutuhannya itu, pada usia dua belas tahun Edison bekerja sebagai penjual koran dan permen di atas kereta api yang beroperasi antara kota Port Huron dan Detroit. Agar waktu senggangnya di kereta api tidak terbuang percuma Edison meminta ijin kepada pihak perusahaan kereta api, “Grand Trunk Railway”, untuk membuat laboratorium kecil di salah satu gerbong kereta api. Di sanalah ia melakukan percobaan dan membaca literatur ketika sedang tidak bertugas.

Tahun 1861 terjadi perang saudara antara negara-negara bagian utara dan selatan. Topik ini menjadi perhatian orang-orang. Thomas Alva Edison melihat peluang ini dan membeli sebuah alat cetak tua seharga 12 dolar, kemudian mencetak sendiri korannya yang diberi nama “Weekly Herald”. Koran ini adalah koran pertama yang dicetak di atas kereta api dan lumayan laku terjual. Oplahnya mencapai 400 sehari.

 

Pada masa ini Edison hampir kehilangan pendengarannya akibat kecelakaan.

Tetapi dia tidak menganggapnya sebagai cacat malah menganggapnya sebagai keuntungan karena ia banyak memiliki waktu untuk berpikir daripada untuk mendengarkan pembicaraan kosong.

Tahun 1868 Edison mendapat pekerjaan sebagai operator telegraf di Boston. Seluruh waktu luangnya dihabiskan untuk melakukan percobaan-percobaan tehnik. Tahun ini pula ia menemukan sistem interkom elektrik.

Thomas Alva Edison mendapat hak paten pertamanya untuk alat electric vote recorder tetapi tidak ada yang tertarik membelinya sehingga ia beralih ke penemuan yang bersifat komersial. Penemuan pertamanya yang bersifat komersial adalah pengembangan stock ticker. Edison menjual penemuaannya ke sebuah perusahaan dan mendapat uang sebesar 40000 dollar. Uang ini digunakan oleh Edison untuk membuka perusahaan dan laboratorium di Menlo Park, New Jersey. Di laboratorium inilah ia menelurkan berbagai penemuan yang kemudian mengubah pola hidup sebagian besar orang-orang di dunia.

 

Tahun 1877 ia menemukan phonograph

Pada tahun ini pula ia menyibukkan diri dengan masalah yang pada waktu itu menjadi perhatian banyak peneliti: lampu pijar. Edison menyadari betapa pentingnya sumber cahaya semacam itu bagi kehidupan umat manusia. Oleh karena itu Edison mencurahkan seluruh tenaga dan waktunya, serta menghabiskan uang sebanyak 40.000 dollar dalam kurun waktu dua tahun untuk percobaan membuat lampu pijar. Persoalannya ialah bagaimana menemukan bahan yg bisa berpijar ketika dialiri arus listrik tetapi tidak terbakar. Total ada sekitar 6000 bahan yang dicobanya. Melalui usaha keras Edison, akhirnya pada tanggal 21 Oktober 1879 lahirlah lampu pijar listrik pertama yang mampu menyala selama 40 jam.

 

Masih banyak lagi hasil penemuan Edison yang bermanfaat.

Secara keseluruhan Edison telah menghasilkan 1.039 hak paten. Penemuannya yang jarang disebutkan antara lain : telegraf cetak, pulpen elektrik, proses penambangan magnetik, torpedo listrik, karet sintetis, baterai alkaline, pengaduk semen, mikrofon, transmiter telepon karbon dan proyektor gambar bergerak.

Thomas Edison juga berjasa dalam bidang perfilman. Ia menggabungkan film fotografi yang telah dikembangkan George Eastman menjadi industri film yang menghasilkan jutaan dolar seperti saat ini. Dia pun membuat Black Maria, suatu studio film bergerak yang dibangun pada jalur berputar.

Melewati tahun 1920-an kesehatannya kian memburuk dan beliau meninggal dunia pada tanggal 18 Oktober 1931 pada usia 84 tahun. (An)

 

Fakta unik tentang Thomas Alva Edison :

Di antara berbagai kisah sukses pendiri General Electric itu terselip beberapa fakta menarik. Berikut ini kami sajikan 10 diantaranya.

1. Sulit mendengar, bukan tuli

Edison kerap kali disebut tuli. Padahal ia bukan sama sekali tidak bisa mendengar, namun memiliki kesulitan untuk mendengar secara sempurna. Penyebabnya berbeda menurut beberapa sumber. Ada yang menyebut karena demam ketika ia masih kecil serta beberapa kali infeksi bagian tengah telinga yang tidak diobati. Ada juga yang menyebutkan karena telinganya dipukul kondektur kereta api ketika laboratorium kimianya di gerbong barang terbakar.

Sumber : https://www.dosenmatematika.co.id/

Pengertian Kalimat Efektif, Ciri dan Sebab-Sebabnya

Pengertian Kalimat Efektif, Ciri dan Sebab-Sebabnya

Pengertian Kalimat Efektif, Ciri dan Sebab-Sebabnya

Pengertian Kalimat Efektif, Ciri dan Sebab-Sebabnya
Pengertian Kalimat Efektif, Ciri dan Sebab-Sebabnya

Pengertian kalimat efektif

   Kalimat efektif adalah kalimat yang mampu menyampaikan gagasan dari penulis kepada pembaca secara tepat menyimpulkan gagasan yang sama antara penulis dan pembaca.

  Ciri – ciri kalimat efektif

  1. Kesatuan gagasan

Kesatuan gagasan yaitu menampakkan gagasan.

  1. Kesejajaran atau kepararelan

Yaitu penggunaan bentuk kata atau frase imbuhan yang sama derajatnya, sama pola atau susunan ferba, unsur kedua dan seterusnya juga harus ferba.

  1. Kelogisan

Yaitu kalimat efektif yang harus mudah di fahami, unsur pembentuknya harus memiliki hubungan logis yang dapat diterima akal sehat.

  1. Kehematan

Yaitu adanya hubungan jumlah kata yang digunakan dengan makna yang diacu, tidak menggunakan kata mubazir jika makna yang di acu sudah di jangkau.

  1. Penekanan

Yaitu upaya untuk mempertegas bagian kalimat yang memang perlu untuk di tonjolkan.

Sebab – sebab kalimat tidak efektif

      Kalimat tidak efektif adalah kalimat yang tidak memiliki sifa – sifat yang terdapat pada kalimat efektif.

 Sebab – sebab kalimat tidak efektif

  1. Kontaminasi

Kalimat kontaminasi yaitu kalimat yang tidak mengandung kata – kata yang sesuai atau tidak beraturan.

  1. Pleonasme

Yaitu bentuk pemakaian kata berlebihan.

  1. Ambiguitas

Yaitu sebuah bantuk yang memiliki tafsiran makna gambar.

  1. Tidak memiliki subjek

Yaitu kalimat yang dimaksut tidak memiliki subjek disini adalah tidak ada perintah dari nara sumbernya.

Sumber: https://sel.co.id/

Ciptakan SDM Unggulan, Pemerintah Terus Tingkatkan Program Pendidikan

Ciptakan SDM Unggulan, Pemerintah Terus Tingkatkan Program Pendidikan

Ciptakan SDM Unggulan, Pemerintah Terus Tingkatkan Program Pendidikan

 

Ciptakan SDM Unggulan, Pemerintah Terus Tingkatkan Program Pendidikan

Dalam memperingati hari Sumpah Pemuda

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, Ahmad Hadadi menjelaskan tentang perbedaan persepsi Sumpah Pemuda zaman dulu dan sekarang. Jika dahulu sumpah pemuda diartikan sebagai suatu komitmen dan semangat para pemuda dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Kini, menurut Ahmad, tekad dan komitmen pemuda adalah untuk memajukan Indonesia agar dapat bersaing dengan negara lain.

Pemuda sekarang harus punya komitmen

Tekadnya sama, semangatnya harus berjuang bagaimana Indonesia ini setelah merdeka menjadi bangsa yang maju, sertasejajar dengan negara-negara maju di dunia,” ujarnya  di sela-sela pembukaan acara Festival Pelajar Berbudaya di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 21 Bandung, Jalan Rancasawo No.74, Margasari, Buahbatu, Kota Bandung, Selasa (14/11/2017).

Menurutnya, tugas pemerintah adalah menyiapkan proses pembelajaran yang baik untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggulan. Para pemuda diharapkan selalu fokus dan serius dalam mengikuti proses pembelajaran. Jangan sampai pemuda terjebak ke dalam kegiatan yang negatif.

“Jangan terjebak dengan berbagai hal negatif, seperti narkoba, pornografi, dan berbagai kegiatan negatife lainnya. Itu yang harus kita hindari,” ujarnya.

Selain itu, proses pendidikan yang ada untuk meningkatkan SDM unggulan adalah berupa pendidikan formal, seperti pendidikan resmi dan pendidikan non formal, seperti pendidikan paket C. Yang terakhir, kata Ahmad, adalah pendidikan informal, seperti pendidikan otodidak di luar pendidikan formal.

“Ini adalah persiapan untuk membentuk SDM yang mampu bersaing dalam era globalisasi

Dengan negara yang sudah merdeka, justru kita harus menyipkan diri, bahkan persiapan menjadi seorang pemimpin,” ujar Ahmad.

Salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pendidikan adalah adanya program Semua Anak Bisa Sekolah. Dengan program tersebut, pemerintah memberikan berbagai macam bantuan agar semua lapisan masyarakat bisa tetap bersekolah.

“Mau miskin atau kaya, orang kampung atau kota, semua orang bisa bersekolah. Itulah intinya. Jika secara sisi ekonomi seseorang tidak mampu sekolah, namun kemampuannya bagus, pasti akan dapat dukungan untuk tetap sekolah,” tandas Ahmad.

 

Artikel Terkait:

Sistem Zonasi Akan Berdampak Positif pada UNBK

Sistem Zonasi Akan Berdampak Positif pada UNBK

Sistem Zonasi Akan Berdampak Positif pada UNBK

 

Sistem Zonasi Akan Berdampak Positif pada UNBK

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat

Ahmad Hadadi, membuka acara Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017 dan Persiapan Teknis Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun ajaran 2017/2018, di The Luxton Cirebon Hotel & Conventional, jalan R.A. Kartini No.60, Cirebon, Rabu (15/11/2017)

Dalam sambutannya Ahmad menuturkan

sistem zonasi yang akan diterapkan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 mendatang, telah sesuai dengan intruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendy. Menurutnya, sistem zonasi merupakan upaya untuk pemerataan mutu pendidikan. Sistem zonasi ini pun dapat berdampak pada UNBK.

“Penerapan system zonasi ini akan berdampak kepada UNBK. Intinya, dalam rangka pemerataan mutu pendidikan tinggi ini, kami akan ambil langkah-langkah teknis dan operasional yang salah satunya adalah berkenaan dengan UN termasuk UNBK. Termasuk yang berkenaan dengan pemerataan Kepala Sekolah, guru, serta pengawas,” ujarnya.

Pelaksanaan UNBK di Jabar pada 2017 lalu

khususnya untuk pendidikan SMA/SMK/MA sudah mencapai 24 persen. Sedangkan untuk SMP/MTS mencapai 25 persen. Ahmad menjelaskan, pada 2018 mendatang, UNBK harus dilaksanakan oleh seluruh SMA/SMK/MA dengan kewajiban target 100 persen, sedangkan untuk SMP dan MTS sebesar 75 persen.

“Tugas kita untuk 2018 ini untuk SMA/SMK/MA harus mencapai 100 persen. Ini adalah tugas,” tegasnya.

Meski masih banyak kendala dalam pelaksanaannya, Ahmad menghimbau kepada sekolah untuk segera membuat peta persoalan. Sehingga persoalan-persoalan yang dihadapi akan segera terselesaikan dengan maksimal, terutama dalam hal pengamanan.

“Jangan sampai pada pelaksanannya nanti komputer tidak ada, atau misalkan koneksi internet, server, dan bahkan operatornya  dalam kondisi yang tidak baik,” kata Ahmad.

Ia menegaskan, bahwa sistem UNBK sebenarnya bertujuan untuk mempermudah jalannya UN. Dengan adanya sistem ini diharapkan kecurangan-kecurangan yang biasa terjadi akan lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.

“Dengan UNBK, selama semua sistemnya sudah siap, termasuk operatornya sudah siap, maka ujian akan lebih praktis dan memudahkan. Tak hanya itu,kemungkinan kecurangan pun bisa diminimalisir,” tandasnya.

 

Sumber: https://pengajar.co.id/