4 Makanan yang Cocok Untuk Ikan Discus

4 Makanan yang Cocok Untuk Ikan Discus

4 Makanan yang Cocok Untuk Ikan Discus

4 Makanan yang Cocok Untuk Ikan Discus
4 Makanan yang Cocok Untuk Ikan Discus

Apakah makanan yang cocok untuk ikan discus? Sebagai ikan hias yang mempunyai nilai keindahan dan keunikan tersendiri, ikan discus banyak dipelihara di akuarium. Ikan ini memiliki postur badan yang berbentuk pipih dan bundar.

Warnanya pun bermacam-macam mulai dari merah, hitam, putih, biru, ungu, jingga, hingga hijau. Karena kemolekannya itulah, ikan discus mendapat julukan ratunya ikan air tawar.

Dibandingkan dengan ikan oscar, tingkat kesulitan merawat ikan discus terbilang lebih sulit. Ikan ini sangat sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungannya.

Makara akuarium yang menjadi kawasan tinggal ikan discus pun harus dilengkapi dengan peralatan yang memadai menyerupai water heater, aerator, filtrasi, dan termometer.

Selain itu, penting juga untuk memperhatikan pakan yang diberikan kepada ikan discus untuk mendukung pertumbuhan sekaligus menjaga tingkat kecerahan warnanya. Di bawah ini rekomendasi makanan-makanan yang cocok diberikan kepada ikan discus, antara lain :

Pelet

Demi alasan kepraktisan, kami tetap menyarankan Anda untuk menggunakan pelet sebagai makanan utama ikan discus. Kalau bisa, pilihlah produk pelet yang telah diramu secara khusus untuk ikan discus.

Pelet menyerupai ini biasanya mengandung zat karoten yang cukup tinggi guna mempertahankan kualitas warna dari ikan peliharaan Anda.

ikan cupang aduan – Ingat bahwa kita bekerjsama memelihara ikan untuk menghilangkan pikiran yang stres, jadi jangan hingga pikiran kita menjadi stres gara-gara kerepotan mengurus ikan.

Kutu Air

Kutu air atau artemia merupakan salah satu pakan yang sangat bagus untuk makanan ikan hias pada umumnya. Hewan ini memiliki ukuran badan yang sangat kecil sehingga bagus dijadikan sebagai pakan awal, terutama untuk burayak yang sedang berguru mencari makanan sendiri.

Kutu air mengandung protein yang cukup untuk mendukung pertumbuhan ikan discus. Pakan ini pun dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan pada ikan.

Cacing darah

Cacing darah merupakan binatang sejenis yang mempunyai warna merah darah. Karena mengandung protein yang tinggi, ikan discus yang rutin memakan cacing darah biasanya akan tumbuh menjadi besar lebih cepat.

Selain dijual dalam kondisi segar, Anda pun mampu membeli cacing darah dalam keadaan yang sudah dibekukan. Khasiat cacing darah lainnya bagi ikan discus yaitu mempertajam tingkat kecerahan warna di tubuhnya.

Hati Sapi

Rutin memperlihatkan hati sapi kepada ikan discus dapat mengubah warna ikan yang tadinya kusam menjadi cerah dan tajam. Oleh alasannya yakni itu, meskipun harga hati sapi lumayan mahal, para penghobi tidak segan-segan membelinya hanya untuk ikan discus yang dipelihara.

Sebelum diberikan kepada ikan discus, hati sapi tersebut harus diblender terlebih dahulu supaya ukurannya bermetamorfosis lebih kecil dengan tekstur yang lebih lembut.

Ikan Discus Jantan dan Betina, Ini Bedanya!

Ikan Discus Jantan dan Betina, Ini Bedanya!

Ikan Discus Jantan dan Betina, Ini Bedanya!

Ikan Discus Jantan dan Betina, Ini Bedanya!
Ikan Discus Jantan dan Betina, Ini Bedanya!

Apakah perbedaan antara ikan discus jantan dan betina? Ikan discus erat dijadikan sebagai ikan hias air tawar oleh para penghobi di Indonesia khususnya.

Ikan ini memiliki bentuk yang sangat unik yaitu bulat dan agak pipih. Warnanya juga sangat beragam dan membentuk corak yang khas.

Tidak ibarat ikan nila, jenis kelamin ikan discus lumayan sulit dikenali. Pasalnya karakteristik antara ikan jantan dengan ikan betina hampir mirip. Ukuran badan keduanya pun tidak mempunyai selisih yang mencolok.

Namun bila dicermati, kita mampu menentukan jenis kelamin seekor ikan discus dengan melihat ciri-ciri pada umumnya. Apakah perbedaan antara ikan discus jantan dan betina Simak Ikan Discus Jantan dan Betina, Ini Bedanya!

Ikan Discus Jantan

ikan hiu megalodon – Kebanyakan ikan discus jantan mempunyai verbal yang berukuran lebih besar dan bibir atasnya tampak menonjol. Bentuk area di sekitar hidungnya pun agak membengkok. Sedangkan sirip dubur ikan jantan biasanya berbentuk lurus, tidak bulat.

Identifikasi ikan jantan akan lebih mudah apabila dilakukan ketika ikan tersebut dalam kondisi sedang berahi alasannya yaitu warnanya tampak sangat cerah.

Anda juga mampu memperhatikan bentuk alat kelamin ikan discus jantan yaitu runcing. Selain itu, ikan jantan pun mempunyai gerak refleks yang lebih lebih banyak didominasi dibandingkan dengan ikan betina.

Ikan Discus Betina

Ikan discus betina selalu mempunyai verbal yang berukuran agak kecil dengan bibir yang tipis dan simetris. Ikan ini pun memiliki hidung yang berbentuk tidak terlalu bengkok. Begitu pula dengan bentuk kepalanya yang tidak menonjol.

Sedangkan bentuk sirip dubur yang dimiliki oleh ikan discus betina ialah bulat dan tidak lurus. Warna ikan betina pun cenderung kusam atau tidak terlalu cerah meskipun dalam kondisi sedang berahi. Sementara itu, ikan discus betina mempunyai alat kelamin yang berbentuk bulat dan lebar.

Selain dengan memperhatikan ciri-ciri fisik di atas, Anda juga mampu membedakan ikan jantan dan ikan betina secara alami. Caranya yaitu membiarkan ikan-ikan discus peliharaan Anda menentukan pasangannya sendiri. Cobalah memelihara beberapa ekor ikan discus di dalam sebuah akuarium, lalu perhatikan tingkah lakunya.

Dalam beberapa hari ke depan biasanya setiap ikan akan memilih jodohnya. Pisahkan ikan discus yang telah memiliki pasangan tersebut di akuarium khusus. Ikan discus yang bertelur yaitu ikan betina dan satunya lagi merupakan ikan jantan.

Cara Mancing Ikan Nila Yang Benar

Cara Mancing Ikan Nila yang Benar

Cara Mancing Ikan Nila Yang Benar

Cara Mancing Ikan Nila yang Benar
Cara Mancing Ikan Nila yang Benar

Bagaimana cara mancing ikan nila yang benar? Ikan nila (Oreochromis niloticus) ialah ikan air tawar yang sering dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Ikan ini termasuk binatang omnivora yang biasa memakan plankton, ikan kecil, dan tanaman air. Sifatnya yang rakus membuat pertumbuhan ikan nila terbilang cepat.

Tidak sedikit para pemancing ikan nila contohnya lumut, cacing, rebon, jangkrik, kecoak batu, orong-orong, dan sebagainya. Sedangkan untuk memancing ikan nila di tambak, Anda harus menggunakan umpan pelet karena karakteristik ikan ini terbiasa memakan pelet.

Bagaimana cara mancing ikan nila yang benar Simak Cara Mancing Ikan Nila yang Benar. Ingin menerima ikan nila? Berikut ini kiat-kiat yang mampu Anda terapkan!

Penggunaan Peralatan yang Memadai

umpan ikan mas – Paling pas memancing ikan nila menggunakan joran tegek yang berukuran antara 360-450 cm. Lengkapi joran tadi dengan tali kenur yang berdiameter 0,5 mm dengan kekuatan minimal 40 lbs. Ukuran kail yang dipakai sebaiknya nomor 3, 4, atau 5. Pasang pula pelampung di bersahabat kail sehingga Anda mampu lebih mudah mendeteksi jikalau umpan sudah dimakan ikan nila.

Pemilihan Spot yang Tepat

Ikan nila liar biasanya tinggal di perairan yang banyak mengandung lumpur. Anda mampu menemukan lingkungan semacam ini di sawah, sungai, atau danau. Waktu pemancingan yang ideal antara lain 7-8 pagi, 10-13 siang, 15-18 sore, 20-22 malam, dan 2-4 dini hari.

Lemparkan Bom Umpan

Bom umpan memiliki kegunaan untuk menarik perhatian ikan-ikan supaya berkumpul di satu titik. Jenis bom umpan yang paling cocok untuk ikan nila yaitu bekatul dan beras ketan. Agar aromanya menyengat tajam dan gampang dideteksi ikan, ada baiknya tambahkan esens buatan atau terasi udang ke dalamnya. Bom umpan ini dilemparkan sebanyak 3-5 bulatan terlebih dahulu, kemudian secara bertahap taburkan 1 bulatan untuk menjaga ikan tetap berkumpul di spot tersebut.

Demikian, biar bermanfaat.

Jenis-jenis Kolam Ikan Air Tawar

Jenis-jenis Kolam Ikan Air Tawar

Jenis-jenis Kolam Ikan Air Tawar

Jenis-jenis Kolam Ikan Air Tawar
Jenis-jenis Kolam Ikan Air Tawar

Apa sajakah jenis-jenis bak ikan air tawar? Pembudidayaan ikan harus dilakukan dengan memakai media pemeliharaan berupa kolam. Saat ini, ada beragam bak yang bisa digunakan untuk daerah pembesaran ikan. Pemilihannya harus diadaptasi dengan karakteristik ikan yang akan dibudidayakan. Dari sekian banyak aneka bak tersebut, terdapat tiga yang paling populer yaitu bak tanah, bak semen, dan bak terpal.

Pembudidayaan ikan harus dilakukan dengan memakai media pemeliharaan berupa bak Simak Jenis-jenis Kolam Ikan Air Tawar

Kolam Tanah

Kolam tanah dibuat dengan cara menggali tanah memakai ukuran tertentu, lalu mengisinya dengan air. Kolam ini mempunyai dinding dan dasar yang masih berupa tanah. Pembuatannya yang mudah dengan biaya yang murah membuat bak ini sangat disukai oleh para petani. Bahkan beberapa bak tanah bisa terbentuk secara alami. Pada perkembangannya, dinding bak tanah sering diperkuat memakai susunan batu, sedangkan bab dasarnya diberi taburan pasir.

Kelebihan-kelebihan bak tanah antara lain :

  • Tidak dibutuhkan peralatan pelengkap untuk mengontrol kadar pH dan suhu air alasannya sudah menyesuaikan sendiri dengan lingkungan sekitar.
  • Biaya pembangunannya relatif lebih rendah dibandingkan dengan jenis bak air tawar yang lain.
  • Lingkungan bak yang masih alami membuat organisme yang menjadi pakan ikan ibarat plankton dan hewan renik bisa hidup di dalamnya.
  • Kondisi bak yang ibarat mirip habitat asli ikan membantunya dalam menyesuaikan diri sehingga daya hidupnya lebih tinggi.

Sayangnya bak tanah memiliki beberapa kekurangan yaitu :

  • Tingkat kelayakan bak sangat ditentukan oleh karakteristik dan jenis tanah yang menjadi daerah pembuatan bak tersebut.
  • Bagian dinding bak rawan mengalami longsor serta bab dasarnya bisa menjadi sarang predator ikan.
  • Sulit melaksanakan kontrol pada ketika cuaca sedang ekstrim dan hujan secara terus-menerus.
  • Dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengeringkan air pada kolam.
  • Permukaan air bak yang lebih rendah daripada ketinggian muka air kadang kala mempersulit sirkulasi air.
  • Perawatannya lebih rumit terutama untuk mengatasi dinding yang terkikis dan mengeluarkan endapan tanah.

Kolam Semen

ikan hias – Kolam semen yakni bak yang strukturnya terbuat dari adukan semen. Kolam ini biasanya dipilih ketika lahan tidak mungkin dibuat bak tanah. Beberapa petani juga memilih bak semen alasannya perawatannya cenderung lebih gampang. Karena bab dasarnya dilapisi oleh materi yang solid, air di dalam bak ini tidak bersentuhan pribadi dengan tanah.

Kolam semen mempunyai sejumlah keunggulan meliputi :

  • Sistem sirkulasi pengairan bak bisa dibuat semaksimal mungkin, baik untuk keperluan pengeringan atau pun perawatan.
  • Daya tahannya lebih lama, tidak mudah rusak, dan tidak gampang terkikis atau mengalami kebocoran.
  • Perawatannya lebih mudah dan biaya yang dibutuhkan pun lebih murah.
  • Bentuknya bisa dibuat sedemikian rupa dengan tingkat ketebalan dinding yang relatif tipis untuk mengoptimalkan ketersediaan lahan.
  • Ketinggian bak bisa dibangun di atas ketinggian rata-rata permukaan air tanah.
  • Spesifikasi bak dapat dibuat sedetail mungkin.
  • Proses pengeringannya lebih cepat berkisar antara 1-2 hari.
  • Potensi predator bersarang di dalam bak bisa dicegah.

Sedangkan kelemahan-kelemahannya yaitu :

  • Kondisi bak yang tidak alami memaksa kontrol pH dan suhu air harus dilakukan secara rutin.
  • Pertumbuhan pakan alami ikan ibarat plankton dan hewan renik tidak bisa maksimal.
  • Biaya pembangunannya lebih mahal dibandingkan dengan jenis kolam-kolam yang lain.
  • Dibutuhkan pembiasaan yang tinggi oleh ikan biar dapat bertahan hidup di lingkungan kolam.
  • Pertumbuhan ikan yang dibudidayakan di dalamnya lebih lambat alasannya potensi tingkat stresnya lebih tinggi.

Kolam Terpal

Dibandingkan dengan bak tanah dan bak semen, kolam terpal masih tergolong sebagai bak yang gres digunakan oleh para petani lokal. Pemilihan bak ini biasanya didasari sulitnya membuat jenis bak yang lain alasannya faktor-faktor tertentu. Misalnya tanah yang berpasir tidak mungkin dibuat bak tanah, sedangkan jikalau membuat bak semen biayanya tidak terjangkau. Maka bak terpal menjadi pilihan yang paling tepat.

Kelebihan yang dipunyai oleh bak terpal di antaranya :

  • Biaya instalasinya lebih murah daripada pembuatan kolam beton.
  • Bentuk perawatan yang harus dilakukan pun jauh lebih sederhana dan mudah.
  • Penempatan bak lebih fleksibel.
  • Pemantauan kondisi bak lebih mudah.
  • Proses pengeringan bak lebih cepat.

Di sisi lain, kekurangan bak terpal yakni :

  • Dibutuhkan perhatian yang serius pada pH dan suhu air
  • Pakan alami ikan sulit berkembang biak di dalam bak ini.
  • Ketimbang bak tanah, bak terpal lebih cepat rusak.
  • Kesalahan dalam memilih terpal dapat menimbulkan keracunan pada ikan.
  • Daya tahan ikan untuk hidup dan berkembang biak lebih rendah daripada bak tanah.
  • Ukuran bak terbatas sesuai dengan ukuran terpal yang dijual di pasaran.
  • Terpal termasuk material yang tidak ramah lingkungan.

Ikan Kakap Dan Cara Pemeliharaannya

Ikan Kakap Dan Cara Pemeliharaannya

Ikan Kakap Dan Cara Pemeliharaannya

Ikan Kakap Dan Cara Pemeliharaannya
Ikan Kakap Dan Cara Pemeliharaannya
Pemeliharaan ikan kakap dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pemeliharaan benih ikan kakap atau biasa disebut pendederan, dan pemeliharaan ikan konsumsi atau pembesaran. Benih ikan kakap yang diperoleh di alam dengan ukuran sekitar 5-10 cm langsung dibesarkan didalam tambak atau keramba. Akan tetapi, benih yang diperoleh dari Balai Benih ikan sebaiknya lebih dahulu didederkan dikurungan tersendiri.

Pendederan Ikan Kakap

Pendederan benih ikan kakap biasanya dilakukan dengan menggunakan keramba apung yang berukuran kecil, seperti 1 x 1 x 1 meter. Benih yang didederkan berasal dari Balai pembenihan dengan ukuran 1,5-2 cm atau berumur sekitar 30-50 hari.
Untuk ukuran keramba seperti diatas, padat penebarannya sekitar 300-500 ekor. Pemeliharaan ikan kakap diatas berlangsung 2-3 bulan sehingga nantinya benih telah berukuran gelondong saat dipanen, yaitu sekitar 5-8 cm. Ukuran ini sudah dapat ditebar ke dalam tambak.
Namun, bila didederkan lagi akan lebih baik, tetapi padat penebarannya sedikit dikurangi, yaitu 300-400 ekor. Setelah pemeliharaan sekitar 2-3 bulan, benih telah berumur mencapai 10 bulan atau lebih, dan ukuran ini sangat baik berada ditambak maupun di KJA.

Pemeliharaan Ikan Kakap Untuk Konsumsi

Pemeliharaan ikan kakap ditambak dapat dilakukan dengan system monokultur (memelihara satu jenis dalam spesies yang sama) dan polikultur (memelihara beberapa jenis ikan/lebih dari satu jenis dalam spesies yang berbeda).
Budidaya monokultur dapat dilakukan dengan kepadatan 5.000-6.000 ekor per hectare dengan ukuran benih yang ditebar antara 8-10 cm. Budi daya polikultur dapat dilakukan denagn mencampurkan ikan kakap dengan ikan nila (Oreochromis niloticus) atau dengan rumput laut. Penebaran pertama untuk ikan nila dengan padat penebaran 3.000-5.000 ekor per hectare, dan penebaran berikutnya, yaitu benih ikan kakap denagn padat penebaran 3.000-5.000 ekor per hectare, dan penebaran berikutnya, yaitu benih ikan kakap dengan padat penebaran 3.000-5.000 ekor per hectare.
Untuk polikultur ikan kakap dengan rumput laut, padat penebaran ikan kakap ukuran gelondongan sekitar 3.000-5.000 ekor perhektare, dan bibit rumput rumput laut 3.000-5.000 kg per hectare. Bila pemeliharaan dilakukan pada KJA, benih  yang dipelihara disesuaikan dengan ukuran mata jarring. Hal ini untuk mencegah lolosnya ikan-ikan yang berukuran lebih kecil dari mata jarring.

Kriteria Ukuran Mata jarring dengan ukuran Ikan yang Ditebar.

Ukuran mata jarring Ukuran panjang Ikan
0,5 cm1,2 cm
1 cm                               5-10 cm
2 cm                               20-30cm
4 cm                              30 cm
Padat penebaran di KJA untuk benih yang berukuran 10 cm atau lebih, yaitu 8-10 ekor per meter persegi.

Pemberian Pakan Untuk Ikan Kakap

jenis ikan discus yang dipelihara di dalam tambak dapat diberi makanan berupa ikan sudah segar sebanyak 7-10 kg untuk 1 kg ikan kakap. Ini juga dilakukan pada ikan-ikan kakap yang dipelihara pada KJA.
Pemberian makanan dilakukan sekali dalam sehari di saat air pasang.
Pada permulaan pemberian, pakan harus diberikan dalam jumlah yang sedikit sambil memperhatikan, apakah ikan-ikan itu mau makan atau tidak. Apabila ikan-ikan itu kelihatan rakus, akan segera diperbanyak dan disebar pada seluruh area budi daya. Jika ikan-ikan terlihat malas, maka perlu dilakukan pemeriksaan kimia dan fisika air, antara lain suhu, salinitas, O2, dan pH.

Kolam Ikan Koi dan Cara Membuatnya

Kolam Ikan Koi dan Cara Membuatnya

Kolam Ikan Koi dan Cara Membuatnya

Kolam Ikan Koi dan Cara Membuatnya
Kolam Ikan Koi dan Cara Membuatnya
Ikan koi salah satu ikan yang cukup banyak peminatnya diantara ikan hias yang lainnya. Salah satu daya tarik dari ikan koi ini yaitu dari bentuk dan warna tubuhnya yang sangat indah. Tetapi, untuk memlihara atau merawat ikan koi kita harus memahami terlebih dahulu karakter ikan ini, supaya ikan koi yang kita pelihara akan tampil prima dan kita akan senang melihatnya.
Salah satu hal terpenting dalam perawatan ikan koi yaitu faktor tempat. Salah satu tempat ikan koi yang baik yaitu kolam, tetapi kolam ikan koi yang baik harus memenuhi “keinginan” ikan koi tersebut, dalam artian kita harus mengetahui kebiasaan hidup ikan koi tersebut apabila berada di dalam kolam.
Dengan mengetahui “keinginan” ikan koi tersebut, maka secara otomatis kehidupan ikan koi di dalam kolam yang kita sediakan akan berlangsung baik, dan ikan pun akan berkembang dengan baik pula.
Ada beberapa tahapan atau hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kolam ikan koi, diantaranya:

Penyinaran Matahari pada Kolam Ikan Koi

umpan ikan bawal – Ikan koi akan terlihat indah apabila ikan tersebut terkena sinar matahari, maksudnya ikan  koi akan tumbuh sempurna dan memiliki warna yang mencolok apabila kolam yang didiami terkena sinar matahari.
Dalam sehari setidaknya koi membutuhkan sinar matahari langsung selama 3 jam terutama bagi jenis koi hikari yang memiliki sisik mengkilap, apabila kekurangan sinar matahari warna sisik yang mengkilap akan memudar.
Selain kurang maksimal pada warna ikan, kekurangan sinar matahari akan mengundang berbagai penyakit.
Dan perlu diketahui bahwa sinar matahari yang menyinari kolam dapat mendorong berkembangnya ganggang spirulina, apabila ganggang tersebut dimakan ikan, hal itu akan menambah kualitas warna ikan koi.

Kolam Untuk Ikan Koi

Bentuk kolam untuk ikan koi tidak begitu bermasalah, yang terpenting kolam yang akan di pakai ikan koi harus memiliki dasar dan dinding yang halus dan bagian sudut kolam harus tumpul, hal ini untuk menghindari supaya ikan koi tidak terluka. Karena salah satu kebiasaan ikan koi adalah suka menggesekan tubuhnya ke dinding dan dasar kolam.

Kualitas Air Kolam Koi

Air untuk kolam ikan koi harus yang bersih dan sehat, untuk menjaga kualitas air agar tetap sehat dan bersih, kita bisa memasang filter untuk membantu menjernihkan air. Selain filter di kolam koi juga bisa ditambah aerator untuk menyuburkan air ditengah kolam.
Semburan air yang keluar akan menimbulakan gelembung-gelembung udara yang dapat mengahasilkan oksigen bagi ikan.
Aerator bisa membuat arus pada air kolam sehingga ikan koi akan sering bergerak dan membuat tubuh ikan semakin sehat.
Untuk menjaga ikan koi tetap sehat sebaiknya tambahkan PSB-bio healthy dan refresh. PSB berfungsi untuk meningkatkan amonia sehingga air tetap jernih, dan pemberian suplemen tersebut sebaiknya diberikan pada sore hari.

Sementara refresh berisi mineral yang biasa terdapat dalam lumpur, karena dasar kolam terbuat dari bahan semen, maka obat ini sangat baik untuk diberikan, dan bisa diberikan sebulan sekali dengan dosis 180g untuk setiap 10 ton air. Untuk memasukkan obat tersebut dilarutkan terlebih dahulu dalam satu ember air.

Itulah sekilas bagai mana cara menyiapkan kolam untuk ikan koi, perawatan ikan yang baik akan berdapak pada kualitas ikan tersebut.

Cara Budidaya Ikan Betutu Kolam Buatan

Cara Budidaya Ikan Betutu Kolam Buatan

Cara Budidaya Ikan Betutu Kolam Buatan
Cara Budidaya Ikan Betutu Kolam Buatan
Ikan betutu atau yang di kenal juga sebagai ikan malas kelihatannya belum banyak di kenal orang pada umumnya. Ikan ini memanglah belum banyak dipasaran hingga untuk menemukannya cukup susah serta tidak sering orang mengenalnya. Walau sebenarnya ikan ini mempunyai daging yang enak serta gurih hingga banyak eksportir yang mencarinya. Belum beberapa orang yang membudidayakan ikan betutu ini hingga harga nya juga sangatlah mahal , per kilonya meraih 130. 000 ribu rupiah. Wah , untungkan sekali ya untuk jadikan kesempatan usaha? Anda dapat lakukan pembudidayaan sendiri. Karenanya , pada artikel ini bakal menuturkan cara budidaya ikan betutu. Harga nya yang sangatlah tinggi bikin Anda pasti tergiur untuk panen ikan betutu lalu memperoleh untung besar.

Sepintas Perihal Biografi Ikan Betut

Bukanlah tanpa ada argumen ikan ini dijuluki ikan malas lantaran ia terlampau malas bergerak terkecuali di sentuh oleh tangan orang atau terserang suatu hal. Ikan ini populer memanglah bukan lewat jalur resmi seperti dikenalkan oleh Kementerian Perikanan. Tetapi malah lewat penangkarannya , ikan ini tersohor. Untuk orang Kalimantan Barat telah tidak asing lagi dengan ikan yang satu ini. Cara budidaya ikan betutu pasti tidak sama lewat cara budidaya ikan hias. Kemalasanannya juga merambah pada hasratnya untuk mencari makan. Ia cuma diam menanti di beri makan. Bila telah kenyang ia cuma bakal diam didasar perairan seperti ikan mati.

Poses Pembentukan Kolam Betutu

Seperti cara budidaya ikan koi yang dapat dibudidayakan di kolam rumah atau aquarium , budidaya ikan betutu juga tidak jauh beda. Cara budidaya yang pertama yaitu pembuatan kolam. Kolam dapat terbuat dari semen , akuarium atau yang lain. Minimum dalam kolam yaitu satu mtr. Lalu dibagian pinggir kolam buat parit selama 75 cm serta dalam 30-40 cm. Hal itu mempunyai tujuan untuk mempermudah waktu pengeringan kolam , mempermudah menangkap ikan serta bikin ikan-ikan makanan betutu terkumpul hingga gampang dikonsumsi oleh betutu. Diluar itu , sebisa-bisanya buat pintu pembuangan ar dengan sistem monik supaya pembuangan air lebih gampang.

Proses Memasukan Ikan Ke-Kolam

Budidaya ikan betutu lebih serupa lewat cara budidaya ikan lele di terpal. Sama seperti dengan ikan lele , betutu dapat hidup di air keruh. Ia tahan pada lingkungan air yang kotor , tidak sama dengan umumnya ikan yang malah bakal mati. Sesudah kolam jadi , taburilah kolam dengan mujair. Sesudah mujair yang suka kawin ada dalam kolam sepanjang 1-2 bln. , barulah masukkan benih betutu ke kolam. Kemudian , rutinlah memberi betutu makan hingga hari panen dating.

Pemberian Tumbuhan di Dalam Kolam

Baiknya Anda juga berikan tumbuhan aquatic seperti teratai untuk melindungi kelembapan suhu didalam kolam. Betutu memanglah sukai tempat yang rindang serta tidak paparsinar matahari. Budidaya betutu yang gampang jadikan beberapa orang mengerjakannya. Mudah-mudahan info ini berguna serta bisa menolong Anda untuk lakukan budidaya ikan betutu. Sekian lasan ini saya berikan mudah-mudahan berguna.