Epidemiologi / Insiden Kasus

Epidemiologi / Insiden Kasus

Epidemiologi

Gastritis merupakan salah satu penyakit yang paling banyak dijumpai di klinik Penyakit Dalam ( PD jilid II Edisi 3)

Gastritis akut merupakan penyakit yang sering ditemukan biasanya jinak dan dapat sembuh sendiri (Patofisiologi Sylvia & Wilson) dan ± 80 – 90% yang dirawat di ICU menderita gastritis akut.

  1. Penyebab / Faktor Predisposisi

Gastritis akut

–       Dapat terjadi tanpa diketahui

–       Gastritis erosive merupakan salah satu gastritis akut yang disebabkan oleh:

  1. Trauma yang luas, luka bakar luas, septicemia
  2. Operasi besar, gagal ginjal, gagal nafas, penyakit hati berat, renjatan, trauma kepala.
  3. Obat-obatan seperti aspirin, obat antiinflamasi, nonsteroid, kafein, alcohol, lada, cuka.

Gastritis kronik

–       Aspek imunologis

Dapat dilihat dari ditemukannya autoantibody terhadap factor intrinsik lambung dan sel partial pada pasien dengan anemia pernisiosa. Kasus ini jarang ditemukan.

–       Aspek bakteriologi

Salah satu bakteri penyebab gastritis adalah “ Helicobacter pylori” dan sering dijumpai berbentuk gastritis kronis aktif autrum.

–       Faktor lain yang juga dapat menyebabkan gastritis kronis adalah refluk kronik cairan pankreatobilier, asam empedu dan lisosetin, alcohol berlebih, teh panas dan merokok.

  1. Etiologi
  1. Obat analgetik anti inflamasi, terutama aspirin.
  2. Bahan-bahan kimia
  3. Merokok
  4. Alkohol
  5. Stres fisik yang disebabkan oleh luka bakar, sepsis, trauma, pembedahan, gagal pernafasan, gagal ginjal, kerusakan susunan saraf pusat.
  6. Refluks usus ke lambung.
  7. Endotoksin.

Penyebab atau etiologi gastritis ini akan dijelaskan menurut jenis gastritis (Akut-Kronis).

  1. ETIOLOGI GASTRITIS AKUT :

Penyebab penyakit jenis ini, antara lain :

–       Obat-obatan: Aspirin, terutama salycylat, indomethacin, sulfonamide, obat anti inflamasi nonsteroid (AINS) dan steroid.

–       Alkohol Gangguan mikrosirkulasi mukosa lambung : trauma, luka bakar, sepsis

–       Refluk empedu

–       Terapi radiasi

–       Mencerna asam atau alkali kuat, dll.

Secara makroskopik terdapat lesi erosi mukosa dengan lokasi berbeda.

–       Jika karena stress erosi ditemukan pada korpus dan fundus.

–       Jika karena AINS erosi terutama ditemukan di daerah antrum, namun dapat juga menyeluruh.

Secara mikroskopik, terdapat erosi dengan regenerasi epitel, dan ditemukan reaksi sel inflamasi neutrofil yang minimal

  1. ETIOLOGI GASTRITIS KRONIS :

Ulkus benigna atau maligna dari lambung atau oleh Helicobacter pylory (H. pylori)

 

sumber :
https://montblancpensoutletsaleonline.com/2020/06/11/seva-mobil-bekas/