Merumuskan Pendapat Dan Membuat Draft Laporan Audit

Merumuskan Pendapat Dan Membuat Draft Laporan Audit

Selama pelaksanaan audit, berbagai pengujian audit telah dilaksanakan auditor. Pelaksanaan pengujian audit dapat dilaksanakan oleh beberapa auditor yang menangani beberapa area yang berbeda. Pada setiap selesai dilaksanakannya prosedur pengujian audit, staf yang melaksanakan prosedur tersebut diharapkkan meringkas temuannya.

Berbagai ringkasan temuan tersebut, kemudian digabungkan dan dievaluasi untuk menentukan pendapat yang diberikan atas laporan keuangan secara keseluruhan. Proses ini biasanya dilaksanakan oleh partner, tetapi bisa juga dilakukan oleh manager (manajer KAP) dan telah kembali oleh partner.

Sebelum mencapai keputusan pendapat yang final, auditor perlu berdiskusi dengan klien. Auditor dapat meminta klien (manajer perusahaan) untuk melakukan penyesuaian atau pengungkapan tambahan. Manajer perusahaan dapat menyanggahnya dan mempertahankan posisinya. Apabila diskusi tersebut menghasilkan kesepakatan bersama, auditor dapat memberikan pendapat wajar tanpa pengecualian. Tetapi apabila diskusi tersebut tidak dapat menghasilkan kesepakatan bersama, auditor dapat memberikan pendapat selain pendapat wajar tanpa pengecualian.

Melakukan Penelaahan Akhir atas Kertas Kerja

Setiap kertas kerja telah ditelaah oleh supervisor. Hal ini dimaksudkan untuk menilai kualitas pekerjaan yang dilakukan, bukti yang dihimpun dan kesimpulan yang ditarik oleh pembuat kertas kerja.

Meskipun demikian, penelaahan tambahan terhadap kertas kerja perlu dilakukan pada tahap akhir pekerjaan lapangan oleh anggota tim audit. Hal ini dapat dilaksanakan oleh partner maupun manajer.

Manajer dapat melakukan penelaahan atas kertas kerja yang dibuat oleh senioar auditor, maupun yang dibuat oleh asisten atau junior auditor yang telah ditelaah oleh senior auditor. Partner dapat melakukan penelaahan atas kertas kerja yang di buat oleh manajer, penelaahan atas kertas kerja lain yang dipilih.

Berkomunikasi dengan Klien

Komunikasi oleh auditor dapat dilaksanakan dengan :

  1. Komite audit
  2. Management

Komunikasi yang dapat dilakukan auditor dengan komite audit adalah komunikasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan struktur pengendalian intern klien, atau mengenai pelaksanaan audit. Komunikasi manajemen dapat dilaksanakan melalui manajemen letter (surat pernyataan manajemen).

 

sumber :

https://www.ayoksinau.com/seva-mobil-bekas/