Mitos dan Macamnya

Mitos dan Macamnya

Mitos dan Macamnya
Mitos dan Macamnya

Mitos berarti

hal-hal yang berkaitan dengan asal-usul kejadian gejala alam yang belum diberikan bobot pengetahuan dan pemahaman yang bersifat rasional.

Mitos dipercaya oleh masyarakat karena mitos digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan non fisik (pikiran) manusia. Pada zaman dahulu, pemikiran manusia masih terbatas sehingga mereka berpikir secara sederhana dan hasil pemecahan masalahnya belum bisa memberikan jawaban yang memuaskan bagi rasa ingin tahu manusia dan masih jauh dari kebenaran.

a. Mitos Kosmogonis

Mitos kosmogonis adalah mitos yang berupa cerita atau keterangan-keterangan tentang asal-usul kejadian alam semesta.
Contoh :
Asal Mula Babilonia
Awalnya ada air tawar, disebut Apsu, dan air asin, disebut Tiamat. Apsu dan Tiamat adalah pasangan dewa dan dewi. Dari mereka diturunkan dewa-dewa yg lain. Tiamat melahirkan Anshar dan Kishar, dewa-dewa perbatasan langit dan bumi. Dari mereka muncul Anu, dewa langit. Anak-anak dewa ini membuat keributan karena masih berada dalam satu tempat yaitu air tawar dan asin. Artinya, langit, bumi, horison, dll, masih belum terpisahkan satu dengan lainnya. Mereka masih campur aduk atau keos. Karena itu Apsu mau membunuh mereka. Tapi rencananya didahului oleh Marduk, dewa matahari anak Anu. Marduk membunuh Apsu, kemudian Tiamat. Marduk menjadi raja dewa kota Babilonia. Tubuh Tiamat dipisah2kan. Sebagian tubuh Tiamat menjadi daratan, sebagian lagi menjadi cakrawala. Air mata Tiamat menjadi sungai Tigris dan Eufrat.

b. Mitos Kosmologis

Mitos kosmologis adalah mitos yang menerangkan sifat gejala perubahan alam.
Contoh :
Dikisahkan, pada mulanya alam semesta adalah sesuatu yang kosong dan tak berbentuk. Kegelapan ditutupi oleh kegelapan itu sendiri. Di alam semesta, dahulu tidak ada sesuatu yang ada namun juga tidak ada sesuatu yang tidak ada. Tidak ada bumi, matahari, bulan, bintang, planet maupun segala benda cosmic di alam semast. Namun hanya ada brahman, sesuatu yang bernafas namun tanpa nafas menurut kekuatannya sendiri, ia tidak terikat oleh waktu, tidak berawal dan tidak berakhir, tidak berumur, diluar kehidupan dan kematian yang tiada lain adalah Tuhan. Dari kekosongan tersebut, brahman menciptakan sesuatu seperti lautan luas. Lautan tersebut merupakan kekacauan yang tak berbentuk. Dari sana muncul hiranyagharba yang berarti janin emas yang mengeluarkan brahma dan bergelar sebagai dewa pencipta.

c. Mitos Theogonis

Mitos theogonis/antropogonis adalah mitos yang memberi penjelasan mengenai asal-usul para dewa dan sekaligus sisi kepahlawanan manusia.
Contoh :
Cerita pemindahan Gunung Suci Mahameru di India oleh para dewa ke Gunung Semeru yang dianggap suci oleh orang Jawa dan Bali.

Baca Juga: