10 Tingkat Organisasi Kehidupan

10 Tingkat Organisasi Kehidupan

10 Tingkat Organisasi Kehidupan

1. Tingkat Molekul

Setiap inti sel dari organ hidup mengandung molekul organik yang berperan dalam mengendalikan struktur dan fungsi sel. Inti sel juga membawa catatan informasi genetik yang sanggup diturunkan melalui proses reproduksi sel. Molekul organik ialah DNA (deoxyribonucleic acid deoxyribonucleic acid) dan RNA (ribonucleic acid ribonucleic acid). Keduanya berperan sebagai pengatur sintesis protein yang terjadi di dalam sel.

2. Tingkat sel

Sel ialah satuan kehidupan terkecil. Berdasarkan jumlah sel penyusun, kita mengenali makhluk hidup sanggup dibagi menjadi 2 jenis, yaitu makhluk hidup uniseluler (terdiri dari satu sel) dan makhluk hidup multiseluler (terdiri dari banyak sel). Beberapa pola makhluk hidup uniseluler menyerupai protozoa, bakteri, dan ganggang. Mereka melaksanakan metabolisme mereka dalam satu sel. Sementara makhluk hidup multiseluler, menyerupai flora dan binatang disusun oleh banyak sel sehingga masing-masing mempunyai bentuk dan fungsi yang berbeda.

3. Tingkat Jaringan

Jaringan ialah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Badan binatang contohnya terdiri dari aneka macam jenis jaringan menyerupai jaringan otot, jaringan darah, atau jaringan epidermis. Contoh makhluk hidup berada pada tingkat kehidupan organisasi jaringan contohnya Porifera dan Coelenterata. Keduanya mempunyai lapisan sel pembentuk badan (diploblastik), yaitu lapisan luar (ektoderm) dan lapisan terdalam (endoderm).

4. Tingkat Organ

Di tingkat organisasi kehidupan, organ dianggap sebagai kumpulan jaringan yang mempunyai fungsi tertentu. Contoh organ dalam badan insan menyerupai jantung, paru-paru, dan perut.

5. Tingkat Sistem Organ

Sistem organ diorganisir oleh beberapa organ yang saling berinteraksi dalam melaksanakan fungsi dalam tubuh. Misalnya, sistem peredaran darah manusia, yang terdiri dari jantung dan pembuluh darah, berfungsi untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Sistem organ ialah tingkat kehidupan organisasi yang kemudian membentuk individu tingkat tinggi.

6. Tingkat Individu

Pada tingkat individu, prosedur kompleks terjadi alasannya koordinasi dan regulasi aneka macam sistem organ. Tubuh insan ialah pola utama dari tingkat organisasi kehidupan seseorang.

7. Tingkat Kependudukan

Populasi ialah kumpulan individu yang berada pada waktu dan daerah yang sama. Di sekitar lingkungan kita ada aneka macam populasi, menyerupai populasi kelapa, populasi burung merpati, populasi rumput, populasi cacing tanah, populasi manusia, dan sebagainya.

8. Tingkat Komunitas

Komunitas ialah tingkat kehidupan organisasi yang terdiri dari kumpulan populasi yang pada waktu dan daerah yang sama. Contoh komunitas yang sanggup kita jumpai setiap hari ialah komunitas parsraw, yang terdiri dari populasi alang alang, populasi rumput, populasi belalang, populasi cacing tanah, populasi kupu-kupu, dan sebagainya. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/tabel-sistem-periodik-unsur-kimia-dan-gambar-hd/)

9. Tingkat Ekosistem

Di tingkat organisasi kehidupan, ekosistem dianggap sebagai interaksi yang terjadi antara populasi penyusun komunitas dan lingkungannya menyerupai sinar matahari, tanah, air, dan udara. Contoh ekosistem meliputi ekosistem lahan basah, ekosistem air tawar, ekosistem perairan laut, dan sebagainya.

10. Tingkat bioma

Bioma ialah satu set ekosistem yang meliputi area yang luas. Contoh beberapa biomassa besar yang ditemukan di planet kita ialah biomassa padang pasir, biomassa padang rumput, biomassa gugur, biomassa hutan hujan tropis, biomassa toma, dan biomassa tundra. Bioma umumnya mempunyai iklim khas sehingga ada jenis organisme yang khas (tumbuhan dan hewan) yang sanggup menyesuaikan diri di lingkungan.

Jenis-Jenis Perubahan Fisika Beserta Penjelasannya

Jenis-Jenis Perubahan Fisika Beserta Penjelasannya

Jenis-Jenis Perubahan Fisika Beserta Penjelasannya

Jenis-Jenis Perubahan Fisika Beserta Penjelasannya
Jenis-Jenis Perubahan Fisika Beserta Penjelasannya

1. Perubahan Fisik Yang Mengubah Wujud Zat

Perubahan fisik yang mengubah bentuk zat umumnya dipengaruhi oleh suhu lingkungan atau faktor suhu. Perubahan fisik ini sanggup dikelompokkan menjadi 6 jenis menurut cairan, padat, dan gas suatu benda. Keenam jenis perubahan itu berupa substansi beserta pola perubahan fisik yang terjadi antara lain
  • Peleburan yakni perubahan zat dari zat padat menjadi cair. Contoh pencairan es bermetamorfosis air.
  • Pembekuan yakni perubahan zat dari cairan ke keadaan padat. Misalnya, perubahan air beku menjadi es dan cairan logam yang memadat logam padat.
  • Kondensasi yakni perubahan zat dari gas ke cairan. Contohnya yakni perubahan uap air yang mengembun menjadi air di pagi hari.
  • Menguap yakni perubahan zat dari cairan ke keadaan gas. Misalnya perubahan air yang menjadi uap ketika dipanaskan di atas kompor.
  • Subliming yakni perubahan substansi dari keadaan padat ke gas. Misalnya mengubah kapur barus menjadi gas beraroma kapur. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/)
  • Deposisi yakni perubahan zat dari gas ke keadaan padat. Misalnya, gas kamper-rebus menjadi padat.

2. Perubahan Fisik yang Mengubah Ukuran Zat

Perubahan fisik yang mengubah ukuran suatu zat umumnya dipengaruhi oleh faktor mekanik yang bersentuhan dengan zat ibarat dipotong, pecah, digiling, dan dicincang. Contoh perubahan fisik ini yakni biji kopi yang ditumbuk menjadi debu kopi atau beras yang ditumbuk menjadi tepung beras.

3. Perubahan Fisik yang Mengubah Volume Zat

Perubahan fisik yang mengubah volume suatu zat umumnya juga dipengaruhi oleh suhu lingkungan atau faktor suhu. Perubahan volume suatu zat akhir imbas suhu cenderung lebih sering disebut sebagai istilah ekspansi. Contoh perubahan fisik ini termasuk perluasan jalur kereta api di demam isu kemarau alasannya yakni faktor suhu panas.

4. Perubahan Fisik Yang Mengubah Bentuk Zat

Perubahan fisik yang mengubah bentuk zat sanggup terjadi jikalau zat atau benda dipukul, diremas, atau dimodifikasi dengan memakai alat mesin. Contoh perubahan fisik ibarat kayu yang diubah menjadi kursi, meja, dan kabinet atau tanah liat diubah menjadi ornamen ibarat stoples, vas bunga, dan lain sebagainya.

Pengertian Larutan Elektrolit dan Ciri

Pengertian Larutan Elektrolit dan Ciri

Pengertian Larutan Elektrolit dan Ciri

Pengertian Larutan Elektrolit dan Ciri
Pengertian Larutan Elektrolit dan Ciri

 

Sifat yang sangat penting dalam mengidentifikasi suatu larutan ialah

Berdasarkan konduktifitas listriknya, yaitu kemampuannya mengantarkan arus listrik. Kemampuan konduktifitas listrik ini sangat penting untuk dipelajari dalam ilmu kimia
Pengertian Larutan Eletktrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Elektrolit yang termasuk adalah asam, basa, dan garam. Elektrolit merupakan senyawa yang berikatan ion dan kovalen polar. Pada umumnya senyawa yang berikatan ion merupakan elektrolit, seperti ikatan ion NaCl, NaCl merupakan garam dapur dapat menjadi elektrolit dalam bentuk larutan dan lelehan. atau bentuk liquid dan aqueous.

Dalam bentuk larutan Asam, basa dan garam akan terurai seperti Asam

Akan terurai menjadi Ion Hidrogen, dan ion sisa asam akan bermuatan listrik negatif, lalu pada basa terurai menjadi ion logam yang bermuatan listrik positif dan ion hidroksil bermuatan listrik negatif. Sedangkan pada garam terurai menjadi Ion logam bermuatan listrik positif dan ion sisa asam bermuatan listrik negatif. Pada larutan elektrolit kuat memiliki komponen zat-zat terlarut dalam kandungan ion hasil ionisasi. Jik ada dua macam larutan elektrolit yang direaksikan maka akan terjadi reaksi antara ion-ion didalamnya yang disebut dengan reaksi ion.
Jenis-Jenis Larutan Elektrolit dan Ciri-Cirinya
Larutan elektrolit terbagi atas 3 yang memiliki ciri-ciri tersendiri seperti yang ada dibawah ini…
a. Larutan Elektrolit Kuat : Pengertian larutan elektrolit kuat adalah larutan yang menghantarkan arus listrik dengan baik Contoh Larutan Elektrolit Kuat adalah Asam Kuat (HCl, HI, HBr, H2SO4 dan Fe (OH3), Basa Kuat (NaOH, Ca(OH2), Mg(OH2), dan KOH), Garam Kuat (NaCl, KCl, CuSO4, dan KNO3).

Ciri-Ciri Larutan Elektrolit Kuat

  • Penghantar arus listrik kuat atau baik
  • Terionisasi dengan sempurna
  • Tetapan atau derajat ionisasi (a) a = 1
  • Jika diuji, larutan elektrolit kuat memiliki nyala lampu yang terang dan muncul gelembung gas yang banyak

b. Larutan Elektrolit Lemah : Pengertian larutan elektrolit lemah adalah larutan yang kurang baik dalam menghantarkan arus listrik. Contoh Larutan Elektrolit Lemah adalah Asam Lemah (HCN, H3PO4, CH3COOH, dan C2O3), Basa Lemah (NH4OH, Al(OH3), dan Fe(OH)3).

Ciri-Ciri Larutan Elektrolit Lemah

  • Penghantar listrik yang kurang baik atau lemah
  • Terionisasi sebagian
  • Tetapan atau derajat ionisasi (a) 0< a <1
  • Jika diuji, larutan elektrolit lemah nyala lampunya lemah dan muncul gelembung gas yang sedikit.

c. Larutan Non Elektrolit : Pengertian larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak mampu menghantarkan arus listrik

Larutan Nonelektrolit adalah senyawa yang dapat larut dalam air tetapi tidak memproduksi ion. Molekul-molekul dari larutan nonelektrolit tidak pecah menjadi ion-ionnyya, sehingga larutan yang dihasilkan tidak dapat menghantarkan arus listrik. Contoh Larutan Nonelektrolit ialah: Etanol (C2H5OH, Gula pasir C12H22O11

Ciri-Ciri Larutan Non Elektrolit

  • Tidak dapat terionisasi
  • Tidak dapat menghantarkan arus listrik atau isolator
  • Tetapan atau derajat ionisasi (a)  a = 0
  • Jika diuji, Larutan Non Elektrolit, tidak menyala dan tidak muncul gelembung gas.

 

Baca Juga : 

 

Pengertian Umum Virus dan Ciri

Pengertian Umum Virus dan Ciri

Pengertian Umum Virus dan Ciri

Pengertian Umum Virus dan Ciri
Pengertian Umum Virus dan Ciri

 

Secara umum Pengertian virus adalah

Parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Menurut para ahli biologi virus adalah peralihan antara makhluk hidup dan benda mati. Virus dikatakan peralihan karna virus mempunyai ciri-ciri seperti makhluk hidup yaitu dengan mempunyai DNA dan mampu berkembang biak pada sel hidup serta mempunyai ciri-ciri benda mati yaitu tidak mempunyai protoplasma dan mampu dikristalkan.Virus dalam bereproduksi dengan memerlukan sel inang, sehingga virus bersifat parasit obligasi. Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA) yang diselubungi oleh pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein. Pengertian virus secara etimologi adalah kata virus berasal dari bahasa latin yaitu virion yang artinya “racun”. Virus merupakan organisme subseluler karna ukurannya yang sangat kecil, dimana virus hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Virus berukuran lebih kecil dari pada bakteri.

Istilah virus biasanya merujuk pada partikel-partikel

Yang menginfeksi sel-sel eukariota (organisme multisel dan banyak jenis organisme sel tunggal), sementara istilah bakteriofag atau fag digunakan untuk jenis yang menyerang jenis-jenis sel prokariota (bakteri dan organisme lain yang tidak berinti sel).
Virus sering diperdebatkan statusnya sebagai makhluk hidup karena ia tidak dapat menjalankan fungsi biologisnya secara bebas. Karena karakteristik khasnya ini virus selalu terasosiasi dengan penyakit tertentu, baik pada manusia (misalnya virus influenza dan HIV), hewan (misalnya virus flu burung), atau tanaman (misalnya ­virus mosaik tembakau)

Sejarah virus

Menurut para ahli biologi, virus merupakan organisme peralihan antara makhluk hidup dan benda mati. Dikatakan peralihan karena virus mempunyai ciri-ciri makhluk hidup, misalnya mempunyai DNA (asam deoksiribonukleat) dan dapat berkembang biak pada sel hidup. Memiliki ciri-ciri benda mati seperti tidak memiliki protoplasma dan dapat dikristalkan. Para penemu virus antara lain D. Iwanoski (1892) pada tanaman tembakau, dilanjutkan M. Beijerinck (1898), Loffern dan Frooch (1897) menemukan dan memisahkan virus penyebab penyakit mulut dan kaki (food and mouth diseases), Reed (1900) berhasil menemukan virus penyebab kuning (yellow fever), Twort dan Herelle (1917) penemu Bakteriofage, Wendell M. Stanley (1935) berhasil mengkristalkan virus mosaik pada tembakau. Pengetahuan tentang virus terus berkembang sampai lahir ilmu cabang biologi yang mempelajari virus disebut virology.

Penemu-Penemu Virus

Para penemun virus yang kini menjadi secara bagi penemuan virus adalah seperti D.Iwanoski (1892) menemukan virus pada tanaman bakau, lalu berlanjut dengan M. Bejentrick (1898), dan Loffern dan Frooch (1897) yang menemukan dan memisahkan virus penyebab penyakit pada mulut dan kaki (food and mouth diseases), Reed (1900) yang berhasil menemukan virus penyebab kuning atau yellow ever, Twort dan Herelle (1917) yang menemukan bakteriofag, Wendel M Stanley (1935) yang berhasil mengkristalkan virus mosaik yang ada pada tembakau. Hal ini membuat perkembangan virus semakin berkembang sehingga melahirkan cabang ilmu biologi yang mempelajari virus yang disebut dengan virology.

Struktur dan anatomi Virus

Untuk mengetahui struktur virus secara umum kita gunakan bakteriofage (virus T), strukturnya terdiri dari:
a. Kepala – Kepala virus berisi DNA dan bagian luarnya diselubungi kapsid. Satu unit protein yang menyusun kapsid disebut kapsomer.
b. Kapsid – Kapsid adalah selubung yang berupa protein. Kapsid terdiri atas kapsomer. Kapsid juga dapat terdiri atas protein monomer yang yang terdiri dari rantai polipeptida. Fungsi kapsid untuk memberi bentuk virus sekaligus sebagai pelindung virus dari kondisi lingkungan yang merugikan virus.
c. Isi tubuh – Bagian isi tersusun atas asam inti, yakni DNA saja atau RNA saja. Bagian isi disebut sebagai virion. DNA atau RNA merupakan materi genetik yang berisi kode-kode pembawa sifat virus. Berdasarkan isi yang dikandungnya, virus dapat dibedakan menjadi virus DNA (virus T, virus cacar) dan virus RNA (virus influenza, HIV, H5N1). Selain itu di dalam isi virus terdapat beberapa enzim.
d. Ekor – Ekor virus merupakan alat untuk menempel pada inangnya. Ekor virus terdiri atas tubus bersumbat yang dilengkapi benang atau serabut. Virus yang menginfeksi sel eukariotik tidak mempunyai ekor.
Virus terkecil berdiameter hanya 20 nm (lebih kecil daripada ribosom), sedangkan virus terbesar sekalipun sukar dilihat dengan mikroskop cahaya.

Asam nukleat genom virus dapat berupa DNA ataupun RNA.

Genom virus dapat terdiri dari DNA untai ganda, DNA untai tunggal, RNA untai ganda, atau RNA untai tunggal. Selain itu, asam nukleat genom virus dapat berbentuk linear tunggal atau sirkuler. Jumlah gen virus bervariasi dari empat untuk yang terkecil sampai dengan beberapa ratus untuk yang terbesar. Bahan genetik kebanyakan virus hewan dan manusia berupa DNA, dan pada virus tumbuhan kebanyakan adalah RNA yang beruntai tunggal.
Bahan genetik virus diselubungi oleh suatu lapisan pelindung. Protein yang menjadi lapisan pelindung tersebut disebut kapsid. Bergantung pada tipe virusnya, kapsid bisa berbentuk bulat (sferik), heliks, polihedral, atau bentuk yang lebih kompleks dan terdiri atas protein yang disandikan oleh genom virus. Kapsid terbentuk dari banyak subunit protein yang disebut kapsomer


Ciri-Ciri Virus

Jika dibandingkan dengan makhluk lainnya virus memiliki ciri-ciri atau karakteristik tersendiri. Ciri-ciri virus adalah sebagai berikut…

  • Virus bersifat aseluler (tidak mempunyai sel)
  • Berukuran sangat kecil atau mikroskopik yaitu sekitar 20-300 milimikron
  • Hanya hidup di dalam sel hidup
  • Pada umumnya virus berupa hablur (krital)
  • Virus hanya dapat mampu memiliki salah satu macam dari asam nukleat RNA atau DNA saja.
  • Tidak melakukan aktivitas metabolisme
  • Bentuk bervariasi, mulai dari bentuk oval, silinder, polihedral, dan kompleks
  • Virus tidak bergerak, tidak membelah diri.
  • Virus dapat dikristalkan
  • Sumber : https://bandarlampungkota.go.id/blog/jaring-jaring-kubus/ 

Fungsi Manajemen serta pengertiannya secara umum

Fungsi Manajemen serta pengertiannya secara umum

Fungsi Manajemen serta pengertiannya secara umum

Fungsi Manajemen serta pengertiannya secara umum
Fungsi Manajemen serta pengertiannya secara umum

Secara umum pengertian manajemen adalah

suatu seni dalam ilmu dan proses pengorganisasian seperti perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengendalian atau pengawasan. Dalam pengertian manajemen sebagai seni karna seni berfungsi dalam mengujudkan tujuan yang nyata dengan hasil atau manfaat sedangkan manajemen sebagai ilmu yang berfungsi menerangkan fenomena-fenomena, kejadian sehingga memberikan penjelasan yang sebenarnya. Manajemen berasal dari bahasa inggris yaitu “Manage” yang berarti, mengurus, mengelola, mengendalikan, mengusahakan, memimpin. Sedangkan Pengertian Manajemen secara etimologis adalah seni melaksanakan dan mengatur. Pengertian manajemen juga dipandang sebagai disiplin ilmu yang mengajarkan proses mendapatkan tujuan organisasi dalam upaya bersama dengan sejumlah orang atau sumber milik organisasi. Orang yang melakukan manajemen disebut dengan manajer.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian manajemen menurut George.R.Terry yang mengatakan bahwa pengertian manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan-tujuan organisasional maksud yang nyata. Pengertian manajemen menurut Encylopedia of the Social Science, mengatakan bahwa pengertian manajemen adalah suatu proses yang pelaksanaan tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi. Pengertian manajemen menurut Mary Parker Follet, mengatakan bahwa pengertian manajemen adalah sebuah seni atau management is an art). Setiap pekerjaan mampu diselesaikan oleh orang lain. Pengertian manajemen menurut James A.F Stoner, yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian manajemen adalah proses perencanaan.

pengorganisasian, dan penggunaan sumber daya organisasi

yang lain agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Pengertian manajemen menurut Lawrence A. Appley adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain. Pengertian manajemen Wilson Bangun adalah rangkaian aktivitas-aktivitas yang dikerjakan oleh anggota-anggota organisasi untuk mencapai tujuannya. Pengertian manajemen menurut Koontz, mengatakan bahwa pengertian manajemen adalah seni yang paling produktif selalu didasarkan pada pemahaman terhadap ilmu yang mendasarinya.

Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang selalu ada dan berada dalam proses manajemen yang menjadi patokan bagi manejer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi Manajemen secara Umum adalah sebagai berikut…

  1. Fungsi Perencanaan (Planning) – Pengertian perencanaan/planning adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk membuat tujuan perusahaan dengan berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang ingin diraih. Perencanaan merupakan cara terbaik dalam mengejar dan membuat tujuan perusahaan dapat tercapai karna perencanaan merupakan proses bagian dari fungsi manajemen yang penting karna tanpa perencanaan fungsi-fungsi manajemen berikutnya tidak dapat berjalan.
  2. Fungsi Pengorganisasian (Organizing) – Pengertian pengorganisasian/organizing adalah membagi suatu kegiatan besar menjadi suatu kegiatan-kegiatan kecil dengan membagi dalam setiap tugas agar tercapainya suatu tujuan dengan lebih mudah.
  3. Fungsi Pengarahan (Directing) – Pengertian pengarahan/directing adalah suatu tindakan yang mengusahakan agar semua anggota kelompok untuk berusaha mencapai tujuan sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.
  4. Sumber : https://bandarlampungkota.go.id/blog/jenis-dan-contoh-jaringan-hewan/

Demikianlah artikel singkat tentang Fungsi Manajemen, semoga bermanfaat pastinya. Sekian dan terima kasih.

Rencana Global

Rencana Global

Rencana Global

Rencana Global

Rencana Global ini berisi tentang tujuan suatu organisasi secara menyeluruh. Apa yang menjadi tujuan akhir suatu organisasi yang bersifat jangka panjang. Tujuan global ini dapat dipandang sebagai misi suatu organisasi. Dimana dalam pengembangannya harus memperhatikan situasi dan kondisi serta perkembangan organisasi dimasa yang akan datang, yang tidak lepas dari kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh organisasi.

Analisa penyusunan rencana global terdiri atas :

1. Strength

    yaitu kekuatan yang dimiliki oleh organisasi yang bersangkutan

2. Weaknesses

     memperhatikan kelemahan yang dimiliki organisasi yang bersangkutan

3. Opportunity

     yaitu kesempatan terbuka yang dimiliki oleh organisasi

4. Treath

    yaitu tekanan dan hambatan yang dihadapi organisasi.

Cara Budidaya Tanaman Cabai

Cara Budidaya Tanaman Cabai

Cara Budidaya Tanaman Cabai

Cara Budidaya Tanaman Cabai

 

PROSPEK DAN POTENSI CABAI

Pasar cabai paling besar adalah market dalam negri. Didalam negri cabai paling banyak dipergunakan untuk keperluan dapur. Selain saat musim hujan, permintaan dan harga tinggi sering terjadi menjelang hari-hari raya keagamaan seperti misalnya Hari Raya Idul Fitri, Bulan puasa, Lebaran, Natal dan tahun baru.

Cabai sering mengalami fluktuasi harga yang tidak menentu namun hingga saat ini permintaan pasar lokal dan export masih belum dapat terpenuhi. Dalam perdagangan export cabai dijual dalam bentuk segar, kering, pasta, giling dan saos. Indonesia mengexport cabai ke Singapura, Hongkong, Saudi Arabia , India dan Brunei Darusalam.

Cabai yang dipanen bersamaan panen raya harganya sering jatuh namun hal itu dapat diatasi dengan mengolah cabai menjadi produk jadi seperti saos cabai dan cabai kering.Dengan demikian dapat menaikkan harga untuk menambah nilai jual.

Cabai merupakan salah satu komoditas yang banyak dibutuhkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari yang jumlah kebutuhannya terus bertambah dan meningkat seiring dengan laju pertumbuhan jumlah penduduk. Tiap luasan 1 hektar bisa menghasilkan sekitar 1 s/d 2 ton cabai segar. Cabai memberikan satu peluang bisnis yang masih terus menjanjikan.

MANFAAT DAN KEGUNAAN CABAI

Cabai mengandung banyak gizi berupa protein dan vitamin yang berguna bagi tubuh. Tiap 100 gram cabai merah segar mengandung gizi : kalori 31,0 kal, protein 1,0 g, lemak 0,3 g, karbohidrat 7,3 g, kalsium 29,0 mg, fosfor 24,0 mg, besi 0,5 mg, Vitamin A 470 SI, Vitamin C 18,0 mg, viatamin B1 0,05 mg, Vitamin B2 0,03 mg, niasin 0,20 mg , kapsaikin 0,1 s/d 1,5% , pectin 2,33% , pentosan 8,57% , pati 0,8 s/d 1,4 %.

Cabai dipergunakan sebagai penyedap masakan. Pada saat ini cabai tidak hanya dimanfaatkan untuk konsumsi segar saja tetapi sudah banyak diolah menjadi berbagai produk olahan seperti saos cabai, sambal cabai, pasta cabai, bubuk cabai dan bumbu instant.

Cabai dapat dipergunakan untuk terapi kesehatan diantaranya menyembuhkan kejang, sakit tenggorokan, alergi serta membantu sirkulasi darah dalam jantung. Cabai juga bersifat analgesik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk meringankan pegal, encok, rematik dan obat oles kulit.

Cabai banyak mengandung kapsikidin. Yaitu suatu senyawa yang terdapat dalam biji, senyawa ini sangat berguna untuk memperlancar kerja sekresi asam lambung dan mencegah terjadinya infeksi pada system pencernaan.

Cabai juga memiliki senyawa lain yaitu kapsikol. Senyawa kapsikol berfungsi untuk mengurangi pegl-pegal, sakit gigi, sesak napas termasuk juga gatal-gatal. Seiring dengan perkembagan teknologi, cabai banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan salep gosok, salep tempel dan obat pegal linu.

Cabai yang memiliki begitu banyak khasiat tersebut disebabkan oleh senyawa kapsaikin ( C18 H27NO3 ) yang terkandung dalam buah cabai. Kapsaikin merupakan unsur aktif pokok yang terdiri dari lima komponen kapsaikinoid, yaitu nordihidro kapsaikin, kapsaikin, dihidro kapsaikin, homo kapsaikin dan homo dihidro kapsaikin. Senyawa-senyawa tersebut bisa dijadikan obat untuk pengobatan sirkulasi darah yang tidak lancar dikaki, tangan dan jantung.

SEKILAS BUDIDAYA CABAI

Cabai merupakan tanaman semusim yang cocok ditanam didataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian 2.500 dpl. Cabai membutuhkan cahaya matahari 10 – 12 jam, suhu ideal untuk pertumbuhan 24 – 28 derajat Celcius ,kelembapan 80% dan cocok tumbuh ditanah lempung berpasir yang gembur dan banyak mengandung unsur hara. Derajat keasaman / PH antara 6 – 7.

Cabai mempunyai banyak jenis dan varietas seperti : Cabai keriting, cabai besar, cabai rawit, cabai paprika, dll . Paling sering dibudidayakan adalah : GADA F1 Cabai besar Hibrida, ARIMBI 513 Hibrida, PRABU F1 Cabai besar Hibrida, CTH-01 Hibrida, PAPIRUS Hibrida, NENGGALA Hibrida dan TIT SUPER Cabai Besar. Cabai yang ditanam intensif memerlukan 100 s/d 150 gram benih / hektarnya..

Cabai ditanam dengan menggunakan mulsa plastik setelah sebelumnya dipupuk awal dengan menggunakan pupuk kandang, pemberian kapur dolomit dan pupuk kimia. Pupuk kandang yang diperlukan 20 s/d 30 ton per-hektarnya. Mulsa plastik dipakai untuk menekan serangan hama, penyakit dan gulma.

Cabai yang telah ditanam harus diberikan perawatan rutin, penyulaman dan pemasangan ajir agar tanaman tidak roboh karena terpaan angin. Setelahnya dilakukan perempelan tunas dan pemupukan susulan untuk menambah unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

Cabai dipanen saat masak minimalnya 90% dan sudah berwarna merah. Cabai dipanen pada pagi hari karena masih memiliki bobot yang optimal. Cabai dipanen dengan menyertakan tangkainya, dengan cara demikian akan memiliki daya simpan yang lebih lama dari pada yang dipetik tanpa tangkai.

Cabai dapat dipanen hingga 30 kali petik dengan jarak waktu pemanenan setiap 2 s/d 3 hari sekali atau tergantung dari luas tanaman dan kondisi pasar saat itu. Pemanenan cabai didataran rendah lebih cepat selesai daripada pemanenan didataran tinggi.

Cabai dapat dihindarkan dari kebusukan dengan cara dikeringkan ditempat terbuka dengan memanfaatkan sinar matahari. Penjemuran dengan sinar matahari hanya dapat dilakukan pada musim kemarau dan biasanya memakan waktu cukup lama.

Cabai dapat dikeringkan dengan cara lain yaitu menggunakan mesin pengering atau dryer yang biasa dipakai untuk mengeringkan biji-bijian. Pengeringan membutuhkan waktu sekitar 24 jam pada suhu 60 derajat Celcius. Penyimpanan cabai dengan tujuan menjaga kesegaran buah dalam waktu yang lama dapat dilakukan dengan penyimpanan didalam cool storage bersuhu 7 – 9 derajat Celcius.

KRITERIA PASOKAN CABAI

Cabai untuk konsumsi pasar lokal dan export harus dalam kondisi segar dan tidak cacat, tidak terkena penyakit ataupun busuk. Cabai sudah di-grade berdasarkan jenis dan kualitasnya.

Cabai yang dijual dengan tujuan pasar lokal dikemas dengan menggunakan waring net / karung palstik berlubang-lubang dengan kapasitas 50 – 80 kg. Pemasaran cabe ke-swalayan dikemas menggunakan waring net dengan bobot 0,5 s/d 1 kg. sedangkan untuk keperluan export dikemas didalam kardus berlabel berkapasitas 15 s/d 20 kg dan disusun rapi berdasarkan grade mutunya.

Cabai untuk permintaan export dikemas dengan menggunakan kardus berlabel produsennya. Kardus pada umumnya menampung sekitar 20 kg cabai segar. Yang disusun rapi berdasarkan grade dan jenisnya.

 

Sumber : https://carabudidaya.co.id/

Pengelolaan Keuangan Negara

Pengelolaan Keuangan Negara

Pengelolaan Keuangan Negara

 

Pengelolaan Keuangan Negara

 

Pengertian Keuangan Negara

Keuangan Negara adalah semua hak dan kewajiban negara yang dapat dinilai dengan uang, serta segala sesuatu baik berupa uang maupun berupa barang yang dapat dijadikan milik negara berhubung dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut

PERUBAHAN MENDASAR REFORMASI KEUANGAN NEGARA

  • Pengertian dan ruang lingkup keuangan negara
  • Asas-asas umum
  • Kekuasaan atas Pengelolaan Keuangan Negara
  • Penyusunan dan Penetapan APBN dan APBD
  • Hubungan keuangan pemerintah
  • Pelaksanaan APBN dan APBD
  • Pertanggungjawaban Pengelolaan Keuangan Negara

Hubungan keuangan pemerintah

  • Pemerintah pusat dan bank sentral berkoordinasi dalam penetapan dan pelaksanaan kebijakan fiskal dan moneter
  • Pemerintah pusat wajib mengalokasikan dana perimbangan kepada pemerintah daerah
  • Pinjaman asing harus disetujui oleh DPR
  • Hubungan dengan perusahaan swasta, perusda, dan badan pengelola dana masyarakat, dalam hal keuangan harus mendapat persetujuan DPR/DPRD

 

Pelaksanaan APBN dan APBD

  • Masalah administratif diatur dalam undang-undang tentang perbendaharaan negara       ( UU No 1 th 2004)
  • Pemerintah perlu menyampaikan laporan realisasi semester pertama  (akhir Juli) kepada DPR/DPRD
  • Pelaksanaan anggaran berbasis prestasi kerja

 

Pertanggungjawaban  Pengelolaan Keuangan Negara

  • Laporan keuangan terdiri dari :
    1. Laporan realisasi anggaran
    2. Neraca
    3. Laporan Arus Kas
    4. Catatan atas laporan keuangan
  • Penyampaian laporan wajib tepat waktu dan disusun mengikuti standar akuntansi pemerintah yang ditetapkan melalui PP

SISTEM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI INDONESIA

  • SENTRALISASI
  • DESENTRALISASI
  • DEKONSENTRASI
  • TUGAS PEMBANTUAN

 

     DESENTRALISASI

  • PENYERAHAN WEWENANG PEMERINTAH-AN OLEH PEMERINTAH PUSAT KEPADA PROVINSI/KABUPATEN/KOTA
  • DEKONSENTRASI
  • PELIMPAHAN WEWENANG DARI PEMERIN-TAH KEPADA GUBERNUR SEBAGAI WAKIL PEMEINTAH PUSAT DAN/ATAU PERANG-KAT PUSAT DI DAERAH

TUGAS PEMBANTUAN

  • PENUGASAN DARI PEMERINTAH PUSAT KEPADA PROVINSI/KABUPATEN/KOTA  & DESA ATAU DARI  PROVINSI/KAB/KOTA KE DESA UNTUK MELAKSANAKAN TUGAS TERTENTU YANG DISERTAI PEMBIAYAAN, SARANA, & PRASARANA SERTA SUMBERDAYA MANUSIA DENGAN KEWAJIBAN MELAPORKAN PELAKSANAANNYA DAN MEMPERTANGGUNGJAWABKANNYA KEPADA YANG MENUGASKAN

Perubahan Struktur Anggaran

  • Perubahan struktur anggaran terjadi dari anggaran tradisional yang bersifat Line item menjadi anggaran yang incrementalism
  • Perubahan dimaksud untuk menciptakan transparansi dan meningkatkan akuntabilitas

SEGI POSITIF PERUBAHAN STRUKTUR ANGGARAN

  • Bilamana terjadi surplus/defisit akan nampak jelas
  • Memudahkan membuat perhitungan anggaran daerah
  • Memudahkan dalam melakukan analisis, evaluasi dan pengawasan anggaran (budgetary control)
  • Memungkinkan pembentukan cadangan melalui transfer

 

Sumber : https://materi.co.id/

Pengertian Bank Ialah

Pengertian Bank Ialah

Pengertian Bank Ialah

Pengertian Bank Ialah
Pengertian Bank Ialah

 

Pengertian Bank Secara Umum 

Saya rasa kita semua sepakat bahwa arti pendek dari bank adalah tempat menyimpan uang atau menabung, dan juga tempat untuk meminjam uang. Pada artikel ini akan dibahas mengenai pengertian bank secara lengkap, mulai asal kata bank, pengertian bank secara umum, dan pengertian bank menurut udang-undang pemerintah.

Pengertian Bank berdasarkan asal kata 

Asal dari kata bank adalah dari bahasa Italia yaitu banca yang berarti tempat penukaran uang. Secara umum pengertian bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan yang umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote.

 

Pengertian Bank berdasarkan UU 

Sedangkan pengertian bank menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Dari pengertian bank menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 dapat disimpulkan bahwa usaha perbankan meliputi tiga kegiatan, yaitu menghimpun dana, menyalurkan dana, dan memberikan jasa bank lainnya. Kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana merupakan kegiatan pokok bank sedangkan memberikan jasa bank lainnya hanya kegiatan pendukung. Kegiatan menghimpun dana, berupa mengumpulkan dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan giro, tabungan, dan deposito. Biasanya sambil diberikan balas jasa yang menarik seperti, bunga dan hadiah sebagai rangsangan bagi masyarakat agar lebih senang menabung. Kegiatan menyalurkan dana, berupa pemberian pinjaman kepada masyarakat. Sedangkan jasa-jasa perbankan lainnya diberikan untuk mendukung kelancaran kegiatan utama tersebut.

 

Pengertian Bank Menurut Para Ahli

G.M. Verryn Stuart 
Bank adalah suatu badan yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan kredit, baik dengan alat-alat pembayarannya sendiri atau dengan uang yang diperolehnya dari orang lain, maupun dengan jalan mengedarkan alat-alat baru berupa uang giral.

Abdul Rachman 
Bank adalah suatu jenis lembaga keuangan yang melaksanakan berbagai jenis jasa, sperti memberikan pinjaman, mengedarkan mata uang, pengawasan terhadap mata uang, bertindak sebagai tempat penyimpanan benda-benda berharga, membiayai usaha perusahaan-perusahaan dan lain-lain. Muhammad Muslehuddin, mengatakan bahwa bank menurut undang-undang perbankan New York mendifinisikan pengertian bank sebagai segala tempat transaksi valuta setempat, juga merupakan usaha dalam bentuk trust, pemberian diskonto dan memperjualbelikan surat kuasa, draf, rekening, dan sistem peminjaman; menerima diposito dan semua bentuk surat berharga; memberi peminjaman; memberi pinjaman uang dengan memberikan jaminan berbentuk harta maupun keselamatan pribadi dan memperdagangkan emas batangan, perak, uang, dan rekening bank. Istilah “banker” dalam undang-undang Bill of Exchange Act 1882 dan Stamp Act, 1891, didefinisikan sebagai orang-orang yang hendak melakukan perdagangan dalam dunia perbankan tanpa menimbulkan akibat apa pun terhadap para pemeluknya.

Thomas Mayer, James D. Duesenberry dan Z. Aliber 
Bank adalah lembaga keuangan yang sangat penting bagi kita, menciptakan beberapa uang dan mempunyai berbagai aktivitas yang lainnya. Frederic S. Mishkin, mengemukakan dalam bukunya The Economics Of Money, Banking, And Financial Markets, bahwa Bankers are financial institution that accept money deposits and make loans. Included under the term banks are firms such as comercial banks, savings and loan associations, mutual savings banks, and credit unions

Definisi Bank menurut Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1998 
adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Sedangkan menurut Hasibuan (2005:2), 
pengertian bank adalah: “Bank adalah badan usaha yang kekayaannya terutama dalam bentuk aset keuangan (financial assets) serta bermotif profit juga sosial, jadi bukan hanya mencari keuntungan saja”.

Selain itu Kasmir (2008:2) 
berpendapat bahwa “Bank merupakan lembaga keuangan yang kegiatannya menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan kemudian menyalurkan kembali ke masyarakat, serta memberikan jasa-jasa bank lainnya”.

Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2002 : 31.1), 
Bank adalah lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan (financial intermediary) antara pihak yang memiliki dana dan pihak yang memerlukan dana, serta lembaga yang berfungsi memperlancar lalu lintas pembayaran”.

Menurut J.D Parera (2004 : 137), defenisi bank adalah sebagai berikut : 
Di Indonesia, sebagaimana diatur dalam undang-undang yang dimaksud dengan bank adalah : badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan dana tersebut kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Baca Juga : 

Pengertian Tentang Etika Ialah

Pengertian Tentang Etika Ialah

Pengertian Tentang Etika Ialah

Pengertian Tentang Etika Ialah
Pengertian Tentang Etika Ialah

 

Pengertian Etika Secara Umum

Dalam pergaulan hidup bermasyarakat, bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional di perlukan suatu system yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain. Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agar mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengah dijalankan sesuai dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita.

 

Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah

aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik, seperti yang dirumuskan oleh beberapa ahli berikut ini : – Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik. – Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal. – Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.

Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kitauntuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yangpelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.

Pengertian Etika

Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku. Istilah lain yang identik dengan etika, yaitu:
Susila (Sanskerta), lebih menunjukkan kepada dasar-dasar, prinsip, aturan hidup (sila) yang lebih baik (su). Akhlak (Arab), berarti moral, dan etika berarti ilmu akhlak.

Pengertian Etika Menurut Para Ahli 

Menurut K. Bertens 
Etika adalah nilai-nila dan norma-norma moral, yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.

Menurut W. J. S. Poerwadarminto 
Etika adalah ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral).

Menurut Prof. DR. Franz Magnis Suseno
Etika adalah ilmu yang mencari orientasi atau ilmu yang memberikan arah dan pijakan pada tindakan manusia.

Menurut Ramali dan Pamuncak 
Etika adalah pengetahuan tentang prilaku yang benar dalam satu profesi.

Menurut H. A. Mustafa 
Etika adalah ilmu yang menyelidiki, mana yang baik dan mana yang buruk dengan memperhatikan amal perbuatan manusia sejauh yang dapat diketahui oleh akal pikiran.

Sumber : https://bandarlampungkota.go.id/blog/contoh-teks-editorial-jenis-dan-isi-serta-unsur-kebahasaan/