Password Facebook yang Gampang Dibobol

Facebook yang Gampang Dibobol

Password Facebook yang Gampang Dibobol

Facebook yang Gampang Dibobol
Facebook yang Gampang Dibobol

Sebanyak 2 juta akun dilaporkan

telah dibobol hacker dari berbagai situs populer seperti Facebook dan Google. Mau tahu sebagian password yang diungkap peretas?

Jawabannya adalah ‘123456’, ‘123456789’, ‘1234’ dan ‘password’. Ya, itu merupakan beberapa password yang dibobol hacker di Facebook.

Mudah ditebak bukan? Namun faktanya, masih banyak Facebooker yang kurang kreatif — jika tak mau disebut malas — untuk membuat password yang lebih personal.

 

Facebook, Google dan Twitter

sendiri dilaporkan telah melakukan reset password pada akun yang terkena serangan dedemit maya tersebut.

Pelaku serangan diketahui menginstal software keylogging pada komputer pengguna di 92 negara. Hal ini memungkinkan mereka merekam data login dan password saat diketik.

Tool keylogger ini merupakan

versi dari malware Pony. “Meskipun ini merupakan akun dari layanan online seperti Facebook, LinkedIn, Twitter dan Google, ini bukanlah hasil kelemahan di jaringan perusahaan-perusahaan itu,” jelas juru bicara Trustwave, Abby Rose.

Seperti dikutip dari Mashable, Jumat (6/12/2013), dari semua akun yang dibobol, akun Facebook terhitung ada 57%, kemudian diikuti dengan Yahoo (10%), Google (9%) dan Twitter (3%). Meski pelaku belum diketahui, namun Trustwave meyakini bahwa dua targetnya adalah situs jejaring sosial Rusia (vk.com dan dnoklassniki.ru).

Baca Juga : 

Sistem Informasi Pemasaran

Sistem Informasi Pemasaran

Sistem Informasi Pemasaran

Sistem Informasi Pemasaran
Sistem Informasi Pemasaran

Pengertian Sistem Informasi Pemasaran

Sistem informasi pemasaran jika didefinisikan dalam arti luas adalah kegiatan perseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat bubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang,jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut. Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yang berkaitan dengan 4P yaitu :

  • Produk (product) : produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya.
  • Promosi (Promotion) : Meningkatkan atau mendorong penjualan.
  • Tempat (Place) : Cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran      distribusi.
  • Harga (Price) : Terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan.

Komponen Sistem Informasi Pemasaran

 Sistem informasi pemasaran mempunyai komponen yang sama dengan sistem informasi secara umum yaitu :

  • Input

Sistem informasi pemasaran mempunyai subsistem yang terdiri dari :

  1. Sistem informasi Akuntansi (AIS) : mengumpulkan data yang menjelaskan transaksi pemasaran perusahaan.
  2. Intelejen pemasaran : mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan operasi pemasaran.
  3. Riset Pemasaran : peneliti pemasaran melakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran.
  • Basis Data(Data Base)  Pemasaran

Data yang digunakan oleh Subsistem output berasal dari data base. Beberapa data dalam data base adalah unik bagi fungsi pemasaran, tapi banyak yang berbagi dengan area fungsional lain.

  • Output Pemasaran

Tiap subsistem output menyediakan informasi tentang Subsistem itu sebagai bagian dari bauran yaitu :

  1. Produk (Product) : menyediakan informasi tentang produk perusahaan
    1. Tempat (Place) : menyediakan informasi tentang tempat kegiatan periklanan
    2. Promosi (Promotion) : menyediakan informasi tentang kegiatan periklanan perusahaan dan penjualan langsung.
    3. Harga (Price) : membantu manajer untuk membuat keputusan harga.

Model Pemasaran

Model digunakan untuk menghasilkan informasi yang relevan yang sesuai dengan kebutuhan pemakai sistemnya. Model merupakan cetakan yang merubah bentuk input menjadi output. Model di sistem informasi pemasaran banyak digunakan untuk menghasilkan laporan keperluan anggaran operasi, strategi penentuan harga produk, evaluasi produk baru, pemilihan lokasi fasilitas, evaluasi penghapusan produk lama,penunjukan salesman, penentuan rute pengiriman yang paling optimal, pemilihan media iklan yang paling efektif dan untuk persetujuan kredit.

 Subsistem Sistem Informasi Pemasaran

      1.   Subsistem Penelitian Pemasaran (Riset Pemasaran)

Subsistem penelitian pemasaran merupakan sistem yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan dan analisis data pelanggan dan calon pelanggan. Manajer pemasaran dapat menggunakan penelitian pemasaran untuk mengumpulkan segala jenis informasi tetapi sebagian besar kegiatan ditujukan pada pelanggan dan calon pelanggan.

1.1  Data primer dan sekunder

Data primer adalah data yang dikumpulkan perusahaan. Sedangkan data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh orang lain. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data primer adalah wawancara mendalam, pengamatan dan pengujian terkendali. Beberapa data skunder harus dibeli dan sering tersedia dalam bentuk pita magnetik atau disket untuk memudahkan pemasukan kedalam CBIS data sekunder yang lain seperti tersedia diperpustakan.

2.   Subsistem Intelijen Pemasaran

Tiap area fungsional bertanggung jawab untuk menghubungkan perusahaan dengan elemen-elemen tertentu dilingkungan pemsaran yang memliki tanggung jawab utama pada pelanggan dan pesaing. Seperti area fungsional lainnya, pemasran juga memiliki tanggung jawab pada pemerintah dan komunitas global.

3.  Subsistem Produk

Subsistem produk berguna untuk membuat rencana produk baru.

a. Siklus hidup produk

Tugas manajer pemasaran adalah mengembangkan strategi dan taktik untuk tiap unsur dalam bauran pemasaraan dan kemudian mengintegrasikan menjadi suatu rencana pemasaran yang menyeluruh. Suatu kerangka kerja yang disebut siklus hidup produk mengarahkan manajer dalam membuat keputusan-keputusan ini seperti arti namanya siklus hidup produk.

b. Model evaluasi produk baru

Keputusan untuk mengembangkan produk baru harus dipertimbangkan secara matang dan dengan dasar keuangan yang baik dan dibuat oleh eksekutif. Perusahaan yang memperkenalkan banyak produk baru mengembangkan suatu prosedur formal yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti potensi tingkat keuntungan dan efisiensi penggunaan sumber daya.

4.   Subsistem Tempat

Pengambilan keputusan terhadap penentuan tempat yang sesuai dengan pelemparan produk yg dihasilkan sangat menentukan tingkat penjualan produk. Untuk itu, posisi subsistem ini sangat vital dalam keberadaanya.

5.   Subsistem Promosi

Subsistem promosi berfungsi untuk melakukan analisis terhadap promosi yg dilakukan untuk meningkatkan penjualan.

6.   Subsistem Harga

Subsistem harga berfungsi untuk membantu menetapkan harga terhadap produk yg dihasilkan.

Sumber : https://duniapendidikan.co.id/

Efektivitas Komunikasi Pemasaran

Efektivitas Komunikasi Pemasaran

Efektivitas Komunikasi Pemasaran

Efektivitas Komunikasi Pemasaran
Efektivitas Komunikasi Pemasaran

Mengukur efektivitas dari proses komunikasi pemasaran merupakan

kegiatan mengevaluasi hasil dari kegiatan pemasaran. Proses tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah proses promosi yang dilakukan sudah tepat atau tidak. Beberapa perusahaan memiliki metode dan batasan-batasan yang berbeda dalam melakukan pengukuran. Efektivitas.perbedaan pada batasan batasan ini sangat dittentukan oleh ukuran perusahaan. Untuk mengukur efektivitas komunikasi pemasaran dapat dilakukan dengan

dua pendekatan, yaitu :

  • Business outcomes (Penjualan)
  • Communication outcomes (Di luar Penjualan)

Proses pengukuran yang paling sederhana adalah melalui business outcomes, yaitu dengan melihat tren penjualan dari perusahaan itu sendiri, di sana dapat dilihat peningkatan atau penurunan pembelian yang terjadi selama periode waktu tertentu saat program komunikasi pemsaran dijalankan. Namun, kita biasanya tidak dapat mengukur efektivitas komunikasi pemasaran dari penjualan saja. Sebab keseluruhan bauran pemasaran, memiliki pengaruh terhadap penjualan.

 

Secara kuantitatif, pengukuran yang dapat dilakukan dalam menilai efektivitas komunikasi pemasaran:

  • Efisiensi : Menghitung total biaya promosi dibagi seluruh unit yang terjual selama periode promosi
  • Waktu eksekusi : Menghitung total waktu yang diperlukan mulai dari perencanaan program promosi sampai waktu eksekusi program tersebut.
  • Expense : Menghitung semua biaya yang diperlukan untuk kegiatan promosi.
  • Efektivitas : Menghitung jumlah unit yang terjual selama periode promosi berlangsung.

 

Selain itu ukuran lain yang digunakan adalah

ukuran  ukuran communication outcomes atau secara nonsales. Suatu ukuran komunikasi akan memperlihatkan target di luar penjualan. Artinya sasaran yang dituju adalah sebuah brand awareness, apakah pesan tersebut tersampaikan, sikap terhadap merek serta keinginan membeli adalah ukuran-ukuran komunikasi pemasaran pada umumnya. Artinya, objek yang dinilai di sini adalah apakah pemasar berhasil mengkomunikasikan pesan tertentu secara keseluruhan.

Pengukuran sederhana yang lain dapat dilakukan dengan mengembangkan komunikasi pemasaran two ways yang memberikan kesempatan kepada konsumen memberikan tanggapan dan sebaliknya memberikan kita kesempatan sebagai pemasar menerima tanggapan sehingga kita dapat mengukur efektivitas dari komunikasi kita.

 

Indikasi efektif tidaknya Marketing

communication yang kita jalankan tentu dengan ditandainya calon pembeli, membeli produk dan atau jasa layanan kita, dan bukan saja membeli satu atau satu kali namun beberapa atau berulang kali. Namun tidak serta merta demikian tentunya, ada proses yang lazim sampai tiba di keputusan dan sikap membeli,awareness, knowledge, preference, conviction, sampai purchase behavior.

Setiap alat promosi mempunyai pengukuran yang berbeda-beda. Tanpa dilakukan pengukuran efektifitas akan sulit diketahui apakah tujuan perusahaan dapat dicapai atau tidak. Ukuran-ukuran yang dapat digunakan selain yang disebutkan di atas adalah berapa banyak orang yang mengenal atau mengingat pesan yang ditampilkan, frekuensi audiens melihat atau mendengar pesan tersebut, sikap audiens terhadap produk atau perusahaan, dan respon audiens. Pengukuran tersebut dapat dilakukan dengan berbagai metode survei, untuk mengetahui ukuran komposisi konsumen yang menerima pesan pemasaran.

Sumber : https://pendidikan.co.id/

Pengertian Tadwin dan Perkembangan Hadits

Pengertian Tadwin dan Perkembangan Hadits

Pengertian Tadwin dan Perkembangan Hadits

Pengertian Tadwin dan Perkembangan Hadits
Pengertian Tadwin dan Perkembangan Hadits

Pengertian

Secara bahasa tadwin diartikan sebagai kumpulan shahifah(mujtama’ al-shuhuf),sedangkan arti tadwin secara umum adalah mengumpulkan al-jam’u).
Al-zahrani merumuskan pengertian tadwin yang artinya adalah sebagai berikut:
“Mengikat yang berserak-serakan kemudian mengumpulkannnya menjadi satu dewan atau kitab yang terdiri dari lembaran-lembaran.”
Sedangkan yang dimaksud pentadwidan hadits pada zaman ini adalah pembukuan(kodifikasi)secara resmi yang berdasarkan perintah dari serang kepala negara dengan melibatkan orang-orang yang ahli di bidangnya.Bukan untuk memenuhi kepentingan pribadi atau secara personal.

Perkembangan Hadits Abad II H

Pada periode kedua,masa khulafaur rasyidin pembukuan hadits belum dilakukan secara khusus karena perhatian para sahabat masih terfokus dalam usaha memelihara dan menyebarluaskan Alqur’an.Hal ini terbukti pada masa pemerintahan Abu Bakar Ash-shiddiq pembukuan Alqur’an dilakukan atas usul dari kholifah Umar bin Khattab.[3]Kemudian pada masa kholifah Utsman kegiatan ini dilakukan kembali dengan tujuan yang sama.Sikap memusatkan perhatian mereka ini tidak berarti para kholifah ini lalai dan tidak menaruh perhatian terhadap Hadits akan tetapi mereka sangat berhati-hati dalam meriwayatkan Hadits.Kehati-hatian danusaha membatasi periwayatan Hadits yang dilakukan para sahabat disebabkan karena mereka khawatir terjadinya kekeliruan .

Pembukuan Hadits secara resmi terjadi pada masa dinasti Umayah dibawah kepemimpinan Kholifah Umar bin Abdul Aziz tahun 101H.Beliau khawatir terhadap hilangnya hadits-hadits dengan meninggalnya para muhadditsin di medan perang,dan juga khawatir akan tercampurnya hadits-hadits shahih dengan hadits-hadits palsu.
Secara garis besar peran pemalsuan Hadits dikategorikan menjadi 3 yaitu:

a.Propagandis Politik

Perpecahan umat islam yang diakibatkan politik yang terjadi pada masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perpecahan umat kedalam beberapa golongan dan kemunculan hadits-hadits palsu.Contoh Hadits palsu yang dibuat oleh kaum Syi’ah,yang artinya sebagai berikut:”Wahai Ali,Sesungguhnya AllahSWT telah mengampunimu,keturunanmu, kedua orangtuamu,keluargamu,(golongan) syi’ahmu dan orang yang mencintai (golongan) syi’ahmu.”

b.Golongan Zindiq

adalah golongan yang membenci isalam sebagai agama,atau sebagai dasar pemerintahan .Pada masa Muhammad bin Sulaiman bin Ali(Wali wilayah Basrah),menghukum mati Abdul Karim Ibn Auja’karena dia membuat hadits palsu ,ketika hukuman akan dilakukan dia mengatakan bahwa dia telah membuat hadits palsu sebanyak 4000 hadits.Contoh Hadits yang dibuat oleh kaum zindiq,yang artinya sebagai berikut:
“Melihat wajah cantik termasuk ibadah”.

c.Ahli Cerita/Dongeng

Menurut riwayat Ibn Aljawji,Shu’bah pernah menolak Hadits yang dibawa oleh tukang cerita dengan alasan kebiasaan mereka,yaitu menerima Hadits sejengakal kemudian diriwayatkan sedepa,dengan pengertian memberikan penambahan terhadap Hadits.
Sufyan Al-Sauri mencatat tiga macam Hadits dengan penilaian yang berbeda-beda yaitu:
1) Hadits yang dimaksud sebagai pegangan,yang tentunya Hadits yang dinilai kuat
2) Hadits yang diragukan,sehingga dinilai tawaqquf,tidak dibuang tetapi juga tidak dijadikan pegangan
3) Hadits dari rawi yang lemah,hanya untuk diketahui saja.

Baca Juga: 

Pengertian Infaq, Sedekah, dan Pajak Beserta Persamaan dan Perbedaannya

Pengertian Infaq, Sedekah, dan Pajak Beserta Persamaan dan Perbedaannya

Pengertian Infaq, Sedekah, dan Pajak Beserta Persamaan dan Perbedaannya

Pengertian Infaq, Sedekah, dan Pajak Beserta Persamaan dan Perbedaannya
Pengertian Infaq, Sedekah, dan Pajak Beserta Persamaan dan Perbedaannya

Pengertian Infaq

Pengertian Infaq adalah lebih luas dan lebih umum dibandingkan dengan zakat. Infaq tidak ditentukan jenisnya, jumlahnya dan waktu suatu kekayaan atau harta harus didermakan. Allah SWT, memberikan kebebasan kepada pemiliknya untuk menentukan jenis harta, berapa jumlah yang sebaiknya diserahkan. Hukum dari pada Infaq adalah sunnah.

Pengertian Shadaqah

Pengertian Shadaqoh mempunyai makna yang lebih luas lagi dibandingkan infaq. Shadaqah ialah segala bentuk nilai kebajikan yang tidak terikat oleh jumlah, waktu dan juga yang tidak terbatas pada materi tetapi juga dapat berbentuk non materi, misalnya menyingkirkan rintangan yang ada di jalan, menuntun orang yang buta untuk menyebrang, memberikan senyuman dan wajah yang manis kepada saudaranya, menyalurkan syahwatnya pada istri dan sebagainya. Dan shodaqah adalah ungkapan kejujuran (shiddiq) iman seseorang. Hukum dari pada Infaq adalah sunnah.

Pengertian pajak

Pengertian Pajak adalah iyuran wajib yang dipungut oleh pemerintah dari masyarakat (wajib pajak) untuk menutupi pengeluaran rutin negara dan biaya pembangunan tanpa balas jasa yang dapat ditunjuk secara langsung. Dan hukumnya wajib.
Pengetian pajak menurut bebetapa ahli :

1.Prof Dr Adriani

pajak adalah iuran kepada negara yang dapat dipaksakan, yang terutang oleh wajibpajak membayarnya menurut peraturan derngan tidak mendapat imbalan kembali yang dapat ditunjuk secara langsung.

2. Prof. DR. Rachmat Sumitro,SH

pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara (peralihan kekayaan dari kas rakyat ke sector pemerintah berdasarkan undang-undang)
(dapat dipaksakan dengan tiada mendapat jasa timbal (tegen prestasi)yang langsung dapat ditunjukkan dan digunakan untuk membiayai pengeluaran umum.
Lima unsur pokok dalam defenisi pajak
Iuran / pungutan
Pajak dipungut berdasarkan undang-undang
Pajak dapat dipaksakan
Tidak menerima kontra prestasi
Untuk membiayai pengeluaran umun pemerintah

Karakteristik pokok dari pajak adalah: pemunngutanya harus berdasarkan undang-undang. diperlukan perumusan macam pajak dan berat ringannya tariff pajak itu, untuk itulah masyarakat ikut didalam menetapkan rumusannya.

Persamaan Dan Perbedaan Zakat, Infaq, Shadaqah Dan Pajak

Al Jurjani dalam kitabnya At Ta’rifaat menjelaskan bahwa infaq adalah penggunaan harta untuk memenuhi kebutuhan (sharful maal ilal haajah) (Al Jurjani,hal: 39) dan hukumnya sunnah. Dengan demikian, infaq mempunyai cakupan yang lebih luas dibanding zakat. Dalam kategorisasinya, infak dapat diumpamakan dengan “alat transportasi” yang mencakup kereta api, mobil, bus, kapal, dan lain-lain sedang zakat dapat diumpamakan dengan “mobil”, sebagai salah satu alat transportasi.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/5-rukun-nikah-dalam-islam-yang-harus-diketahui/

Penjelasan Tentang Zakat Lengkap

Penjelasan Tentang Zakat Lengkap

Penjelasan Tentang Zakat Lengkap

Penjelasan Tentang Zakat Lengkap
Penjelasan Tentang Zakat Lengkap

 

Pengertian Zakat

Zakat berasal dari bahasa arab zakat yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh dan berkembang.
Allah berfirman “Pungutlah zakat dari mereka dengan zakat itu kamu membersikan dan mensucikan mereka”. (Q.S: At-Taubah: 103).

Sedangkan menurut istilah, zakat berarti derma yang telah ditetapkan jenis, jumlah, dan waktu suatu kekayaan atau harta yang wajib di keluarkan kepada orang yang berhak menerimanya (An-Nisa’:77) karena telah memenuhi persyaratan yang di tetapkan. Hukum mengeluarkan zakat adalah wajib dan merupakan rukun islam, dan pendayagunaannya pun ditentukan pula, yaitu dari umat Islam untuk umat Islam. Secara umum zakat di kelompokkan menjadi dua, yaitu zakat mal (harta) dan zakat fitrah (jiwa). Zakat terbagi atas dua tipe yakni:

Zakat Fitrah

Zakat yang wajib dikeluarkan muslim menjelang Idul Fitri pada bulan Ramadan. Besar Zakat ini setara dengan 2,7 kilogram makanan pokok yang ada di daerah bersangkutan.

Zakat Maal (Harta)

Mencakup hasil perniagaan, pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, emas dan perak. Masing-masing tipe memiliki perhitungannya sendiri-sendiri.
Yang berhak menerima:
· Fakir Mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.
· Miskin Mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup.
· Amil Mereka yang mengumpulkan dan membagikan zakat.
· Muallaf Mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan barunya
· Hamba Sahaya yang ingin memerdekakan dirinya
· Gharimin Mereka yang berhutang untuk kebutuhan yang halal dan tidak sanggup untuk memenuhinya
· Fisabilillah Mereka yang berjuang di jalan Allah (misal: dakwah, perang dsb)
· Ibnus Sabil Mereka yang kehabisan biaya di perjalanan

Hikmah Hukum di Wajibkan Zakat

a. Semakin menyadarkan orang-orang kaya untuk mengeluarkan sebagian hartanya dalam bentuk zakat.
b. Dengan adanya zakat kontemporer maka disisi lain akan lebih banyak fakir miskin yang dapat tertolong.

Tata Cara Serah Terima Zakat

Dalam serah terima zakat, baik zakat harta maupun zakat fitrah harus di awali dengan niat oleh muzakki(orang yang berzakat) dan doa oleh orang yang menerima(mustahiq) atau amil zakat.
Niat zakat ada dua, niat zakat harta dan niat zakat fitrah, dan orang yang menerima zakat atau amil zakat mengucapkan doa.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/bacaan-teks-khutbah-nikah-bahasa-arab-latin-dan-terjemahannya/

Lulusan SMK Farmasi diminta majukan dunia medis

Lulusan SMK Farmasi diminta majukan dunia medis

Lulusan SMK Farmasi diminta majukan dunia medis

Lulusan SMK Farmasi diminta majukan dunia medis
Lulusan SMK Farmasi diminta majukan dunia medis

Ratusan siswa dari enam SMK Farmasi di Depok menjalani wisuda dan pengambilan

sumpah tenaga teknis kefarmasian. Pelantikan dipimpin oleh Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail.

Ia meminta agar setiap lulusan SMK Farmasi mampu menjunjung tinggi kejujuran. Ia juga mengucapkan kepada para siswa-siswi yang telah lulus dari sekolah kefarmasian dan diharapkan mampu memajukan dunia media di Indonesia.

“Selamat menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah tenaga teknis kefarmasian

. Dunia kefarmasian sangat erat dengan faktor kebersihan, hal tersebut menjadi keutamaan dalam peracikan dan produksi sebuah produk medis. Lingkungan yang bersih juga sangat diperlukan, bahkan dalam setiap lini kehidupan,” tuturnya di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Selasa (11/06/2013).

Lulusan farmasi, kata dia, harus berlaku jujur dalam memberikan komposisi sebuah obat atau vitamin

. Apalagi jika akan terus bergelut di bidang kesehatan saat terjun di dunia kerja.

“Jadilah tenaga kefarmasian yang mempunyai moral serta berguna bagi diri sendiri dan masyarakat. Para adik-adik nantinya akan memasuki dunia kerja, di dalam pelaksanaannya tenaga kefarmasian mungkin saja digunakan oleh suatu perusahaan untuk memegang pekerjaan lain yang masih mungkin ditangani. Dimanapun akan bekerja, adik-adik diwajibkan meningkatkan keahlian, dan Prestasi dibidangnya masing-masing agar menigkatkan kualitas diri, demi kemajuan bangsa,” tegasnya.

 

Baca Juga :

 

 

Menag tak siap terapkan kurikulum MI, MTs, Ma 2013

Menag tak siap terapkan kurikulum MI, MTs, Ma 2013

Menag tak siap terapkan kurikulum MI, MTs, Ma 2013
Menag tak siap terapkan kurikulum MI, MTs, Ma 2013

Kementerian Agama (Kemenag) mengaku tidak siap menerapkan kurikulum

pendidikan Islam tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) tahun 2013.

Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, dengan pertimbangan serta ketidaksiapan Kemenag dalam menerapkan kurikulum 2013 di MI, MTs dan MA. Untuk itu Kemenag akan segera melakukan perbaikan dalam mempersiapkan tenaga guru dan pengajar.

Lanjut SDA, nantinya akan dibuatkan pelatihan untuk para guru agar dapat lebih mantap

menjalankan kurikulm 2013 pada 2014.

Selain harus mempersiapkan tenaga guru, harus dihitung juga target 100% pencapaian untuk sekolah-sekolah di madrasah negeri dan swasta,” tandas SDA, di Jakarta, Selasa (18/6/2013).

Menurutnya, secara teknis hal tersebut sulit dilaksanakan sehingga, dikhwatirkan pada saat diterapkanya nanti akan mengalami kegagalan dan hal tersebut akan berdampak pada pelaksanaan pendidikan yang kacau.

Dia mengatakan, semula perencanaan pelaksanaan kurikulm 2013 akan dilaksakan secara bertahap.

Namun pada akhirnya diputuskan untuk dilaksanakan pada 2014.

“Semula akan dilaksanakan pada 2012 akan dilakukan bertahap pada MI kelas4, MTs kelas 7 dan MA kelas 10 saja. Namun, kita ubah karena akan dilaksakan pada 2014,” ucap dia.

 

Sumber :

http://eventful.com/performers/m-joko-lukito-/P0-001-014219718-0

Lusa, Mendagri putuskan nasib Rektor IPDN

Lusa, Mendagri putuskan nasib Rektor IPDN

Lusa, Mendagri putuskan nasib Rektor IPDN

Lusa, Mendagri putuskan nasib Rektor IPDN
Lusa, Mendagri putuskan nasib Rektor IPDN

Nasib Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

I Nyoman Sumaryadi akan diputuskan pada Kamis 20 Juni 2013 lusa. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi akan memberikan sanksi kepada I Nyoman Sumaryadi jika terbukti bersalah lantaran telah menelantarkan anak.

“Kamis ada laporan tim, dari hasil itu kita ambil tindakan,” ujar Gamawan disela-sela rapat kerja Nasional (Rakernas) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM Mandiri Perdesaan) di Hotel Grand Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2013).

Kendati demikian, saat ini dia masih menunggu laporan dari tim khusus

yang dibentuk oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum lama ini. Tim khusus tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri.

Kalau terbukti (Bersalah), akan diganti,” tegasnya.

Seperti diketahui, seorang perempuan bernama Susi Susilowati

mengaku sebagai istri simpanan Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi. Wanita itu mengklaim bahwa bayinya merupakan anak kandung Nyoman, pada Selasa 11 Juni 2013.

Susi juga mengunggah video berjudul ‘IPDN Dimas Sumaryadi anak yang tidak diakui oleh Rektor IPDN Bandung’ melalui situs Youtube. Susi mengaku berani mengungkap hubungannya dengan Sumaryadi karena upaya baiknya tidak mendapat respons positif.

Sumber :

https://www.behance.net/ojelhtcman4fb2

 

kunci keberhasilan untuk bentuk aliansi

kunci keberhasilan untuk bentuk aliansi

kunci keberhasilan untuk bentuk aliansi

kunci keberhasilan untuk bentuk aliansi
kunci keberhasilan untuk bentuk aliansi

Terdapat 3 kunci keberhasilan untuk dapat menciptakan aliansi yang berhasil, yaitu:

Kecocokan strategi

sebelum melakukan aliansi ada baiknya perusahaan-perusahaan mengevaluasi kemampuan inti masing-masing serta melihat kekurangan yang bisa dipenuhi oleh mitra kerjanya.

 

Penekanan jangka panjang

perusahaan perlu melihat tujuan jangka panjang dari masing-masing perusahaan dari pada sekedar penghematan biaya sesaat.

Fleksibilitas, aliansi ini akan dapat langgeng dan bertahan lama bilamana masing-masing perusahaan dalam aliansi tersebut bersifat fleksibel.

Baca Juga :