Literasi dan JurnalisKids di SD Muhammadiyah 7 Kota Bandung

Literasi dan JurnalisKids di SD Muhammadiyah 7 Kota Bandung

Literasi dan JurnalisKids di SD Muhammadiyah 7 Kota Bandung

 

Literasi dan JurnalisKids di SD Muhammadiyah 7 Kota Bandung

Dita terlihat cemas diantara kerumunan peserta. Setelah satu persatu temannya memasuki ruangan

giliran Dita yang dipanggil oleh dewan juri. Dengan nomor peserta 53 yang ditempel di dada, ia tergesa dan masuk ruangan lalu mengambil selembar kertas. Ia mengambil posisi tepat di depan dewan juri, bak audisi pencarian bakat di televisi.

Siswi SD Muhammadiyah 7 Kota Bandung itu menarik nafas panjang

Membaca sekilas teks yang tertulis di kertas. Diiringi sorotan kamera, Dita mulai membaca teks di tangannya yang merupakan penggalan berita. Laiknya pembawa acara berita, meski masih duduk di kelas 5 SD, intonasi serta gestur tubuhnya serasi dengan news anchor pada umumnya.

Belum selesai Dita membaca isi teks, tiga dewan juri memberhentikan Dita dengan paksa. Lalu secara bergiliran, mereka berucap yes. Suara tepuk tangan pun terdengar riuh diruangan. Namun dengan kepolosannya, ia masih diam mematung, menatap dewan juri dengan tatapan heran. Setelah salah satu juri berujar bahwa Dita lolos, sambil mengusap wajahnya sebagai simbol ucapan syukur, senyum Dita pun tersimpul dan menyalami dewan juri satu persatu.

Dita dan siswa siswi SD Muhammadiyah 7 Kota Bandung lainnya sedang mengikuti Lomba Pelajar Literasi dan JurnalisKids yang diselenggarakan oleh Tim Literasi Sekolah tersebut, Rabu, 1 Agustus 2018, di ruang sumber belajar, SD Muhammadiyah 7, Kecamatan Antapani, Kota Bandung. Acara ini diselenggarakan guna membudayakan literasi di sekolah serta menumbuhkan jiwa kompetisi siswa.

Ketua Tim Literasi Sekolah SD Muhammadiyah 7 Kota Bandung

Mulyanti menjelaskan, ajang tersebut diikuti oleh siswa sisiwi kelas 4 dan 5 dan sudah dilakukan sejak tahun lalu. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaring minat bakat anak dalam jurnalistik serta menunjang program sekolah tentang media komunikasi Televisi Internet yang membutuhkan para jurnalis dari siswa. “Tujuannya untuk menjaring, melatih, mengasah, dan menyulurkan minat bakat guru dan siswa dalam bidang jurnalistik,” tutur guru yang juga menjabat Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum tersebut.

Budayakan literasi

Konsep kegiatan JurnalisKids sendiri dibuat seperti audisi di televisi agar lebih menarik dan mampu menumbuhkan jiwa kompetisi sedini mungkin. “Iya ada yang lolos ada yang enggak, bahkan ada yang sampai nangis karena enggak lolos. Itu wajar, kita ingin menumbuhkan jiwa kompetisi mereka,” kata Yanti.

Berbeda dengan lomba JurnalisKids, para siswa yang mengikuti lomba pelajar literasi akan dipersiapkan untuk mengikuti lomba literasi nasional di Makasar, meliputi mendongeng, membuat cerpen, membaca puisi, membuat pantun dan membuat syair. “Seleksinya sudah dilaksanakan pada saat parade literasi kemarin,” ucap Yanti.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 7 Kota Bandung, Iwan Kurniawan menjelaskan, sekolah adalah tempat yang paling maksimal untuk membudayakan literasi bagi para siswa, karena adanya sarana, prasarana dan pendidik. “Sehingga ini kembali lagi kepada sekolah itu sendiri, mau memaksimalkan kesempatan untuk membudayakan literasi atau tidak. Dan kami disini memiliki kemauan untuk memaksimalkan kesempatan tersebut,” tutur Iwan saat ditemui diruangannya.

Selain membudayakan literasi, lewat kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kompetisi siswa, karena kompetisi tak bisa mereka dapat di dalam pendidikan keluarga dirumah. Iwan pun mengimbau, dengan potensi yang dimiliki oleh siswanya, ia tak menuntut mereka untuk mendapatkan prestasi berbentuk piala atau memenangi. “Yang penting mereka mampu membudayakan literasi dengan baik, karena jika sudah membudaya, prestasi pun akan mengikuti,” tutur Iwan.

Salah satu siswi, Raihanah Anindita Nurbaiti mengatakan senang mengikuti lomba tersebut dan ingin menjadi bagian dari jurnalis anak. “Udah suka mewawancarai, meski sempat malu, tapi orang tua dirumah selalu bilang kalau Dita harus percaya diri. Dita ingin jadi bagian dari JurnalisKids,” tutur siswi yang pernah meraih juara satu speech english tersebut.

 

Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/

NAMA – NAMA LATIN HEWAN

NAMA - NAMA LATIN HEWAN

NAMA – NAMA LATIN HEWAN

NAMA - NAMA LATIN HEWAN
NAMA – NAMA LATIN HEWAN

 

MAMALIA (Menyusui)

  1. Anoa depressicornis = Anoa dataran rendah, Kerbau pendek
  2. Anoa quarlesi = Anoa pegunungan
  3. Arctictis binturong = Binturung
  4. Arctonyx collaris = Pulusan
  5. Babyrousa babyrussa = Babirusa
  6. Balaenoptera musculus = Paus biru
  7. Balaenoptera physalus = Paus bersirip
  8. Bos sondaicus = Banteng
  9. Capricornis sumatrensis = Kambing Sumatera
  10. Cervus kuhli; Axis kuhli = Rusa Bawean
  11. Cervus spp. = Menjangan, Rusa sambar (semua jenis dari genus Cervus)
  12. Cetacea = Paus (semua jenis dari famili Cetacea)
  13. Cuon alpines = Ajag
  14. Cynocephalus variegates = Kubung, Tando, Walangkekes
  15. Cynogale bennetti = Musang air
  16. Cynopithecus niger = Monyet hitam Sulawesi
  17. Dendrolagus spp. = Kanguru pohon (semua jenis dari genus Dendrolagus)
  18. Dicerorhinus sumatrensis = Badak Sumatera
  19. Dolphinidae = Lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili Dolphinidae)
  20. Dugong dugon = Duyung
  21. Elephas indicus = Gajah
  22. Felis badia = Kucing merah
  23. Felis bengalensis = Kucing hutan, Meong congkok
  24. Felis marmorota = Kuwuk
  25. Felis planiceps = Kucing dampak
  26. Felis temmincki = Kucing emas
  27. Felis viverrinus = Kucing bakau
  28. Helarctos malayanus = Beruang madu
  29. Hylobatidae = Owa, Kera tak berbuntut (semua jenis dari famili Hylobatidae)
  30. Hystrix brachyuran = Landak
  31. Iomys horsfieldi = Bajing terbang ekor merah
  32. Lariscus hosei = Bajing tanah bergaris
  33. Lariscus insignis = Bajing tanah, Tupai tanah
  34. Lutra lutra = Lutra
  35. Lutra sumatrana = Lutra Sumatera
  36. Macaca brunnescens = Monyet Sulawesi
  37. Macaca Maura = Monyet Sulawesi
  38. Macaca pagensis= Bokoi, Beruk Mentawai
  39. Macaca tonkeana = Monyet jambul
  40. Macrogalidea musschenbroeki = Musang Sulawesi
  41. Manis javanica = Trenggiling, Peusing
  42. Megaptera novaeangliae = Paus bongkok
  43. Muntiacus muntjak = Kidang, Muncak
  44. Mydaus javanensis = Sigung
  45. Nasalis larvatus = Kahau, Bekantan
  46. Neofelis nebulusa = Harimau dahan
  47. Nesolagus netscheri = Kelinci Sumatera
  48. Nycticebus coucang = Malu-malu
  49. Orcaella brevirostris = Lumba-lumba air tawar, Pesut
  50. Panthera pardus = Macan kumbang, Macan tutul
  51. Panthera tigris sondaica = Harimau Jawa
  52. Panthera tigris sumatrae = Harimau Sumatera
  53. Petaurista elegans = Cukbo, Bajing terbang
  54. Phalanger spp. = Kuskus (semua jenis dari genus Phalanger)
  55. Pongo pygmaeus = Orang utan, Mawas
  56. Presbitys frontata = Lutung dahi putih
  57. Presbitys rubicund = Lutung merah, Kelasi
  58. Presbitys aygula = Surili
  59. Presbitys potenziani = Joja, Lutung Mentawai
  60. Presbitys thomasi = Rungka
  61. Prionodon linsang = Musang congkok
  62. Prochidna bruijni = Landak Irian, Landak semut
  63. Ratufa bicolor = Jelarang
  64. Rhinoceros sondaicus = Badak Jawa
  65. Simias concolor = Simpei Mentawai
  66. Tapirus indicus = Tapir, Cipan, Tenuk
  67. Tarsius spp.=  Binatang hantu, Singapuar (semua jenis dari genus Tarsius)
  68. Thylogale spp. = Kanguru tanah (semua jenis dari genus Thylogale)
  69. Tragulus spp. = Kancil, Pelanduk, Napu (semua jenis dari genus Tragulus)
  70. Ziphiidae = Lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili Ziphiidae)

AVES (Burung)

  1. Accipitridae = Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Accipitridae)
  2. Aethopyga exima = Jantingan gunung
  3. Aethopyga duyvenbodei = Burung madu Sangihe
  4. Alcedinidae = Burung udang, Raja udang (semua jenis dari famili Alcedinidae)
  5. Alcippe pyrrhoptera = Brencet wergan
  6. Anhinga melanogaster = Pecuk ular
  7. Aramidopsis platen = Mandar Sulawesi
  8. Argusianus argus = Kuau
  9. Bubulcus ibis = Kuntul, Bangau putih
  10. Bucerotidae = Julang, Enggang, Rangkong, Kangkareng (semua jenis dari famili Bucerotidae)
  11. Cacatua galerita = Kakatua putih besar jambul kuning
  12. Cacatua goffini = Kakatua gofin
  13. Cacatua moluccensis = Kakatua Seram
  14. Cacatua sulphurea = Kakatua kecil jambul kuning
  15. Cairina scutulata = Itik liar
  16. Caloenas nicobarica = Junai, Burung mas, Minata
  17. Casuarius bennetti = Kasuari kecil
  18. Casuarius casuarius = Kasuari
  19. Casuarius unappenddiculatus = Kasuari gelambir satu, Kasuari leher kuning
  20. Ciconia episcopus = Bangau hitam, Sandanglawe
  21. Colluricincla megarhyncha = Burung sohabe coklat
  22. Crocias albonotatus = Burung matahari
  23. Ducula whartoni = Pergam raja
  24. Egretta sacra = Kuntul karang
  25. Egretta spp. = Kuntul, Bangau putih (semua jenis dari genus Egretta)
  26. Elanus caerulleus = Alap-alap putih, Alap-alap tikus
  27. Elanus hypoleucus = Alap-alap putih, Alap-alap tikus
  28. Eos histrio = Nuri Sangir
  29. Esacus magnirostris = Wili-wili, Uar, Bebek laut
  30. Eutrichomyias rowleyi = Seriwang Sangihe
  31. Falconidae = Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Falconidae)
  32. Fregeta andrewsi = Burung gunting, Bintayung
  33. Garrulax rufifrons = Burung kuda
  34. Goura spp. = Burung dara mahkota, Burung titi, Mambruk (semua jenis dari genus Goura)
  35. Gracula religiosa mertensi = Beo Flores
  36. Gracula religiosa robusta = Beo Nias
  37. Gracula religiosa venerata = Beo Sumbawa
  38. Grus spp. = Jenjang (semua jenis dari genus Grus)
  39. Himantopus himantopus = Trulek lidi, Lilimo
  40. Ibis cinereus = Bluwok, Walangkadak
  41. Ibis leucocephala = Bluwok berwarna
  42. Lorius roratus = Bayan
  43. Leptoptilos javanicus = Marabu, Bangau tongtong
  44. Leucopsar rothschildi = Jalak Bali
  45. Limnodromus semipalmatus = Blekek Asia
  46. Lophozosterops javanica = Burung kacamata leher abu-abu
  47. Lophura bulweri = Beleang ekor putih
  48. Loriculus catamene = Serindit Sangihe
  49. Loriculus exilis = Serindit Sulawesi
  50. Lorius domicellus = Nori merah kepala hitam
  51. Macrocephalon maleo = Burung maleo
  52. Megalaima armillaris = Cangcarang
  53. Megalaima corvina = Haruku, Ketuk-ketuk
  54. Megalaima javensis = Tulung tumpuk, Bultok Jawa
  55. Megapoddidae = Maleo, Burung gosong (semua jenis dari famili Megapododae)
  56. Megapodius reintwardtii = Burung gosong
  57. Meliphagidae = Burung sesap, Pengisap madu (semua jenis dari famili Meliphagidae)
  58. Musciscapa ruecki = Burung kipas biru
  59. Mycteria cinerea = Bangau putih susu, Bluwok
  60. Nectariniidae = Burung madu, Jantingan, Klaces (semua jenis dari famili Nectariniidae)
  61. Numenius spp. = Gagajahan (semua jenis dari genus Numenius)
  62. Nycticorax caledonicus = Kowak merah
  63. Otus migicus beccarii = Burung hantu Biak
  64. Pandionidae = Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Pandionidae)
  65. Paradiseidae = Burung cendrawasih (semua jenis dari famili Paradiseidae)
  66. Pavo muticus = Burung merak
  67. Pelecanidae = Gangsa laut (semua jenis dari famili Pelecanidae)
  68. Pittidae = Burung paok, Burung cacing (semua jenis dari famili Pittidae)
  69. Plegadis falcinellus = Ibis hitam, Roko-roko
  70. Polyplectron malacense = Merak kerdil
  71. Probosciger aterrimus = Kakatua raja, Kakatua hitam
  72. Psaltria exilis = Glatik kecil, Glatik gunung
  73. Pseudibis davisoni = Ibis hitam punggung putih
  74. Psittrichas fulgidus = Kasturi raja, Betet besar
  75. Ptilonorhynchidae = Burung namdur, Burung dewata
  76. Rhipidura euryura = Burung kipas perut putih, Kipas gunung
  77. Rhipidura javanica = Burung kipas
  78. Rhipidura phoenicura = Burung kipas ekor merah
  79. Satchyris grammiceps = Burung tepus dada putih
  80. Satchyris melanothorax = Burung tepus pipi perak
  81. Sterna zimmermanni = Dara laut berjambul
  82. Sternidae = Burung dara laut (semua jenis dari famili Sternidae)
  83. Sturnus melanopterus = Jalak putih, Kaleng putih
  84. Sula abbotti = Gangsa batu aboti
  85. Sula dactylatra = Gangsa batu muka biru
  86. Sula leucogaster = Gangsa batu
  87. Sula sula = Gangsa batu kaki merah
  88. Tanygnathus sumatranus = Nuri Sulawesi
  89. Threskiornis aethiopicus = Ibis putih, Platuk besi
  90. Trichoglossus ornatus = Kasturi Sulawesi
  91. Tringa guttifer = Trinil tutul
  92. Trogonidae = Kasumba, Suruku, Burung luntur
  93. Vanellus macropterus = Trulek ekor putih

REPTILIA (Melata)

  1. Batagur baska = Tuntong
  2. Caretta caretta = Penyu tempayan
  3. Carettochelys insculpta = Kura-kura Irian
  4. Chelodina novaeguineae = Kura Irian leher panjang
  5. Chelonia mydas = Penyu hijau
  6. Chitra indica = Labi-labi besar
  7. Chlamydosaurus kingii = Soa payung
  8. Chondropython viridis = Sanca hijau
  9. Crocodylus novaeguineae = Buaya air tawar Irian
  10. Crocodylus porosus = Buaya muara
  11. Crocodylus siamensis = Buaya siam
  12. Dermochelys coriacea = Penyu belimbing
  13. Elseya novaeguineae = Kura Irian leher pendek
  14. Eretmochelys imbricata = Penyu sisik
  15. Gonychephalus dilophus = Bunglon sisir
  16. Hydrasaurus amboinensis = Soa-soa, Biawak Ambon, Biawak pohon
  17. Lepidochelys olivacea = Penyu ridel
  18. Natator depressa = Penyu pipih
  19. Orlitia borneensis = Kura-kura gading
  20. Python molurus = Sanca bodo
  21. Phyton timorensis = Sanca Timor
  22. Tiliqua gigas = Kadal Panan
  23. Tomistoma schlegelii = Senyulong, Buaya sapit
  24. Varanus borneensis = Biawak Kalimantan
  25. Varanus gouldi = Biawak coklat
  26. Varanus indicus = Biawak Maluku
  27. Varanus komodoensis = Biawak komodo, Ora
  28. Varanus nebulosus = Biawak abu-abu
  29. Varanus prasinus = Biawak hijau
  30. Varanus timorensis = Biawak Timor
  31. Varanus togianus = Biawak Togian

INSECTA (Serangga)

  1. Cethosia myrina = Kupu bidadari
  2. Ornithoptera chimaera = Kupu sayap burung peri
  3. Ornithoptera goliath = Kupu sayap burung goliat
  4. Ornithoptera paradisea = Kupu sayap burung surga
  5. Ornithoptera priamus = Kupu sayap priamus
  6. Ornithoptera rotschldi = Kupu burung rotsil
  7. Ornithoptera tithonus = Kupu burung titon
  8. Trogonotera brookiana = Kupu trogon
  9. Troides amphrysus = Kupu raja
  10. Troides andromanche = Kupu raja
  11. Troides criton = Kupu raja
  12. Troides haliphron = Kupu raja
  13. Troides helena = Kupu raja
  14. Troides hypolitus = Kupu raja
  15. Troides meoris = Kupu raja
  16. Troides miranda = Kupu raja
  17. Troides plato = Kupu raja
  18. Troides rhadamantus =Kupu raja
  19. Troides riedeli = Kupu raja
  20. Troides vandepolli = Kupu raja

PISCES (Ikan)

  1. Homaloptera gymnogaster = Selusur Maninjau
  2. Latimeria chalumnae = Ikan raja laut
  3. Notopterus spp. = Belida Jawa, Lopis Jawa (semua jenis dari genus Notopterus)
  4. Pritis spp. = Pari Sentani, Hiu Sentani (semua jenis dari genus Pritis)
  5. Puntius microps = Wader goa
  6. Scleropages formasus = Peyang malaya, Tangkelasa
  7. Scleropages jardini = Arowana Irian, Peyang Irian, Kaloso

ANTHOZOA

  1. Anthiphates spp. = Akar bahar, Koral hitam (semua jenis dari genus Anthiphates)

BIVALVIA

  1. Birgus latro = Ketam kelapa
  2. Cassis cornuta = Kepala kambing
  3. Charonia tritonis = Triton terompet
  4. Hippopus hippopus = Kima tapak kuda, Kima kuku beruang
  5. Hippopus porcellanus = Kima Cina
  6. Nautilus popillius = Nautilus berongga
  7. Tachipleus gigas = Ketam tapak kuda
  8. Tridacna crocea = Kima kunia, Lubang
  9. Tridacna derasa = Kima selatan
  10. Tridacna gigas = Kima raksasa
  11. Tridacna maxima = Kima kecil
  12. Tridacna squamosa = Kima sisik, Kima seruling
  13. Trochus niloticus = Troka, Susur bundar
  14. Turbo marmoratus = Batu laga, Siput hijau

Baca Artikel Lainnya:

Pengertian Debian, Sistem Operasi dan Sejarahnya

Pengertian Debian, Sistem Operasi dan Sejarahnya

Pengertian Debian, Sistem Operasi dan Sejarahnya

Pengertian Debian, Sistem Operasi dan Sejarahnya
Pengertian Debian, Sistem Operasi dan Sejarahnya

Pengertian Debian

Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat
lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas
GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux
memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang
populer dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan
paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.

Debian terkenal dengan sikap tegas pada filosofi dari Unix dan perangkat lunak bebas.
Debian dapat digunakan pada beragam perangkat keras, mulai dari komputer jinjing dan
desktop hingga telepon dan server. Debian fokus pada kestabilan dan keamanan. Debian
banyak digunakan sebagai basis dari banyak distribusi GNU/Linux lainnya.

Sistem Operasi Debian

Sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan
dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan
nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux
merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya.

Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan
sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di
dunia. Sebuah repositori software adalah lokasi penyimpanan dari paket perangkat
lunak dapat diambil dan diinstal pada komputer.

Sejarah Debian

Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdock, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue,Amerika Serikat, pada tanggal 16 agustus 1993.Nama Debian berasal dari kombinasi nama Ian dengan mantan-kekasihnya Debra Lynn: Deb dan Ian.

Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi Linux) dari nol (Dalam hal ini, Patrick Volkerding juga berusaha memodifikasi SLS. Ia berhasil dan distribusinya dikenal sebagai “Slackware”).

Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x pada tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai pada tahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996.

Pada tahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines, memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi “Software in Public Interest” untuk menaungi debian secara legal dan hukum.
Di akhir tahun 2000, proyek debian melakukan perubahan dalam archive dan managemen rilis. Serta pada tahun yang sama para pengembang memulai konferensi dan workshop tahunan “debconf”.

Di April 8, 2007, Debian GNU/Linux 4.0 dirilis dengan nama kode “Etch”. Rilis versi terbaru Debian, 2009, diberi nama kode “Lenny”. deb adalah perpanjangan dari paket perangkat lunak Debian format dan nama yang paling sering digunakan untuk paket-paket binari seperti itu.

Paket debian adalah standar Unix pada arsip yang mencakup dua gzip, tar bzipped atau lzmaed arsip: salah satu yang memegang kendali informasi dan lain yang berisi data. Program kanonik untuk menangani paket-paket tersebut adalah dpkg, paling sering melalui apt/aptitude.

Beberapa paket Debian inti tersedia sebagai udebs (“mikro deb”), dan biasanya hanya digunakan untuk bootstrap instalasi Linux Debian. Meskipun file tersebut menggunakan ekstensi nama file udeb, mereka mematuhi spesifikasi struktur yang sama seperti biasa deb. Namun, tidak seperti rekan-rekan mereka deb, hanya berisi paket-paket udeb fungsional penting file. Secara khusus, file dokumentasi biasanya dihilangkan. udeb paket tidak dapat diinstal pada sistem Debian standar.

Paket debian juga digunakan dalam distribusi berbasis pada Debian, seperti Ubuntu dan lain-lain. Saat ini telah terdapat puluhan distribusi Linux yang berbasis kepada debian, salah satu yang paling menonjol dan menjadi fenomena adalah ubuntu.

Sumber: https://www.kuliahbahasainggris.com/

Pengertian Server, Fungsi dan Sejarahnya

Pengertian Server, Fungsi dan Sejarahnya

Pengertian Server, Fungsi dan Sejarahnya

Pengertian Server, Fungsi dan Sejarahnya
Pengertian Server, Fungsi dan Sejarahnya

PENGERTIAN

Server web atau peladen web dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu Situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu.
Penggunaan paling umum server web adalah untuk menempatkan situs web namun pada praktiknya penggunaannya diperluas sebagai tempat peyimpanan data ataupun untuk menjalankan sejumlah aplikasi kelas bisnis.

Fungsi Server

Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya pemanfaatan server web berfungsi pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya.
Pengguna, biasanya melalui aplikasi pengguna seperti peramban web, meminta layanan atas berkas ataupun halaman web yang terdapat pada sebuah server web, kemudian server sebagai manajer layanan tersebut akan merespon balik dengan mengirimkan halaman dan berkas-berkas pendukung yang dibutuhkan, atau menolak permintaan tersebut jika halaman yang diminta tidak tersedia.
saat ini umumnya server web telah dilengkapi pula dengan mesin penerjemah bahasa skrip yang memungkinkan server web menyediakan layanan situs web dinamis dengan memanfaatkan pustaka tambahan seperti PHP, ASP.
Pemanfaatan server web saat ini tidak terbatas hanya untuk publikasi situs web dalam World,Wide Web ,pada praktiknya server web banyak pula digunakan dalam perangkat-perangkat keras lain seperti printer, router, kamera web yang menyediakan akses layanan http dalam jaringan lokal yang ditujukan untuk menyediakan perangkat manajemen serta mempermudah peninjauan atas perangkat keras tersebut.

SEJARAH

Tahun 1989, Tim Beners-Lee mengajukan pada perusahaannya, CERN (European Organization for Nuclear Research) sebuah proyek yang bertujuan untuk mempermudah pertukaran informasi antar para peneliti dengan menggunakan sistem hiperteks. Sebagai hasil atas implementasi proyek ini, tahun 1990 Berners-Lee menulis dua program komputer:

  • sebuah peramban yang dinamainya sebagai WorldWideWeb;
  • server web pertama di dunia, yang kemudian dikenal sebagai CERN httpd, yang berjalan pada sistem operasi NeXTSTEP.

Dari tahun 1991 hingga 1994, kesederhanaan serta efektifitas atas teknologi yang digunakan untuk berkunjung serta bertukar data melalui World Wide Web membuat kedua aplikasi tersebut diadopsi pada sejumlah sistem operasi agar dapat digunakan oleh lebih banyak individu, ataupun kelompok. Awalnya adalah organisasi penelitian, kemudian berkembang dan digunakan di lingkungan pendidikan tinggi, dan akhirnya digunakan dalam industri bisnis.
Tahun 1994, Tim Berners-Lee memutuskan untuk membakukan organisasi World Wide Web Consortium (W3C) untuk mengatur pengembangan-pengembangan lanjut atas teknologi-teknologi terkait lainnya (HTTP, HTML, dan lain-lain) melalui proses standardisasi.

Sumber: https://dosenpendidikan.co.id/

Merek

merek

MEREK

 

merek

 

Berdasarkan Undang-Undang RI No. 15 Tahun 2001

Pengertian

 

Pengertian merek didasarkan pada Ketentuan Umum Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Tentang Merek sebagai berikut :

“Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa”.

Dilihat dari sudut pandang penggunaannya, merek dapat dibagi atas 3 (tiga) macam yaitu :

  1. Merek Dagang adalah Merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya. (Pasal 1 ayat 2)
  2. Merek Jasa adalah Merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya. (Pasal 1 ayat 3)
  3. Merek Kolektif adalah Merek yang digunakan pada barang dan atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang dan/atau jasa sejenis lainnya. (Pasal 1 ayat 4)

Hak atas Merek adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada pemilik Merek yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek untuk jangka waktu tertentu dengan menggunakan sendiri Merek tersebut atau memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakannya. (Pasal 3)

 

Merek Yang Tidak Dapat Didaftar

 

Merek tidak dapat didaftar atas dasar Permohonan yang diajukan oleh Pemohon yang beritikad tidak baik. Selain itu merek juga tidak dapat didaftar apabila mengandung salah satu unsur di bawah ini :

  1. Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, moralitas agama, kesusilaan, atau ketertiban umum ;
  2. Tidak memiliki daya pembeda;
  3. Telah menjadi milik umum; atau
  4. Merupakan keterangan atau berkaitan dengan barang atau jasa yang dimohonkan pendaftarannya.

 

Permohonan pendaftaran merek harus ditolak oleh Direktorat Jenderal apabila Merek tersebut :

  1. Mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek milik pihak lain yang sudah terdaftar lebih dahulu untuk barang dan/atau jasa yang sejenis;
  2. Mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek yang sudah terkenal milik pihak lain untuk barang dan/atau sejenisnya.
  3. Mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan indikasi-geografis yang sudah dikenal.

 

Tanpa persetujuan tertulis dari pihak yang berhak atau yang berwenang Permohonan pendaftaran merek juga harus ditolak oleh Direktorat Jenderal apabila Merek tersebut :

  1. Merupakan atau menyerupai nama orang terkenal, foto, atau nama badan hukum yang dimiliki orang lain;
  2. Merupakan tiruan atau menyerupai nama atau singkatan nama, bendera, lambang atau simbol atau emblem negara atau lembaga nasional maupun internasional;
  3. Merupakan tiruan atau menyerupai tanda atau cap atau stempel resmi yang digunakan oleh negara atau lembaga Pemerintah.

Jangka Waktu Perlindungan Merek

 

Merek terdaftar mendapat perlindungan hukum untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun sejak TanggalPenerimaan dan jangka waktu perlindungan itu dapat diperpanjang.

Pemilik Merek terdaftar setiap kali dapat mengajukan permohonan perpanjangan kepada Direktorat Jenderal untuk jangka waktu yang sama. Permohonan ini diajukan secara tertulis oleh pemilik Merek atau Kuasanya dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sebelum berakhirnya jangka waktu perlindungan bagi Merek terdaftar tersebut.

 

Penyelesaian Sengketa Merek

 

Pemilik Merek terdaftar dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga terhadap pihak lain yang secara tanpa hak menggunakan Merek yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya untuk barang atau jasa yang sejenis berupa:

  1. Gugatan ganti rugi, dan/atau
  2. Penghentian semua perbuatan yang berkaitan dengan penggunaan Merek tersebut.

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN

Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan

 

Landasan Ilmu Pada Zaman Yunani

 

Periode filsafat yunani merupakan periode penting dalam sejarah peradaban manusia karena pada waktu ini terjadi perubahan pola pikir manusia dari mitosentris menjadi logosentris. Pola pikir mitosentris adalah pola pikir masyarakat yang sangat mengandalkan mitos untuk menjelaskan fenomena alam seperti gempa bumi atau pelangi. Gempa bumi dianggap bukan sebagai fenomena alam tetapi dewa bumi sedang menggoyangkan kepalanya.

Ketika filsafat diperkenalkan fenomena alam-fenomena alam yang ada tidak lagi dianggap sebagai aktivitas dewa melainkan, aktivitas alam yang terjadi secara kausalitas. Perubahan pola pikir tersebut tampaknya sederhana, tetapi implikasinya tidaklah sederhana.

Pada awalnya alam yang sifatnya ditakuti mulai didekati bahkan dieksploitasi. Manusia yang dulunya pasif dalam menghadapi fenomena alam menjadi lebih proaktif dan kreatif, sehingga alam dijadikan objek penelitian dan pengkajian. Pendekatan yang digunakan dalam hal ini adalah pendekatan yang bersifat logosentris, yaitu pendekatan yang didasarkan pada ilmu pengetahuan dan rasio. Inilah yang menjadi titik awal manusia menggunakan rasio untuk meneliti sekaligus mempertanyakan dirinya dan alam jagad raya.

 

 

Filosof Alam

 

1. Thales (624-546 SM)

Ia digelari Bapak filsafat, dialah yang mula-mula berfilsafat dan mempertanyakan “apa sebenarnya asal usul alam semesta ini”. Dengan menggunakan pendekatan rasio di menjawab bahwa asal alam adalah air.

 

2. Anaximandros (610-540 SM)

Menjelaskan bahwa substansi pertama itu bersifat kekal, tidak terbatas, dan meliputi segalanya yang disebut apeiron. Dia tidak setuju dengan air sebagai asal usul alam, karena jika benar air, maka air harus meliputi segalanya termasuk api yang merupakan lawannya.[3]

 

3. Heraklitos (540-480 SM)

Melihat alam semesta ini selalu dalam keadaan berubah, sehingga tidak ada suatupun yang benar-benar ada semuanya menjadi, sehingga realitas dari seluruhnya adalah gerak dan perubahan.

 

4. Pythagoras (580-500 SM)

Semua realitas dapat diukur dengan bilangan, sehingga bilangan adalah unsur utama dari alam dan sekaligus menjadi ukuran. Jasa Phytagoras sangat besar terutama dalam ilmu pasti dan ilmu alam.

 

Masa transisi

Penyelidikan terhadap alam tidak lagi menjadi fukos utama, tetapi sudah beralih kepada manusia. Kam “sofis” memulai kajian tentang manusia dan manusia adalah ukuran kebenaran. Tokoh utamanya adalah Protagoras (481-411 SM). Hal inilah yang menjadi cikal bakal “humanism”. Kebenaran adalah relative, sehingga membuka ruang untuk berspekulasi dan memunculkan sintesa baru.

 

Zaman Keemasan Filsafat Yunani

Tokoh-tokohnya antara lain Socrates, plato dan aristoteles. Bagi Socrates dasar bagi segala penelitian adalah pengujian diri sendiri. Semboyan yang disukainya adalah seperti yang ada di Kuil Delphi, yaitu : Kenalilah dirimu sendiri”.

Aristoteles melakukan analisis bahasa yang disebut silogisme. Silogisme terdiri dari tiga premis yaitu :

–          Premis mayor (semua manusia akan mati)

–          Premis minor (Socrates seorang manusia)

–          Konklusi (Socrates akan mati)

 

Perkembangan Ilmu Zaman Islam

Pada masa kekuasaan islam, khususnya dimasa dinasti Umayyah dan Dinasti Abbasiyah, ilmu berkembang sangat pesat. Tokoh-tokoh ilmu pengetahuan yang terkenal pada masa itu antara lain al Mansur, Harun al Rasyid, Al Kindi dan lain-lain. Ilmu pengetahuan berkembang pesat dan dikategorisasi seperti matematikan, fisika, kimia, geometri dan lain sebagainya. Selain itu berkembang pula disiplin ilmu-ilmu keislaman seperti tafsir, hadis, dan fiqih.

 

Sumber : https://sarjanaekonomi.co.id/

Aliran Pemikiran Filsafat

Aliran Pemikiran Filsafat

ALIRAN UTAMA PEMIKIRAN FILSAFAT

Aliran Pemikiran Filsafat

 

Rasionalisme

Aliran ini menyatakan bahwa akal adalah dasar kepastian pengetahuan. Pengetahuan yang benar diukur dengan akal. Manusia memperoleh pengetahuan melalui kegiatan menangkap objek. Bagi aliran ini kekeliruan pada aliran empirisme yang disebabkan oleh kelemahan indera dapat dikoreksi, seandainya akal digunakan. Fungsi pancaindera adalah untuk memperoleh data-data dari alam nyata dan akal menghubungkan data-data itu satu dengan yang lain.

Para penganut rasionalisme yakin bahwa kebenaran dan kesesatan terletak dalam ide. Kebenaran mengandung makna ide yang sesuai dengan atau yang menunjuk kepada kenyataan,

Descartes seorang pelopor rasionalisme, tidak ragu bahwa ia ragu. Kebenaran adalah cahaya terang dari akal budi sebagai hal-hal yang tidak dapat diragukan. Ide adalah bukanlah ciptaan manusia, fungsi pikiran manusia hanyalah untuk mengenali prinsip-prinsip tersebut lalu menjadikannya pengethuan.

Kelemahan rasionalisme adalah criteria untuk mengetahui kebenaran dari suatu ide yang menurut seseorang jelas tetapi menurut orang lain tidak. Jadi masalah utamanya adalah evaluasi kebenaran dari premis-premis yang digunakan.

Empirisme

Empirisme berasal dari bahasa Yunani yaitu Empeirikos artinya pengalaman. Menurut aliran ini manusia memperoleh pengetahuan melalui pengalamannya. Pengalaman yang dimaksud adalah pengalaman inderawi. Namun hasil tangkapan inderawi masing-masing individu dapat berbeda karena terbatas pada sensiblitas organ-organ tertentu.

Aliran empirisme memandang bahwa ilmu pengetahuan diturunkan dari pengalaman yang kita alami selama hidup kita. Di sini, pernyataan ilmiah berarti harus berdasarkan dari pengamatan atau pengalaman. Hipotesa ilmiah dikembangkan dan diuji dengan metode empiris, melalui berbagai pengamatan dan eksperimentasi. Setelah pengamatan dan eksperimentasi ini dapat selalu diulang dan mendapatkan hasil yang konsisten, hasil ini dapat dianggap sebagai bukti yang dapat digunakan untuk mengembangkan teori-teori yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena alam.

Contoh : Bagaimana orang mengetahui bahwa e situ dingin. Seorang empiris  akan mengatakan bahwa “karena saya merasakan hal itu. Dalam pernyataan tersebut terdapat tiga unsur yaitu : Mengetahui (subjek), yang diketahui (objek), dan cara dia mengetahui (metode).

John Locke (1632-1704), bapak empiris Britania mengemukakan teori tabula rasa (sejenis buku catatan kosong). Maksudnya manusia pada mulanya kosong dari pengetahuan, lantas pengalaman mengisi jiwanya, maka ia kemudian memiliki pengetahuan.

David Hume menyatakan bahwa manusia tidak membawa pengetahuan bawaan dalam hidupnya. Berdasarkan teori ini, akan hanya mengelola konsep gagasan inderawi, menyusun atau membagi-baginya. Jadi dalam empirisme, sumber utama untuk memperoleh pengetahuan adalah data empiris yang diperoleh dari pancaindera.

 

Kelemahan aliran empirisme antara lain :

  1. Indera terbatas, benda yg jauh kelihatan kecil ternyata tidak.
  2. Indera menipu, pada org yang sakit demam, udara akan terasa dingin.
  3. Objek menipu misalnya pada fatamorgana atau ilusi
  4. Berasal dari indera dan objek sekaligus. Misalnya mata tidak mampu melihat seekor kerbau secara keseluruhan.

 

 

Idealisme

Ajaran idealism menegaskan bahwa untuk mendapatkan pengetahuan yang benar-benar sesuai dengan kenyataan adalah mustahil. Pengetahuan adalah proses-proses mental atau psikologis yang bersifat subjektif. Oleh karena itu pengetahuan menurut teori ini tidak menggambarkan hakikat kebenaran, yang diberikan oleh pengetahuan hanyalah gambaran menurut pendapat atau penglihatan orang (subjek).

Idealism subjektif akan menimbulkan kebenaran yang relative karena setiap individu berhak menolak kebenaran yang datang dari luar dirinya, sehingga kebenaran universal tidak diakui. Oleh karena itu kebenaran agama dan aturan kemasyarakatan hanya bisa benar untuk kelompok tertentu dan tidak berlaku bagi kelompok lain.

 

Sumber : https://seputarilmu.com/

Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian dengan SPSS

Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian dengan SPSS

Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian dengan SPSS

Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian dengan SPSS
Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian dengan SPSS

Uji Validitas Item adalah uji

statistik yang digunakan guna menentukan seberapa valid suatu item pertanyaan mengukur variabel yang diteliti. Uji Reliabilitas item adalah uji statistik yang digunakan guna menentukan reliabilitas serangkaian item pertanyaan dalam kehandalannya mengukur suatu variabel.

1. Uji Validitas

Uji Validitas Item atau butir dapat dilakukan dengan menggunakan software SPSS.[1] Untuk proses ini, akan digunakan Uji Korelasi Pearson Product Moment. Dalam uji ini, setiap item akan diuji relasinya dengan skor total variabel yang dimaksud. Dalam hal ini masing-masing item yang ada di dalam variabel X dan Y akan diuji relasinya dengan skor total variabel tersebut.

Agar penelitian ini lebih teliti, sebuah item sebaiknya memiliki korelasi (r) dengan skor total masing-masing variabel ≥ 0,25.[2] Item yang punya r hitung < 0,25 akan disingkirkan akibat mereka tidak melakukan pengukuran secara sama
dengan yang dimaksud oleh skor total skala dan lebih jauh lagi, tidak memiliki kontribusi dengan pengukuran seseorang jikabukan malah mengacaukan.

Cara melakukan Uji Validitas dengan SPSS:

Buat skor total masing-masing variable.

Klik Analyze > Correlate > Bivariate

Masukkan seluruh item variable x ke Variables

Masukkan total skor variable x ke Variables

Ceklis Pearson ; Two Tailed ; Flag

Klik OK

Lihat kolom terakhir. Nilai >= 0,25.

Lakukan hal serupa untuk Variabel Y.

2. Uji Reliabilitas

Uji Reliabilitas dilakukan dengan uji Alpha Cronbach. Rumus Alpha Cronbach sebagai berikut:

Note:

Jika nilai alpha > 0,7 artinya reliabilitas mencukupi (sufficient reliability) sementara jika alpha > 0,80 ini mensugestikan seluruh item reliabel dan seluruh tes secara konsisten secara internal karena memiliki reliabilitas yang kuat.[3]  Atau, ada pula yang memaknakannya sebagai berikut:

Jika alpha > 0,90 maka reliabilitas sempurna

Jika alpha antara 0,70 – 0,90 maka reliabilitas tinggi

Jika alpha antara 0,50 – 0,70 maka reliabilitas moderat

Jika alpha < 0,50 maka reliabilitas rendah[4]

Jika alpha rendah, kemungkinan satu

atau beberapa item tidak reliabel: Segera identifikasi dengan prosedur analisis per item. Item Analysis adalah kelanjutan dari tes Aplha sebelumnya guna melihat item-item tertentu yang tidak reliabel. Lewat Item Analysis ini maka satu atau beberapa item yang tidak reliabel dapat dibuang sehingga Alpha dapat lebih tinggi lagi nilainya.

Reliabilitas item diuji dengan melihat Koefisien Alpha dengan melakukan Reliability Analysis dengan
SPSS ver. 16.0 for Windows. Akan dilihat nilai Alpha-Cronbach untuk
reliabilitas keseluruhan item dalam satu variabel. Agar lebih teliti,
dengan menggunakan SPSS, juga akan dilihat kolom Corrected Item Total
Correlation.

Nilai tiap-tiap item sebaiknya ≥ 0.40 sehingga membuktikan bahwa item tersebut dapat dikatakan punya reliabilitas Konsistensi Internal.[5] Item-item yang punya koefisien  korelasi < 0.40 akan dibuang kemudian Uji Reliabilitas item diulang  dengan tidak menyertakan item yang tidak reliabel tersebut. Demikian  terus dilakukan hingga Koefisien Reliabilitas masing-masing item adalah ≥ 0.40.

Cara Uji Reliabilitas dengan SPSS:

Klik Analyze > Scale > Reliability Analysis

Masukkan seluruh item Variabel X ke Items

Pastikan pada Model terpilih Alpha

Klik OK

Jika nilai alpha > 0,7 artinya  reliabilitas mencukupi (sufficient reliability) sementara jika alpha
> 0,80 ini mensugestikan seluruh item reliabel dan seluruh tes secara konsisten secara internal karena memiliki reliabilitas yang kuat.[6] Atau, ada pula yang memaknakannya sebagai berikut:

Jika alpha > 0,90 maka reliabilitas sempurna

Jika alpha antara 0,70 – 0,90 maka reliabilitas tinggi

Jika alpha antara 0,50 – 0,70 maka reliabilitas moderat

Jika alpha < 0,50 maka reliabilitas rendah[7]

Baca juga: 

 

Reset BIOS Komputer Anda,Dengan Mudah

Reset BIOS Komputer Anda,Dengan Mudah

Reset BIOS Komputer Anda,Dengan Mudah

Reset BIOS Komputer Anda,Dengan Mudah
Reset BIOS Komputer Anda,Dengan Mudah

Fungsi BIOS

Reset BIOS? Artikel Cara Reset BIOS Komputer, Tanpa Sulap Sulip ini akan membahasanya.Reset BIOS memiliki fungsi untuk mengembalikan fungsi BIOS ke mode default. Hal ini dapat digunakan untuk menghilangkan password yang disetting melalui BIOS atau dengan tujuan clear BIOS lainnya. Beberapa fungsi dari reset BIOS sebelum kita belajar cara reset BIOS komputer :Reset BIOS dibutuhkan jika terjadi kesalahan dalam pengaturan BIOS sehingga diperlukan mengembalikan BIOS dalam seting awal.

Saat melakukan upgrade atau downgrade prosesor. Penggantian prosesor dapat menyebabkan motherboard tidak dapat bekerja. Hal ini disebabkan oleh setting BIOS lama masih membaca bus clock dan ratio prosesor yang lama. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena pada motherboard terbaru telah terdapat fitur autodetection. BIOS Komputer terpassword baik karena lupa maupun di password teman yang sedang iseng. Clear password merupakan cara termudah untuk menghilangkan password yang telah dibuat.

Arti Riset BIOS

Reset BIOS merupakan pengetahuan dasar bagi seorang teknisi komputer. Saya rasa pembaca telah mengetahui cara reset BIOS komputer. Tetapi tidak ada salahnya jika kita tulis kembali untuk membantu teman-teman yang belum bisa melakukan Reset BIOS. Reset BIOS dibutuhkan jika terjadi kesalahan dalam pengaturan BIOS sehingga diperlukan mengembalikan BIOS dalam seting awal. Saat melakukan upgrade atau downgrade prosesor. Penggantian prosesor dapat menyebabkan motherboard tidak dapat bekerja. Hal ini disebabkan oleh setting BIOS lama masih membaca bus clock dan ratio prosesor yang lama. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena pada motherboard terbaru telah terdapat fitur autodetection. BIOS Komputer terpassword baik karena lupa maupun di password teman yang sedang iseng. Clear password merupakan cara termudah untuk menghilangkan password yang telah dibuat. Reset BIOS merupakan pengetahuan dasar bagi seorang teknisi komputer. Saya rasa pembaca Tips-Komputer.Com telah mengetahui cara reset BIOS komputer. Tetapi tidak ada salahnya jika kita tulis kembali untuk membantu teman-teman yang belum bisa melakukan Reset BIOS.

Langkah-Langkah

Lakukan langkah 1-2 dan kemudian cabut baterai BIOS baru lakukanlah kembali langkah ke 3-5.
Apabila belum sukses juga silakan ulangi langkah 1-2, dan cabutlah semua kabel power supply pada motherboard, lepaslah baterai BIOS & Memory (RAM) Komputer. Stelah itu silakan ulangi langkah ke 3-5.
Langkah terakhir jika semua cara tersebut belum berhasil juga adalah kembali lakukanlah langkah ke 1-2, dan silakan lepaskan semua komponen yang ada pada motherboard.

Komponen Motherboard

Adapun komponennya yaitu Processor, RAM dan juga Card lainnya seperti VGA Card, Sound Card dan lainnya. Lalu bersihkan motherboard dari kotoran kemudian ulangi langkah 3 diatas, kali ini diamkan selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu baru ulangi langkah 3-5.

Sumber: https://www.galerinfo.com/

Efektivitas Komunikasi Interpersonal

Efektivitas Komunikasi Interpersonal

Efektivitas Komunikasi Interpersonal

Efektivitas Komunikasi Interpersonal
Efektivitas Komunikasi Interpersonal

Efektivitas Komunikasi Interpersonal dimulai dengan lima kualitas umum yang dipertimbangkan yaitu keterbukaan (openness), empati (empathy), sikap mendukung (supportiveness), sikap positif (positiveness), dan kesetaraan (equality).( Devito, 1997, p.259-264 ).

1. Keterbukaan (Openness)

Kualitas keterbukaan mengacu pada sedikitnya tiga aspek dari komunikasi interpersonal. Pertama, komunikator interpersonal yang efektif harus terbuka kepada orang yang diajaknya berinteraksi. Ini tidaklah berarti bahwa orang harus dengan segera membukakan semua riwayat hidupnya.memang ini mungkin menarik, tapi biasanya tidak membantu komunikasi. Sebaliknya, harus ada kesediaan untuk membuka diri mengungkapkan informasi yang biasanya disembunyikan, asalkan pengungkapan diri ini patut.

Aspek keterbukaan yang kedua mengacu kepada kesediaan komunikator untuk bereaksi secara jujur terhadap stimulus yang datang. Orang yang diam, tidak kritis, dan tidak tanggap pada umumnya merupakan peserta percakapan yang menjemukan. Kita ingin orang bereaksi secara terbuka terhadap apa yang kita ucapkan. Dan kita berhak mengharapkan hal ini. Tidak ada yang lebih buruk daripada ketidak acuhan, bahkan ketidaksependapatan jauh lebih menyenangkan.

Kita memperlihatkan keterbukaan dengan cara bereaksi secara spontan terhadap orang lain. Aspek ketiga menyangkut “kepemilikan” perasaan dan pikiran (Bochner dan Kelly, 1974). Terbuka dalam pengertian ini adalah mengakui bahwa perasaan dan pikiran yang anda lontarkan adalah memang milik anda dan anda bertanggungjawab atasnya. Cara terbaik untuk menyatakan tanggung jawab ini adalah dengan pesan yang menggunakan kata Saya (kata ganti orang pertama tunggal).

2. Empati (empathy)

Henry Backrack (1976) mendefinisikan empati sebagai ”kemampuan seseorang untuk ‘mengetahui’ apa yang sedang dialami orang lain pada suatu saat tertentu, dari sudut pandang orang lain itu, melalui kacamata orang lain itu.” Bersimpati, di pihak lain adalah merasakan bagi orang lain atau merasa ikut bersedih. Sedangkan berempati adalah merasakan sesuatu seperti orang yang mengalaminya, berada di kapal yang sama dan merasakan perasaan yang sama dengan cara yang sama.
Orang yang empatik mampu memahami motivasi dan pengalaman orang lain, perasaan dan sikap mereka, serta harapan dan keinginan mereka untuk masa mendatang. Kita dapat mengkomunikasikan empati baik secara verbal maupun non verbal. Secara nonverbal, kita dapat mengkomunikasikan empati dengan memperlihatkan (1) keterlibatan aktif dengan orang itu melalui ekspresi wajah dan gerak-gerik yang sesuai; (2) konsentrasi terpusat meliputi komtak mata, postur tubuh yang penuh perhatian, dan kedekatan fisik; serta (3) sentuhan atau belaian yang sepantasnya.

3. Sikap mendukung (supportiveness)

Hubungan interpersonal yang efektif adalah hubungan dimana terdapat sikap mendukung (supportiveness). Suatu konsep yang perumusannya dilakukan berdasarkan karya Jack Gibb. Komunikasi yang terbuka dan empatik tidak dapat berlangsung dalam suasana yang tidak mendukung. Kita memperlihatkan sikap mendukung dengan bersikap (1) deskriptif, bukan evaluatif, (2) spontan, bukan strategic, dan (3) provisional, bukan sangat yakin.

4. Sikap positif (positiveness)

Kita mengkomunikasikan sikap positif dalam komunikasi interpersonal dengan sedikitnya dua cara: (1) menyatakan sikap positif dan (2) secara positif mendorong orang yang menjadi teman kita berinteraksi. Sikap positif mengacu pada sedikitnya dua aspek dari komunikasi interpersonal. Pertama, komunikasi interpersonal terbina jika seseorang memiliki sikap positif terhadap diri mereka sendiri.

Kedua, perasaan positif untuk situasi komunikasi pada umumnya sangat penting untuk interaksi yang efektif. Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada berkomunikasi dengan orang yang tidak menikmati interaksi atau tidak bereaksi secara menyenangkan terhadap situasi atau suasana interaksi.

5. Kesetaraan (Equality)

Dalam setiap situasi, barangkali terjadi ketidaksetaraan. Salah seorang mungkin lebih pandai. Lebih kaya, lebih tampan atau cantik, atau lebih atletis daripada yang lain. Tidak pernah ada dua orang yang benar-benar setara dalam segala hal. Terlepas dari ketidaksetaraan ini, komunikasi interpersonal akan lebih efektif bila suasananya setara. Artinya,, harus ada pengakuan secara diam-diam bahwa kedua pihak sama-sama bernilai dan berharga, dan bahwa masing-masing pihak mempunyai sesuatu yang penting untuk disumbangkan.

Dalam suatu hubungan interpersonal yang ditandai oleh kesetaraan, ketidak-sependapatan dan konflik lebih dillihat sebagai upaya untuk memahami perbedaan yang pasti ada daripada sebagai kesempatan untuk menjatuhkan pihak lain.kesetaraan tidak mengharuskan kita menerima dan menyetujui begitu saja semua perilaku verbal dan nonverbal pihak lain. Kesetaraan berarti kita menerima pihak lain, atau menurut istilah Carl rogers, kesetaraan meminta kita untuk memberikan ”penghargaan positif tak bersyarat” kepada orang lain.

Sumber: https://www.pendidik.co.id/