Pengertian Filsafat Adalah

Pengertian Filsafat Adalah

Pengertian Filsafat Adalah

Pengertian Filsafat Adalah
Pengertian Filsafat Adalah

 

Pengertian Filsafat Secara Umum

Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan, tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis, mencari solusi untuk itu, memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. Untuk studi falsafi, mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa.

Logika merupakan sebuah ilmu yang sama-sama dipelajari

Dalam matematika dan filsafat. Hal itu membuat filasafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat, yaitu spekulasi, keraguan, rasa penasaran dan ketertarikan. Filsafat juga bisa berarti perjalanan menuju sesuatu yang paling dalam, sesuatu yang biasanya tidak tersentuh oleh disiplin ilmu lain dengan sikap skeptis yang mempertanyakan segala hal.

Pengertian Filsafat Menurut para Ahli

  1. Harold H. Titus : Filsafat adalah sekumpulan sikap dan kepecayaan terhadap kehidupan dan alam yg biasanya diterima secara tidak kritis. Filsafat adalah suatu proses kritik atau pemikiran terhadap kepercayaan dan sikap yg dijunjung tinggi.
  2. Hasbullah Bakry: Ilmu Filsafat adalah ilmu yg menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai Ke-Tuhanan, alam semesta dan manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana sikap manusia itu sebenarnya setelah mencapai pengetahuan itu.
  3. Prof. Dr.Mumahamd Yamin: Filsafat ialah pemusatan pikiran, sehingga manusia menemui kepribadiannya seraya didalam kepribadiannya itu dialamiya kesungguhan.
  4. Prof. Dr. Ismaun, M.Pd: Filsafat ialah usaha pemikiran dan renungan manusia dengan akal dan qalbunya secara sungguh-sungguh , yakni secara kritis sistematis, fundamentalis, universal, integral dan radikal untuk mencapai dan menemukan kebenaran yg hakiki (pengetahuan, dan kearifan atau kebenaran yg sejati.
  5. Bertrand Russel: Filsafat adalah sesuatu yg berada di tengah-tengah antara teologi dan sains. Sebagaimana teologi, filsafat berisikan pemikiran-pemikiran mengenai masalah-masalah yg pengetahuan definitif tentangnya, sampai sebegitu jauh, tidak bisa dipastikan;namun, seperti sains, filsafat lebih menarik perhatian akal manusia daripada otoritas tradisi maupun otoritas wahyu.
  6. Pudjo Sumedi AS., Drs.,M.Ed. & Mustakim, S.Pd.,MM: Istilah dari filsafat berasal bahasa Yunani: ”philosophia”. Seiring perkembangan jaman akhirnya dikenal juga dalam berbagai bahasa, seperti: ”philosophic” dalam kebudayaan bangsa Jerman, Belanda, dan Perancis; “philosophy” dalam bahasa Inggris; “philosophia” dalam bahasa Latin; dan “falsafah” dalam bahasa Arab.
  7. Plato: Filsafat adalah pengetahuan yg berminat mencapai pengetahuan kebenaran yg asli.
  8. Aristoteles: Filsafat adalah ilmu ( pengetahuan ) yg meliputi kebenaran yg terkandung didalamnya ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika.
  9. Al Farabi: Filsafat adalah ilmu ( pengetahuan ) tentang alam maujud bagaimana hakikat yg sebenarnya.
  10. Cicero: Filsafat adalah sebagai “ibu dari semua seni “( the mother of all the arts“ ia juga mendefinisikan filsafat sebagai ars vitae (seni kehidupan ).
  11. Johann Gotlich Fickte: Filsafat sebagai Wissenschaftslehre (ilmu dari ilmu-ilmu , yakni ilmu umum, yg jadi dasar segala ilmu. Ilmu membicarakan sesuatu bidang atau jenis kenyataan. Filsafat memperkatakan seluruh bidang dan seluruh jenis ilmu mencari kebenaran dari seluruh kenyataan.
  12. Paul Nartorp: Filsafat sebagai Grunwissenschat (ilmu dasar hendak menentukan kesatuan pengetahuan manusia dengan menunjukan dasar akhir yg sama, yg memikul sekaliannya.
  13. Imanuel Kant: Filsafat adalah ilmu pengetahuan yge menjadi pokok dan pangkal dari segala pengetahuan yg didalamnya tercakup empat persoalan, yakni: Apakah yg dapat kita kerjakan ?(jawabannya metafisika ); Apakah yg seharusnya kita kerjakan (jawabannya Etika ); Sampai dimanakah harapan kita ?(jawabannya Agama ); Apakah yg dinamakan manusia ? (jawabannya Antropologi ).

 

Notonegoro: Filsafat menelaah

Hal-hal yg dijadikan objeknya dari sudut intinya yg mutlak, yg tetap tidak berubah , yg disebut hakekat.

Driyakarya: Filsafat sebagai perenungan yg sedalam-dalamnya tentang sebab-sebabnya ada dan berbuat, perenungan tentang kenyataan yg sedalam-dalamnya sampai “mengapa yg penghabisan “.

Sidi Gazalba: Berfilsafat ialah mencari kebenaran dari kebenaran untuk kebenaran , tentang segala sesuatu yg di masalahkan, dengan berfikir radikal, sistematik dan universal.

Sumber : https://bandarlampungkota.go.id/blog/bpupki-sejarah-anggota-tugas-dan-pembentukannya/

Pergolakan Di Daerah Pasca Kemerdekaan Indonesia

Pergolakan Di Daerah Pasca Kemerdekaan Indonesia

Pergolakan Di Daerah Pasca Kemerdekaan Indonesia

Pergolakan Di Daerah Pasca Kemerdekaan Indonesia
Pergolakan Di Daerah Pasca Kemerdekaan Indonesia

Negara-negara yang memiliki wilayah kekuasaan yang luas dengan jumlah penduduk yang majemuk seperti Indonesia, Uni Sovyet (sekarang Rusia), Yugoslavia, India, Srilanka, Irlandia, India, Afganistan, dan sebagainya pernah memiliki pengalaman akan adanya pergolakan di daerah kekuasaannya. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa Uni Sovyet kini telah hancur akibat glasnost dan perestroika. Bahkan, beberapa bekas wilayah Uni Sovyet, seperti Tajikistan, Turkmenistan, dan Kazakhstan kini telah merdeka sebagai negara yang berdaulat. Sementara itu, Rusia sampai saat ini belum berhasil menuntaskan pemberontakan warga muslim Chechnya. Beberapa wilayah di semenanjung Balkan kini telah berhasil memerdekakan diri dari Yugoslavia. Srilanka sampai saat ini masih disibukkan oleh pemberontakan Macan Tamil. India dan Pakistan masih dalam sengketa memperdebatkankan wilayah kashmir yang mayoritas berpenduduk muslim. Masih banyak lagi kejadian-kejadian serupa yang menimpa berbagai negara di dunia.

Indonesia, dengan wilayah yang sangat luas dan terdiri atas ribuan pulau, dengan kondisi penduduk yang sangat majemuk sudah barang tentu tidak dapat lepas dari problem pergolakan di daerah. Pergolakan-pergolakan yang terjadi di beberapa wilayah, seperti di Aceh dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM)-nya, di Irianjaya (sekarang Papua) dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM)-nya, di Maluku dengan Republik Maluku Selatan (RMS)-nya, pada dasarnya merupakan kelanjutan dari pergolakan yang telah terjadi sejak zaman Orde Lama.

Seperti yang diketahui bahwa sejak proklamasi kemerdekaan negara Republik Indonesia sampai sekarang terdapat beberapa pergolakan yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pemberontakan PKI-Madiun

Pemberontakan PKI-Madiun yang dipimpin oleh Moeso, Amir Syarifuddin, dan beberapa tokoh PKI lainnya ditandai dengan diproklamasikannya Negara Sovyet Republik Indonesia di Madiun pada tanggal 18 September 1948. Pemberontakan PKI-Madiun lebih didorong oleh keinginan segelintir orang Indonesia yang berhaluan sosialis-komunis untuk mendirikan negara yang berdasarkan atas ideologi komunis. Dalam waktu 12 hari, pemberontakan PKI-Madiun berhasil ditumpas oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

  1. Gerakan DI/TII

Selain karena adanya perbedaan ideologis, yakni ingin mendirikan negara Indonesia yang berdasarkan atas ajaran agama Islam, gerakan DI/TII juga dipicu oleh kekecewaan terhadap isi perjanjian Renville yang dipandang sangat merugikan pihak RI. Sebagaimana yang diketahui, pasukan Hisbullah dan Sabilillah yang dipimpin oleh Soekarmadji Maridjan Kartosoewirjo tidak bersedia meninggalkan wilayah Jawa Barat bersama-sama dengan pasukan Divisi Siliwangi lainnya. Bahkan pada tanggal 7 Agustus 1949, Soekarmadji Maridjan Kartosoewirjo memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) yang berpusat di Malangbong, Tasikmalaya, Jawa Barat. Pengaruh Gerakan DI/TII meluas di berbagai daerah di Indonesia seperti di daerah Kebumen (Jawa Tengah yang dipimpin oleh Amir Fattah dan Kyai Mohammad Mahfudz Abdurrahman, di Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh Ibnu Hadjar, di Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Kahar Muzakar, dan di

Aceh yang dipimpin oleh Daud Beureuh.

  1. Pemberontakan Andi Azis

Pemberontakan Andi Azis dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mempertahankan kedudukan Negara Indonesia Timur yang dibentuk oleh Belanda. Pemberontakan tersebut dilancarkan sekitar bulan April 1950 melalui perlawanan bersenjata dan sekaligus mengeluarkan pernyataan-pernyataan melalui surat kabar. Adapun isi pernyataan tersebut adalah sebagai berikut: (1) Negara Indonesia Timur (NIT) harus dipertahankan supaya tetap berdiri, (2) pasukan KNIL yang telah masuk APRIS sajalah yang bertanggung jawab atas keamanan daerah NIT, dan 93) Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Hatta hendaknya tidak menghalangi tetap berdirinya NIT dengan cara kekerasan.

  1. Republik Maluku Selatan (RMS)

Republik Maluku Selatan (RMS) merupakan sebuah negara yang dicita – citakan oleh Dr. Soumokil (bekas Jaksa Agung NIT). Dengan demikian RMS merupakan sebuah gerakan separatis yang ingin memisahkan diri dari wilayah negara kesatuan Republik Indonesia. Gerakan RMS dapat ditumpas oleh pasukan TNI sekitar bulan Desember 1963.

  1. Peristiwa PRRI/Permesta

Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dan Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta) merupakan sebuah gerakan separatis yang diawali dengan berdirinya dewan-dewan di berbagai daerah, yakni Dewan Gajah yang berdiri pada tanggal 20 Desember 1956 di Medan dipimpin oleh Letkol M. Simbolon, Dewan Banteng yang berdiri pada tanggal 22 Desember 1956 di Padang dipimpin oleh Letkol Achmad Husein, Dewan Lambung Mangkurat yang didirikan oleh Letkol Vantje Sumual di Kalimantan Selatan. Keberadaan dewan-dewan tersebut diperkuat dengan adanya Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta) yang dideklarasikan di Makasar pada tanggal 2 Maret 1957. Dewan-dewan tersebut menjadi cikal bakal diproklamasikannya Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) pada tanggal 17 Pebruari 1958 dengan Mr. Syafrudin Prawiranegara sebagai perdana menterinya. Memperhatikan berbagai pergolakan di berbagai daerah di Indonesia sebagaimana yang disebutkan di atas, Koentjaraningrat menyebutkan adanya beberapa sebab, yaitu: (1) terjadinya masa transisi dari Republik Indonesia Serikat (RIS) menuju Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tahun 1951, (2) adanya demobilisasi kelompok-kelompok gerilya Indonesia dan adanya bekas-bekas tentara Belanda (KNIL), (3) adanya revolusi yang dilakukan untuk menggantikan ideologi Pancasila, seperti Pemberontakan PKI-Madiun dan DI/TII, dan (4) terlalu tersentralisasinya perekonomian Indonesia selama sepuluh tahun pertama sejak Indonesia merdeka.

 

Baca Artikel Lainnya:

Dampak Modernisasi dan Pembangunan bagi Kehidupan Masyarakat Indonesia

Dampak Modernisasi dan Pembangunan bagi Kehidupan Masyarakat Indonesia

Dampak Modernisasi dan Pembangunan bagi Kehidupan Masyarakat Indonesia

Dampak Modernisasi dan Pembangunan bagi Kehidupan Masyarakat Indonesia
Dampak Modernisasi dan Pembangunan bagi Kehidupan Masyarakat Indonesia

Pada dasarnya pembangunan dilaksanakan dalam rangka modernisasi. Modernisasi merupakan suatu proses transformasi dari kehidupan yang bersifat tradisional menuju kehidupan yang lebih maju dan modern. Modernisasi yang berawal dari pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut pada akhirnya juga menyentuh pada bidang-bidang kehidupan lain seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, agama, dan lain sebagainya. Dengan demikian terlihat betapa eratnya kaitan antara pembangunan dan modernisasi. Modernisasi mustahil dapat dilakukan tanpa adanya pembangunan yang mantap. Dengan kata lain, modernisasi dilakukan melalui tahapan-tahapan pembangunan yang telah diprogram.

Beberapa masalah sosial yang timbul sebagai akibat dari proses pembangunan dan modernisasi antara lain adalah kesenjangan sosial ekonomi, kenakalan remaja, kriminalitas, dan pencemaran lingkungan; (http://bpbd.lampungprov.go.id/blog/contoh-teks-editorial/)

  1. Kesenjangan sosial ekonomi

Dalam bahasa yang sederhana, kesenjangan dapat dikatakan sebagai ketidaksesuaian antara harapan-harapan yang diinginkan dengan kenyataan yang terjadi. Kesenjangan sosial ekonomi merupakan suatu kondisi sosial dalam kehidupan masyarakat yang tidak seimbang akibat adanya berbagai perbedaan dalam kehidupan sosial ekonomi, terutama dalam hal keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan.

  1. Kenakalan remaja

Kenakalan remaja merupakan suatu bentuk kelainan sikap dan tingkah laku di kalangan para remaja yang melanggar sistem nilai dan sistem norma yang berlaku dalam kehidupan bersama. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan berkembangnya kenakalan remaja, yakni yang berasal dari dalam diri para remaja (faktor intern) dan yang berasal dari luar diri para remaja (faktor ekstern).

  1. Kriminalitas

Pembangunan dan modernisasi telah mengembangkan perkotaan sedemikian rupa sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi mayarakat pedesaan. Dari tahun ke tahun masyarakat pedesaan berbondong-bondong menuju kota untuk mengadu nasib. Namun demikian lapangan kerja yang tersedia di kota tidak sebanding dengan banyaknya pendatang baru. Akibatnya, terjadi penumpukan tenaga di perkotaan. Fenomena seperti ini akan menyebabkan semakin meningkatnya jumlah kemiskinan yang pada gilirannya nanti akan meningkatkan memicu kriminalitas.

  1. Pencemaran lingkungan

Setiap manusia mendambakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sehat, bebas dari berbagai ancaman yang diakibatkan oleh pencemaran lingkungan. Namun demikian, pembangunan yang tidak dibarengi dengan analisis masalah dan dampak lingkungan (AMDAL) sering menimbulkan mala petaka, yakni berupa pencemaran lingkungan.

1)      Pencemaran udara, yakni disebabkan oleh adanya asap atau gas buangan yang tidak terkendali dari kendaraan-kendaraan bermotor, cerobong-cerobong pabrik, dan sebagainya sehingga mengganggu pernapasan.

2)      Pencemaran air, yakni pencemaran yang disebabkan oleh adanya limbah-limbah industri, limbah-limbah rumah tangga, dan sebagainya yang dibuang secara sembarangan sehingga air berubah menjadi kotor dan beracun.

3)      Pencemaran tanah, yakni pencemaran yang disebabkan oleh limbah-limbah padat seperti plastik dan bahan-bahan sintetis lainnya yang secara kimiawi tidak dapat diuraikan oleh tanah sehingga mengurangi kesuburan tanah.

Tahap Penulisan Laporan Penelitian

Tahap Penulisan Laporan Penelitian

Tahap Penulisan Laporan Penelitian

Tahap Penulisan Laporan Penelitian
Tahap Penulisan Laporan Penelitian

Penulisan pelaporan merupakan tahap akhir dari rangkaian proses penelitian.

  1. Tema / topik penelitian

Untuk memilih tema atau topik penelitian, seorang peneliti harus memiliki kepekaan terhadap kehidupan yang dihadapinya. Secara praktis, seorang peneliti dapat memilih tema dari berbagai sumber, yaitu: (1) fenomena sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, (2) kajian-kajian kepustakaan, dan (3) informasi yang diberikan oleh pihak lain. Tema atau topik dalam kegiatan penelitian tidak boleh diambil secara sembarangan. Tema atau topik tersebut dipilih berdasarkan beberapa pertimbangan, yaitu:

  1. Tema / topik penelitian hendaknya menarik perhatian masyarakat dan memiliki nilai guna bagi kehidupan masyarakat. (http://bpbd.lampungprov.go.id/blog/contoh-teks-laporan-hasil-observasi/)
  1. Tema / topik yang diangkat hendaknya merupakan tema/topik yang dapat diteliti dan dapat dicari datanya di lapangan. Untuk itu peneliti harus: (a) menguasai teori dan latar belakang serta metode pemecahannya, (b) memiliki waktu dan tenaga yang mendukung kegiatan penelitian, (c) memiliki sumber data dan sekaligus mampu menyusun alat pengumpul data, dan (d) mampu mengolah data yang telah terkumpul.
  1. Hasil penelitian hendaknya dapat dimanfaatkan, baik untuk memajukan ilmu pengetahuan, meningkatkan efektivitas kerja, serta dapat menyumbangkan beberapa solusi terhadap permasalahan yang berkembang dalam kehidupan masyarakat.
  1. Topik/tema penelitian hendaknya merupakan suatu hal yang baru sehingga kegiatan penelitian bukan merupakan kegiatan yang mubazir, termasuk untuk menghindarkan diri dari plagiarisme.
  1. Studi pendahuluan

Pada dasarnya studi pendahuluan bertujuan untuk mendalami masalah yang telah dirumuskan sehingga peneliti dapat melakukan persiapan secara maksimal. Secara rinci tujuan dari studi pendahuluan antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Mengetahui secara pasti apa yang akan diteliti di lapangan.
  1. Mengetahui secara lebih jelas tentang sumber data yang akan digali.
  1. Agar kegiatan penelitian yang dilaksanakan bukan merupakan pengulangan dari kegiatan penelitian yang telah dilaksanakan oleh peneliti lain.
  1. Untuk memperoleh gambaran tentang bagaimana teknik-teknik yang dipergunakan untuk menggali dan mengumpulkan data.
  1. Dapat menentukan metode yang tepat guna menganalisis data yang telah dikumpulkan.
  1. Memperoleh pemahaman tentang kesimpulan yang akan diambil dari kegiatan penelitian.
  1. Memperoleh gambaran tentang manfaat penelitian bagi kehidupan masyarakat secara nyata.

Adapun cara-cara yang dapat ditempuh guna melaksanakan studi pendahuluan di antaranya adalah: (1) melakukan studi kepustakaan, yakni mengkaji buku-buku yang berisi tentang teori yang relevan dengan masalah penelitian, menelaah artikel, paper, dan juga hasil penelitian sebelumnya, dan lain sebagainya, (2) mengunjungi lokasi yang dijadikan objek penelitian, dan (3) melakukan diskusi dan tanya jawab dengan orang yang dianggap memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan masalah yang diangkat dalam penelitian tersebut.


  1. Merumuskan masalah

Perumusan masalah sangat penting dalam rangka memberikan arah pada keseluruhan rencana dan langkah-langkah yang akan ditempuh dalam kegiatan penelitian, karena rumusan masalah akan memberikan gambaran yang jelas mengenai masalah yang terkandung di dalamnya, sekaligus memberikan petunjuk dalam pengumpulan data. Perumusan masalah tersebut juga perlu disertai oleh penyajian latar belakang penelitian. Rumusan dapat berbentuk kalimat tanya atau pernyataan yang jelas dan padat. Adapun kriteria yang harus dipenuhi dalam rumusan masalah antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Rumusan masalah harus menyatakan hubungan antara dua variabel atau lebih.
  1. Dirumuskan dalam bentuk pertanyaan atau pernyataan yang jelas.
  1. Rumusan masalah harus padat dan jelas sehingga mudah dipahami oleh orang lain.
  1. Rumusan masalah harus mengandung unsur data yang mendukung pemecahan terhadap masalah penelitian.
  1. Rumusan masalah harus merupakan dasar dalam membuat hipotesis (kesimpulan sementara)
  1. Rumusan masalah harus menjadi dasar dalam menentukan tujuan penelitian.
  1. Rumusan masalah harus merupakan dasar dalam mengambil kesimpulan penelitian.
  1. Rumusan masalah harus mencerminkan judul penelitian.

Contoh rumusan masalah adalah: Bagaimana hubungan antara kecerdasan pelajar dengan peningkatan prestasi belajar? Judul yang tepat bagi rumusan masalah tersebut adalah Pengaruh kecerdasan pelajar terhadap peningkatan prestasi belajar. Dan lain sebagainya.

  1. Merumuskan hipotesis

Hipotesis dirumuskan berdasarkan pada rumusan masalah yang ada. Pada dasarnya hipotesis merupakan suatu pandangan dari peneliti tentang solusi terhadap beberapa masalah yang diangkat dalam kegiatan penelitian. Hipotesis merupakan kesimpulan sementara dari beberapa masalah yang ada, hal mana masih harus dibuktikan kebenarannya. Adapun fungsi dari hipotesis adalah sebagai landasan atau patokan untuk menentukan sumber data, termasuk jenis-jenis data yang diperlukan. Dalam hubungan ini, Kerlinger mengajukan dua kriteria tentang hipotesis yang baik, yakni: (1) hipotesis merupakan pernyataan tentang hubungan antara dua variabel atau lebih dalam penelitian, dan (2) hipotesis dapat diuji secara empirik.

Contoh hipotesis: “kecerdasan pelajar sangat berpengaruh bagi peningkatan prestasi belajar”.

  1. Menentukan metode dan pendekatan penelitian

Metode dan pendekatan penelitian dipilih berdasarkan rumusan masalah dan jenis data yang akan digali dalam kegiatan penelitian. Dalam bukunya yang berjudul Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan, Sumanto menyebutkan beberapa macam metode / pendekatan penelitian sebagai berikut:

  1. Metode penelitian sejarah

Penelitian sejarah merupakan usaha pengumpulan data secara sistematis, yakni meliputi beberapa langkah sebagai berikut:

  1. Langkah heuristik, yakni kegiatan mengumpulkan data yang berkaitan dengan masalah-masalah yang diangkat dalam penelitian tersebut.
  2. Langkah kritik, yakni melakukan seleksi terhadap berbagai data yang telah dikumpulkan hingga dicapai data yang valid.
  3. Langkah interpretatik, yakni memberikan makna dan tafsiran terhadap data yang telah dikumpulkan.
  4. Langkah historiografi, yakni menuliskan segala sesuatu yang merupakan makna dan tafsiran dari data yang telah dikumpulkan sehingga menghasilkan cerita sejarah.
  1. Metode deskriptif

Dalam penelitian deskriptif peneliti melakukan usaha pengumpulan data untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Dalam penelitian deskriptif peneliti berusaha mendeskripsikan dan menginterpretasikan segala data yang telah dikumpulkan melalui angket, wawancara, maupun observasi.

  1. Metode korelasi

Penelitian korelasi berkaitan dengan pengumpulan data untuk menentukan ada atau tidaknya hubungan (korelasi) antara dua variabel atau lebih. Dengan demikian ada tiga hasil yang dapat diperoleh dari penelitian korelasi, yakni: (1) terdapat korelasi positif antar variabel, (2) terdapat korelasi negatif antarvariabel, dan (3) tidak ada korelasi antarvariabel.

  1. Metode kausal-komparatif

Penelitian kausal komparatif (ex post fakto) merupakan suatu penelitian yang dilakukan untuk menentukan penyebab atau alasan adanya perbedaan perilaku atau status kelompok / individual. Dengan demikian, setelah peneliti melihat adanya perbedaan dalam kelompok / individual maka segera dicari alasan-alasan yang menjadi penyebabnya. Pendekatan kausal-komparatif melibatkan pendekatan pendahuluan pada suatu akibat dan sekaligus mencari alternatif penyebabnya.

  1. Penelitian eksperimen

Metode eksperimen merupakan satu-satunya metode penelitian yang dianggap paling berhasil dalam menguji hipotesis hubungan sebab-akibat. Dalam metode eksperimen, peneliti memanipulasi variabel independen untuk kemudian mengobservasi pengaruh yang diakibatkan oleh manipulasi yang dilakukan tadi. Untuk mendapatkan pengaruh yang betul-betul bersih dari pengaruh lain, peneliti dituntut untuk melakukan kontrol yang cermat terhadap masuknya pengaruh luar. Variabel-independen disebut juga dengan istilah variabel-eksperimen, sedangkan variabel-dependen disebut juga dengan istilah variabel-creation. Variabel dependen merupakan variabel tergantung, yakni merupakan efek dari manipulasi subjek setelah mendapatkan treatmen. Jika dilaksanakan dengan baik, penelitian eksperimen akan menghasilkan bukti yang dianggap paling baik mengenai hubungan sebab akibat yang dihipotesiskan.

kKonsep Nasionalisme Indonesia

Konsep Nasionalisme Indonesia

Konsep Nasionalisme Indonesia

Konsep Nasionalisme Indonesia
Konsep Nasionalisme Indonesia

Nasionalisme yang dirumuskan diatas oleh para pendiri bangsa dalam rumusan Dasar Negara Pancasila

Dan Undang-undang Dasar 1945 memerlukan perumusan konsep lebih lanjut. Konsep nasionalisme Indonesia yang bersumber dari kedua landasan tersebut dikonkretkan menjadi bentuk dan struktur negara Indonesia yang berbentuk republik. Konsep-konsep nasionalisme sesuai dengan perkembangan dan dinamika saat ini antara lain:

 

Negara Bangsa

Konsep negara bangsa adalah konsep tentang negara modern yaitu negara yang memiliki bangunan politik seperti batas teritorial, pemerintahan sah, pengakuan negara lain, kedaulatan ke dalam negaranya sendiri. Syarat adanya negara adalah terpenuhinya syarat-syarat pokok tersebut yang sekaligus sebagai modal sebuah bangsa menjadi negara. Menurut UUD 1945 Pasal 1 ayat 1 yang berbunyi “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan yang berbentuk Republik”. Bentuk pemerintahan republik dipimpin oleh kepala pemerintahan yaitu presiden, yang dipilih melalui pemilihan umum. UUD 1945 memuat juga pasal-pasal tentang unsur-unsur kelengkapan Negara Indonesialainnya seperti badan legislatif, eksekutif, yudikatif, pemerintahan daerah dan sebagainya. Hal ini sejalan dengan konsep negara bangsa.

 

Warga Negara

Warga negara menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Hal ini sesuai UUD 1945 pasal 26 ayat 2 yang berbunyi “Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia”. Dirumuska juga dalam UU No.12 Tahun 2006 tentang kewarganegaraan Republik Indonesia. Hal ini sesuai dengan UUD 1945 pasal 26 ayat 1 menyatakan “Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara”. Sesuai kedua rumusan tersebut, mereka yang termasuk dalam warga negara Indonesia semestinya memiliki kecintaan dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

 

Dasar Negara Pancasila

Sehari setelah Indonesia merdeka terjadi perdebatan tentang Dasar Negara Indonesia merdeka. Perdebatan itu terjadi dalam sidang BPUPKI antara kelompok nasionalis islami dan nasionalisme sekuler yang terjadi sebelum kemerdekaan.

 

NASIONALISME MENJAGA KEUTUHAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

Menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI adalah kewajiban semua elemen negara, namun terusik ketika terjadi kasus lepasnya beberapa pulau terluar dari pengakuan wilayah NKRI. Pulau Sipadan dan pulau Ligitan yang berada di Ambalat lepas diambil masuk wilayah Malaysia. Ada 12 pulau yang rawan penguasaan oleh negara lain. Adapun 12 pulau tersebut adalah:

  1. Pulau Batek (NTT)
  2. Pulau Berhala (Sumatra Utara)
  3. Pulau Bras(Papua)
  4. Pulau Dana(Nusa Tenggara Timur)
  5. Pulau Fani(Papua)
  6. Pulau Fanildo(Papua)
  7. Pulau Marampit(Sulawesi Utara)
  8. Pulau Marore(Sulawesi Utara)
  9. Pulau Miangas(Sulawesi Utara)
  10.  Pulau Nipa(Riau)
  11. Pulau Rondo(Nangro Aceh Darussalam)
  12. Pulau Sekatung(Riau)

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan kokoh dan berdiri tegak jika nasionalisme warga dan penyelenggara negara tetap semangat menjaga keutuhan Negara Indonesia.Didalam menjaga NKRI

Baca Juga : 

Pertumbuhan Nasionalisme Di Indonesia

Pertumbuhan Nasionalisme Di Indonesia

Pertumbuhan Nasionalisme Di Indonesia

Pertumbuhan Nasionalisme Di Indonesia
Pertumbuhan Nasionalisme Di Indonesia

Unsur nasionalisme yang di tunjukkan dalam diri bangsa Indonesia

Sudah ada sejak lama. Hal ini dapat dilihat adanya rasa kecintaan terhadap tanah kelahiran, perlawanan rakyat bersama rajanya untuk menghadapi kelicikan dan kekejaman penjajah,khususnya Belanda. Pada masa Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit sudah muncul dan berkembang kecintaan terhadap tanah kelahirannya. Kedua kerajaan besar itu menyatukan wilayah-wilayah kecil disekitarnya.

 

Perlawanan fisik terhadap penjajah belanda adalah

Wujud nasionalisme bangsa untuk mempertahankan wilayahnya Pada awalnya perlawanan itu masih bersifat kedaerahan dan terpisah-pisah, karena belum ada koordinasi antara perlawanan satu dengan yang lainnya. Hal ini disebabkan karena nasionalisme perlawanan tersebut sudah dipatahkan oleh Belanda. Disamping itu karena minimnya teknologi dan persenjataan yang dimiliki bangsa Indonesia. Penjajah memiliki studi sosial yang lebih maju, mampu memetakan kondisi masyarakat nusantara. Dengan pemetaan tersebut digunakan untuk politik pecah belah yaitu mengadu domba antar kelompok masyarakat nusantara satu dengan yang lainnya.

 

Dari pengalaman itu, para pemimpin merubah strategi perlawanan yaitu

Dengan perjuangan melalui jalur pendidikan, menumbuhkan persatuan dan kesatuan, penyadaran perlawanan yang terorganisir. Dengan kesadaran akan pentingnya pendidikan, dapat diketahui pada awal tahun 1990-an melahirkan pemuda yang cukup memadai untuk mewujudkan nasionalisme yaitu membentuk organisasi-organisasi sebagai wadah perlawanan terhadap penjajah. Organisasi modern pertama kali muncul adalah Budhi Utomo (1908). Kemudian disusul dengan berdirinya Serikat Dagang Islam(SDI) pada tahun 1909 yang berubah nama menjadi Serikat Islam (SI) pada tahun 1911. Bahkan pada tahun 1913 lahir Indiche Partij yang menginginkan perjuangan kemerdekaan dilakukan secara radikal. Pada tahun 1927 didirikan PNI yang mempunyai tujuan perjuangan Indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan nasional. Selain organisasi-organisasi politik, muncullah organisasi sosial kemasyarakatan lainnya seperti Muhammadiyah. Didirikan pada tahun 1912 oleh KH. Akhmad Dahlan.

 

Wujud nasionalisme Indonesia adanya Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928

Yang berisikan Satu Bahasa, Satu Bangsa, Satu Tanah Air Indonesia. Didalam konggres itu melahirkan sumpah pemuda dengan mengumandangkan Lagu Indonesia Raya untuk pertamakalinya. Hal tersebut menunjukkan nasionalisme satu tanah air, bangsa dan satu bahasa untuk bersama-sama membentuk Negara dan tanah air Indonesia.

Dengan semangat nasionalisme yang berkobar disusul dengan datangnya penjajah Jepang

Yang berhasil mengalahkan Belanda. Ketika Jepang memberi janji kemerdekaan pada bangsa Indonesia maka dibentuklah BPUPKI yang kemudian berhasil merumuskan rancangan dasar negara dan undang-undang dasar negara. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan puncak perjuangan nasional Indonesia untuk mendirikan negara merdeka. Kemudian dilanjutkan berdirinya PPKI dengan menetapkan UUD 1945 sebagai peraturan dasar penyelenggaraan Indonesia merdeka, yang didalamnya juga terdapat Dasar Negara Pancasila pada tanggal 18 Agustus 1945. Dalam sidang itu itu juga telah di tetapkan presiden dan wakil presiden Indonesia merdeka. Nasionalisme Indonesi menampakkan wujud formalnya yaitu dengan berdiri dan terpenuhinya persyaratan sebagai negara merdeka dan berdaulat.

Sumber : https://blog.dcc.ac.id/contoh-teks-ulasan/

Seperti Apakah Ponsel Android Nokia?

Seperti Apakah Ponsel Android Nokia

Seperti Apakah Ponsel Android Nokia?

Seperti Apakah Ponsel Android Nokia
Seperti Apakah Ponsel Android Nokia

Nokia mau kembali ke dunia ponsel dan dipastikan memakai Android. Kira-kira akan seperti apa ya handset besutan Nokia nanti? Tentu banyak yang penasaran, utamanya para fans Nokia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nokia melisensi pembuatan dan distribusi handsetnya pada perusahaan baru bernama HMD Global Oy bekerja sama dengan FIH Mobile Limited, anak perusahaan Foxconn. Belum jelas kapan handset Nokia perdana mereka muncul, kemungkinan tahun depan.

Harapan tinggi

Harapan tinggi pun dibebankan untuk Nokia. “Secara tradisional, Nokia adalah salah satu inovator terbesar di industri mobile. Sebelum kejayaan Apple dan Samsung, ada Nokia yang tangguh dan unik,” tulis Anna Scantlin, kolumnis teknologi di PhoneDog.

“Cara terbaik mendeskripsikan Nokia untuk mereka yang tak ingat adalah, perusahaan ini layaknya Apple di zaman dahulu. Akhirnya, Nokia disalip Apple dan Android yang mengubah cara orang menggunakan handset. Nokia gagal beradaptasi dalam perubahan cepat itu sehingga jadi tidak relevan,” papar Anna.

Nokia dinilai tidak lagi bisa mengandalkan nama besar semata

Maka kini, Nokia dinilai tidak lagi bisa mengandalkan nama besar semata. Era kejayaan mereka telah cukup lama berlalu. Dan tak bijak jika Nokia langsung membuat handset high end, mungkin permulaannya mereka harus menyasar kelas menengah ke bawah terlebih dulu.

“Smartphone solid untuk kelas mid to high mungkin tak akan menyamai Galaxy S7 atau iPhone 7, namun akan menandingi nama seperti HTC dan Xiaomi. Merek Nokia masih kuat di negara berkembang dan mungkin mereka berpotensi masuk sepuluh besar produsen ponsel tahun depan,” saran Ewan Spence dari Forbes.

Keunggulan Nokia di zaman dahulu mungkin juga bisa dimunculkan kembali. Itu bisa menjadi senjata Nokia agar bersaing di tengah begitu banyak vendor ponsel yang sekarang membanjiri pasar.

Kekuatan Nokia adalah nostalgia

“Kekuatan Nokia adalah nostalgia, ketika ponselnya bisa lama hidup dalam sekali isi ulang, ketika game terbaik di dunia adalah Snake dan ketangguhan bodinya. Itulah jenis ponsel yang perlu dibawa kembali oleh Nokia ke pasar,” tutur Ewan.

“Lupakan iPhone atau Galaxy, tim yang baru ini bisa saja membangkitkan kembali handset semacam Nokia 3310. Ponsel ini dulu terjual lebih dari 126 juta jadi jelas ada permintaan. Sebuah handset yang kecil, konstruksi tangguh, yang menjalankan Android, bisa menjadi handset tipikal Nokia yang dibutuhkan pasar,” pungkasnya.

 

Sumber: http://www.diskusiandroid.com

Cara Budidaya Ikan Betutu Kolam Buatan

Cara Budidaya Ikan Betutu Kolam Buatan

Cara Budidaya Ikan Betutu Kolam Buatan
Cara Budidaya Ikan Betutu Kolam Buatan
Ikan betutu atau yang di kenal juga sebagai ikan malas kelihatannya belum banyak di kenal orang pada umumnya. Ikan ini memanglah belum banyak dipasaran hingga untuk menemukannya cukup susah serta tidak sering orang mengenalnya. Walau sebenarnya ikan ini mempunyai daging yang enak serta gurih hingga banyak eksportir yang mencarinya. Belum beberapa orang yang membudidayakan ikan betutu ini hingga harga nya juga sangatlah mahal , per kilonya meraih 130. 000 ribu rupiah. Wah , untungkan sekali ya untuk jadikan kesempatan usaha? Anda dapat lakukan pembudidayaan sendiri. Karenanya , pada artikel ini bakal menuturkan cara budidaya ikan betutu. Harga nya yang sangatlah tinggi bikin Anda pasti tergiur untuk panen ikan betutu lalu memperoleh untung besar.

Sepintas Perihal Biografi Ikan Betut

Bukanlah tanpa ada argumen ikan ini dijuluki ikan malas lantaran ia terlampau malas bergerak terkecuali di sentuh oleh tangan orang atau terserang suatu hal. Ikan ini populer memanglah bukan lewat jalur resmi seperti dikenalkan oleh Kementerian Perikanan. Tetapi malah lewat penangkarannya , ikan ini tersohor. Untuk orang Kalimantan Barat telah tidak asing lagi dengan ikan yang satu ini. Cara budidaya ikan betutu pasti tidak sama lewat cara budidaya ikan hias. Kemalasanannya juga merambah pada hasratnya untuk mencari makan. Ia cuma diam menanti di beri makan. Bila telah kenyang ia cuma bakal diam didasar perairan seperti ikan mati.

Poses Pembentukan Kolam Betutu

Seperti cara budidaya ikan koi yang dapat dibudidayakan di kolam rumah atau aquarium , budidaya ikan betutu juga tidak jauh beda. Cara budidaya yang pertama yaitu pembuatan kolam. Kolam dapat terbuat dari semen , akuarium atau yang lain. Minimum dalam kolam yaitu satu mtr. Lalu dibagian pinggir kolam buat parit selama 75 cm serta dalam 30-40 cm. Hal itu mempunyai tujuan untuk mempermudah waktu pengeringan kolam , mempermudah menangkap ikan serta bikin ikan-ikan makanan betutu terkumpul hingga gampang dikonsumsi oleh betutu. Diluar itu , sebisa-bisanya buat pintu pembuangan ar dengan sistem monik supaya pembuangan air lebih gampang.

Proses Memasukan Ikan Ke-Kolam

Budidaya ikan betutu lebih serupa lewat cara budidaya ikan lele di terpal. Sama seperti dengan ikan lele , betutu dapat hidup di air keruh. Ia tahan pada lingkungan air yang kotor , tidak sama dengan umumnya ikan yang malah bakal mati. Sesudah kolam jadi , taburilah kolam dengan mujair. Sesudah mujair yang suka kawin ada dalam kolam sepanjang 1-2 bln. , barulah masukkan benih betutu ke kolam. Kemudian , rutinlah memberi betutu makan hingga hari panen dating.

Pemberian Tumbuhan di Dalam Kolam

Baiknya Anda juga berikan tumbuhan aquatic seperti teratai untuk melindungi kelembapan suhu didalam kolam. Betutu memanglah sukai tempat yang rindang serta tidak paparsinar matahari. Budidaya betutu yang gampang jadikan beberapa orang mengerjakannya. Mudah-mudahan info ini berguna serta bisa menolong Anda untuk lakukan budidaya ikan betutu. Sekian lasan ini saya berikan mudah-mudahan berguna.

Sekda Kota Bogor Ajak Perangkat Daerah Terus Tebar Kebaikan di Jalan Allah

Sekda Kota Bogor Ajak Perangkat Daerah Terus Tebar Kebaikan di Jalan Allah

Sekda Kota Bogor Ajak Perangkat Daerah Terus Tebar Kebaikan di Jalan Allah

 

Sekda Kota Bogor Ajak Perangkat Daerah Terus Tebar Kebaikan di Jalan Allah

Kota Bogor Ade Sarip Hidaya

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat melakukan solat subuh berjamaah dilanjutkan dengan pengajian rutin di Masjid At-Taqwa, Balaikota Bogor, Selasa (6/11/2018) pagi. Dalam tausiyah itu juga turut dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor guna meningkatkan iman dan taqwa di kalangan ASN.

Dalam kuliah subuh tersebut

Ade menyebutkan beberapa hal penting dalam kehidupan. “Kita harus berbuat baik kepada sesama, lebih khusus kepada orangtua. Ini adalah perintah Allah SWT” ucap Sekda.

Selain itu, Ade juga menyampaikan tentang suatu perbuatan yang sangat mulia, yaitu berbuat dan menebar kebaikan kepada sesama serta menghormati orang tua yang telah mengajarkan tentang kehidupan.

Selain itu

Sekda juga menerangkan pentingnya semua insan untuk belajar dan mengamalkan apa yang telah ditulis dalam Al-Qur’an. “Ciptaan Allah yang paling sempurna adalah Al-Qur’an, dari A sampai Z telah diatur di dalamnya” terang dia.

Tak luput

Sekda juga mengajak para jamaah untuk shalat tahajud, mengaji dan memahami Al-Qur’an untuk menjadikan suatu pedoman dalam hidup. Menurutnya, maut tidak mengenal usia maupun jabatan, dan itu telah dituliskan oleh Allah SWT.

“Umur bukan masalah untuk menghadapi kematian, tua maupun muda apabila sudah bertemu dengan maut, sudah waktunya kita kembali kepada Allah SWT. Di dunia ini tidak ada yang kebetulan, harta, jabatan, jantung berdetak dan darah mengalir sudah sepatutnya kita bersyukur kepada Allah SWT” tegas Sekda. (Humpro : alif/Indra/pri)

 

Artikel Terkait:

Cerita Walikota Bogor Menolak CPNS Titipan

Cerita Walikota Bogor Menolak CPNS Titipan

Cerita Walikota Bogor Menolak CPNS Titipan

 

Cerita Walikota Bogor Menolak CPNS Titipan

CPNS Kota Bogor tahun 2018

Ribuan pelamar yang telah lolos proses administrasi CPNS Kota Bogor tahun 2018 akan segera melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) selama tiga hari, mulai dari tanggal 7 – 9 November di Gedung Tegar Beriman, Komplek Pemda, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Walikota Bogor Bima Arya

Hal itu disampaikan Walikota Bogor Bima Arya kepada sejumlah awak media di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Selasa (6/11/2018) siang. Dalam kesempatan itu, Bima menuturkan bahwa masih ada yang belum mengerti tentang mekanisme pendaftaran CPNS. Bahkan, ia mengaku banyak menerima titipan dari sejumlah kalangan agar meloloskan peserta tertentu menjadi PNS.

“Pak wali ini nitip nomor kartu tes, tolong direkomendasikan. Begitu. Ternyata masih banyak yang kurang paham tentang mekanisme pendaftaran CPNS ini. Saya cukup banyak menerima titipan nomor peserta,” ungkap Bima.

Bahkan, lanjut Bima

Situasi menjelang tes CPNS semakin banyak yang melakukan komunikasi kepada dirinya, baik melalui pesan singkat maupun mendatangi kediaman pribadinya. “Semakin dekat menjelang tes malah makin banyak yang japri saya, WA saya, bahkan ada yang subuh-subuh sengaja datang ke rumah sudah menunggu kasih fotokopian kartunya,” terang dia.

Padahal, sambungnya

pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk mengatur penerimaan CPNS. Sebab, semua telah diatur oleh pemerintah pusat. Bahkan semua proses melalui sistem online yang sangat baik untuk mencegah praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Jadi seolah-olah walikota yang menentukan, walikota punya suara untuk direkomendasikan ke pusat. Padahal sudah jelas tesnya itu melalui Computer Assisted Test atau sistem online. Saya sangat mendukung penerapan sistem tersebut untuk menghilangkan segala bentuk KKN,” kata dia.

Seperti diketahui, jumlah pelamar CPNS Kota Bogor tahun 2018 mencapai 5.712 pelamar

Sementara yang lulus tahap verifikasi hanya 4.239 pelamar. Jumlah tersebut didominasi oleh peserta wanita yang berjumlah 3.927 peserta sedangkan pria 1.785 pelamar.

Mereka akan mengisi 244 kuota kebutuhan CPNS, 18 diantaranya lowongan untuk guru khusus honorer kategori 2 (K2), 135 untuk tenaga guru, 70 untuk tenaga kesehatan dan 21 untuk tenaga teknis.

Sumber: https://blog.dcc.ac.id/gelombang-elektromagnetik-sumber-radiasi-materi-dan-makalah-pdf/