Perkembangan Pasca natal (2 minggu – 2 tahun)

 Perkembangan Pasca natal (2 minggu – 2 tahun)

Perkembangan masa bayi adalah periode lanjutan dari masa prenatal dan neonatal. Dimana perkembangan bayi terus meningkat, dan organ – organ pada tubuhnya juga berfungsi secara bertahap hingga sempurna dan dapat melakukan gerakan – gerakan layaknya manusia dewasa. Selain itu, bayi memiliki tugas pada perkembangannya sendiri, yaitu: belajar makan makanan yang padat, belajar berjalan, belajar berbicara, dan belajar menguasai alat pembuangan kotoran.

Perkembangan yang terjadi pada bayi berupa perkembangan fisik, kognitif, emosi, bicara, reaksi social, dan pola bermain dari bayi.

Ø Perkembangan Fisik        :          

  •  Pada tahun pertama, peningkatan berat badan lebih besar  dari pada tinggi badannya.
  • Berat badannya pun bertambah hingga 3 kali lebih berat dari waktu ia lahir dan giginya mulai tumbuh 4 hingga 6 gigi susu.
  • Berat otak bayi adalah 1/8 dari berat total tubuh bayi.
  • Pada bulan ke-2, bayi sudah dapat mengangkat kepalanya sendiri dan dapat mengambil objek yang berada di dekatnya.
  • Pada bulan ke-2 hingga ke-5, adalah masa transisi perilaku bayi dari yang refleksif menuju perilaku yang voluntary.
  • Bulan ke-6, bayi sudah mampu membalikkan badannya ke kiri dan ke kanan, mampu duduk sendiri, dan mulai merangkak.
  • Kira – kira usia bayi satu tahun, bayi sudah mulai berajalan sedikit demi sedikit tanpa dibantu dan menggapai benda – benda kecil dengan jari mereka sendiri.
  • Pada usia 2 tahun, bayi telah mampu berjalan dengan sangat baik, penginderaannya berkembang dengan pesat, dan pertambahan berat pada otak semakin pesat. Pada usia ini bayi menerima gelar barunya, yaitu balita.

Ø Perkembangan Kognitif              :          

  • Perkembangan intelegensi yang cepat dan intensif terjadi pada tahun – tahun pertama.
  • Kemampuan kognitifnya berupa: kemampuan untuk belajar dan mengingat, mulai menggunakan symbol – symbol tertentu, sedikit berkembang dalam pemecahan masalahnya, dan pemahaman serta penggunaan bahasa berkembang dengan cepat.
  •  Persepsi awal pada masa bayi diperoleh melalui penjelasan sensorik.

Ø Perkembangan Emosi                  :

  • Kemarahan: menjerit, meronta, menendang, mengibaskan tangan, memukul, melonjaklonjak, berguling-guling, & menahan nafas.
  • Ketakutan: menjauhkan diri, merengek, menangis, & menahan nafas.
  • Rasa ingin tahu: menengangkan otot muka, membuka mulut, menjulurkan lidah, memegang barang, membolak-balik barang, melempar atau memasukkan barang tsb ke dalam mulut.
  • Kegembiraan: tertawa, tersenyum, menggerakkan tangan & kakinya.
  • Afeksi: memeluk, menepuk, mencium barang atau orang yang dicintainya.
  • Kematangan dan belajar.

Ø Perkembangan Bicara                 :

 Menurut M.F. Berry & J. Eisenson perkembangan bicara berupa :

  • Refleks Vokalisasi (mengeluarkan suara dengan reflex)
  • Babbling (mengeluarkan suara akibat membutuhkan sesuatu)
  • Lalling (pengucapan kata atau suku kata yang di ulang – ulang)
  • Echollia (meniru suara – suara yang di dengar dari luar)
  • True Speech (bayi mulai dapat berbicara dengan benar)

sumber :

 

http://dewi_marisa12u.staff.ipb.ac.id/2020/06/06/review-kinemaster-pro/