PERSPEKTIF ILMU KOMUNIKASI

PERSPEKTIF ILMU KOMUNIKASI

Seperangkat asumsi kerja disebut suatu perspektif. Sebagai ilmu yang multidisipliner, komunikasi tidak terlepas dari perspektif ilmu-ilmu yang telah mapan lahir sebelumnya. Salah satunya berasal dari sosiologi. Berikut jenis perspektif ilmu komunikasi yang terdapat dalam perspektif sosiologis:

  1. Perspektif Teori Evolusi

            Perspektif evolusi, umumnya dihubungkan dengan konsep biologi dan memusatkan perhatiannya pada perubahan jangka panjang. Perspektif ini melihat masyarakat seperti organisme hidup yang mengalami perkembangan melalui tahap-tahap menuju suatu kondisi yang kompleks.

  1. Perspektif Teori Struktural Fungsional

            Konsep yang penting dalam perspektif ini adalah struktur dan fungsi, yang menunjuk pada dua atau lebih bagian yang berbeda dan terpisah tetapi berhubungan satu sama lain. Struktur dianalogikan dengan organ sedangkan fungsi menunjuk bagaimana bagian-bagian ini berhubungan dan bergerak. Contoh: TNI adalah struktur, sedangkan menjaga negara dari serangan musuh adalah fungsi.

  1. Perspektif Teori Konflik

            Perspektif teori ini memiliki akar pemikiran pada pemikiran beberapa ahli sosiologi klasik terutama pada Karl Marx. Teori konflik melihat masyarakat sebagai arena bagi terjadinya pertentangan yang terus menerus dan terjadi perubahan-perubahan.

  1. Perspektif Teori Interaksionisme Simbolik

            Dalam perspektif ini sesuatu yang penting pada penggunaan simbol. Contoh: seorang laki-laki yang mengulurkan tangannya merupakan tanda bersahabat.

  1. Perspektif Teori Pertukaran

            Perspektif ini berdasarkan pada anggapan bahwa kehidupan pada dasarnya adalah serangkaian pertukaran  yang di dalamnya terdapat keuntungan dan kerugian.

 

sumber :