Sensasi Somatik ( pengaturan umum, sensasi nyeri, nyeri kepala dan suhu)  

 Sensasi Somatik ( pengaturan umum, sensasi nyeri, nyeri kepala dan suhu)  

  • Sensasi Somatik

            Kemampuan seseorang untuk mendiagonis berbagai penyakit bergantungan pada pengetahuan mengenai berbagai sifat berbagai sifat rasa nyeri, dan bagaimana nyeri dapat di alihkan Dari suatu bagian tubuh yang lain. nyeri adalah suatu mekanisme protektif bagi tubuh yang timbul bila jaringan sedang rusak yang menyebabkan individu bereaksi untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut.

            Sifat nyeri:

  1. Nyeri tertusuk: Bila suatu jarum ditusukkan kedalam kulit dirasakan daerah kulit mengalami iritasi kuat.
  2. Nyeri terbakar: Nyeri yang dirasakan bila kulit terbakar merupakan jenis nyeri yang paling kuat menyebabkan penderitaan.
  3. Pegal; Suatu nyeri dalam dengan berbagai  tingkat gangguan dan intensitas rendah di daerah tubuh yang tersebar luas dapat, bersatu menjadi suatu sensasi yang sangat tidak enak.

             Reseptor nyeri didalam kulit dan jaringan merupakan ujung saraf bebas yang tersebar luas dalam lapisan superfisial kulit. Jaringan dalam tertentu tidak dipersarafi secara luas oleh ujung tetapi mendapatkan persarafan yang lemah. Setiap kerusakan jaringan yang tersebar menyebabkan pegal pada saerah ini.           Perangsangan sangat ringan pada ujung saraf nyeri bila dihambat dengan anastesi atau dengan menekan saraf fenomena geli atau gatal akan lenyap. Sensasi gatal dapat dibangkitkan melalui reflex menggaruk dan berkurangnya gatal dapat bangkitkan melalui  refleks menggaruk dan berkurangnya gatal dapat terjadi dengan menggaruk,garukan yang kuat menimbulkan rasa nyeri.
Nyeri dari berbagai visera perut dan ada merupakan salah satu dari beberapa kriteria yang digunakan untuk mendiagnosis penyakit, peradangan dan gangguan visera lain. Pada umumnya visera tidak mempunyai reseptor sensoris untuk modalitas sensasi selain nyeri. Nyeri viseral berbeda dengan nyeri permukaan. Jenis kerusakan sangat teralokasi, pada visera jarang menyebabkan nyeri hebat.

            Pada permukaan visera, spasme otot polos dalam suatu visera berongga menyebabkan peregangan ligamentum. Isyarat nyeri berasal dari rongga dada atau rongga perut dihantarkan melalui serabut saraf sensoris yang berjalan dalam simpatis nyeri spastik dalam bentuk kejang dan terjadi secara ritmis, tiap beberapa menit menyebabkan nyeri otot iskemik.

            Nyeri kepala merupakan nyeri alihan ke permukaan kepala dari struktur-struktur dalam otot kepala. Sebagai besar nyeri kepala bukan karena kerusakan di dalam otak, sebaiknya tarikan pada sinus venosus dan kerusakan membran yang menutupi otak dapat menyebabkan nyeri hebat yang dikenal sebagai nyeri kepala.

            Macam-macam nyeri kepala:

  1. Nyeri kepala pada meningitis: Salah satu nyeri kepala terhebat yang disebabkan oleh penyakit meningitis (peradangan selaput otak).
  2. Nyeri kepala migren: Nyeri kepala jenis khusus yang disebabkan fenomena vaskuler, hilangkanya lapangan penglihatan, aura visceral, atau halusinasi sensoris lain.
  3. Nyeri kepala alkoholik: Terjadi setelah minuman keras alcohol, menimbulkan toksik terhadap jaringan langsung mengiritasi dan menyebabkan nyeri serebral.
  4. Nyeri kepala konstipasi: Akibat dari produksi toksik diabsorpsi yang menimbulkan perubahan dalam sistem sirkulasi,kehilangan plasma untuk sementara waktu dalam dinding usus, dan buruknya aliran darah ke kepala menimbulkan nyeri kepala.
  5. Nyeri kepala karena iritasi struktur hidung: Membran mukosa hidung dan sinus nasal iritasi menyebabkan nyeri alih ke belakang mata, permukaan frontal dahi, dan kulit kepala
  6. Nyeri kepala gangguan mata: Kesulitan dalam memfokuskan mata menyebabkan kontraksi berlebihan otot silaris berusaha mendapatkan penglihatan yang lebih jelas meskipun otot ini sangat kecil kontraksi tonik menjadi penyebab nyeri kepala retro-orbital.

 

Sumber :

https://finbarroreilly.com/